Cara-Membuat-Sugar-Waxing



Cara Membuat Sugar Waxing Bulu Di Rumah. Halo para Moms yang super kece, apa kabar hari ini? bahagia?? semoga ya. Biar bahagianya bertambah, yuk Me Time bareng saya dengan melakukan waxing bulu di rumah dan membuat sugar Waxing bulu sendiri alias DIY. Cara membuatnya mudah kok, bahkan kurang dari 30 menit. Bisa dibuat sambil membersamai anak PJJ atau bermain. Asal jangan meleng aja ya, hehe. Sebelum lanjut, yuk bahas dulu definisi Waxing.

Definisi Waxing


Sebetulnya waxing itu apa sih? oke, jika dilihat dari segi bahasa wax itu lilin. Tetapi waxing memiliki definisi yang berbeda.
Waxing adalah cara menghilangkan rambut semi permanen dari akarnya menggunakan bahan wax atau cairan lilin. Bukan lilin dalam artian yang sebenarnya ya Moms, tapi cairan lilin yang bentuknya serupa gel yang nanti akan saya share bagaimana cara membuatnya.
Lantas, perlukan kita melakukan proses waxing ini? dan bagian tubuh mana saja yang memerlukan waxing bulu?

Manfaat Waxing


Sejujurnya saya hanya melakukan waxing sesekali jika diperlukan, itupun hanya di bagian yang memang memilki bulu yang cukup lebat yaitu ketiak. Tetapi lain cerita dengan Moms yang memilki bulu yang cukup lebat di bagian lengan, kaki, alis, wajah dan punggung. Waxing bulu menjadi salah satu solusi menghilangkan bulu - bulu tersebut.
Perlukah melakukan Waxing? tentu saja. Berdasarkan pengalaman salah satu teman saya yang kebetulan memiliki bulu yang cukup lebat, tumbuhnya bulu yang cukup lebat terutama dibagian kaki dan lengan cukup mengganggu penampilan. 
Waxing bulu menjadi cara atau metode yang cukup ampuh menghilangkan bulu untuk sementara waktu hingga sekitar tiga bulan lamanya. Hal ini tentu lebih efisien dan efektif jika dibandingkan shaving atau cukuran yang membuat bulu tumbuh dengan cepat.
Sebetulnya jika Moms sibuk dan agak malas membuat cairan waxing bulu dirumah, ada berbagai produk waxing bulu yang dijual di toko-toko kecantikan. Seperti :
  1. Beeswax yang merupakan perpaduan dari lilin lebah dan parafin
  2. Pre-coated wax strips , yang bisa Moms gunakan untuk bagian tubuh seperti alis dan bibir
  3. Sugar wax , nah ini dia cairan waxing bulu yang akan saya share bagaimana cara membuatnya.

Mengapa Harus Sugar wax?

Menurut informasi yang saya peroleh dari Wikipedia, sugar wax atau biasa disebut juga waxing Persia, merupakan cara menghilangkan bulu yang sudah digunakan sejak 1900 SM yang kala itu gula merupakan produk langka sehingga menggunakan madu sebagai penggantinya. Saat ini, bahan untuk membuat waxing bulu alami sudah dimodifikasi, yaitu menggunakan tambahan gula dan air lemon.
Berdasarkan informasi ini, tentu kita bisa melihat ya Moms kalau Sugar wax ini lebih aman karena mengandung bahan alami tanpa lilin. Dan, jika kita waxing bulu menggunakan sugar wax maka rasa sakit saat melakukan wax jauh berkurang jika dibandingkan menggunakan waxing konvensional. Selain itu, karena menggunakan bahan dan alat yang ada di rumah kita , tentu jauh lebih hemat. Hal yang sangat jadi perhatian para Moms bukan? hehe
Nah, bagi para Moms yang juga memilki permasalahan yang sama dengan teman saya, berikut saya share bagaimana cara membuat sugar waxing sendiri dirumah.

Cara Membuat Sugar Waxing Bulu Di Rumah


Bahan :

250 gram Gula Pasir ( 1 ½ gelas belimbing )
250 ml madu ( 1 gelas belimbing ) madu yang digunakan usahakan madu murni ya Moms
125 ml air lemon ( ½ gelas belimbing )
2 sdm air putih

Cara Membuat :

  1. Siapkan panci lalu masukan 2 sdm air putih dan gula pasir
  2. Aduk terus hingga cairan gula menjadi berbentuk seperti karamel
  3. Masukan madu dan air lemon
  4. Terus aduk hingga cairan berbentuk kental hampir mirip dengan kentalnya kecap
  5. Angkat dan pindahkan ke botol bekas selain kacang atau wadah anti panas seperti microwave bowl



Wah, mudah sekali membuatnya bukan? ini sih bisa para Moms buat sambil joget lagu blackpink ya, hehe. Oke, selanjutnya saya mau share juga bagaimana cara menggunakan sugar waxing bulu ini, yuk lanjut.

Cara Menggunakan Sugar waxing Bulu DIY

  1. Siapkan kain katun atau linen bekas, hal ini tentu lebih hemat ya
  2. Taburkan bedak bayi atau tepung kanji di area tubuh yang akan di wax . Hal ini dilakukan agar nantinya sugar waxing bulu menempel pada bulu bukan pada kulit. Hal ini akan mengurangi rasa sakit saat melakukan waxing bulu
  3. Oleskan Sugar waxing bulu yang sudah agak dingin atau hangat kuku pada bagian tubuh tadi secara merata
  4. Letakan kain katun atau linen bekas di atasnya dan tekan hingga wax menempel sepenuhnya
  5. Lalu tarik dari bawah kain ke atas secara cepat
  6. Simpan sisa sugar waxing bulu di dalam kulkas agar tahan lebih lama

Kesimpulan


Wow, mudah sekali ya proses membuat dan melakukan waxing dengan sugar waxing. Kalau mudah begini, me time para Moms akan jauh lebih efisien dan efektif tanpa harus keluar rumah. Terlebih di masa pandemi begini yang saya yakin Moms pasti masih merasa riskan jika harus Me Time di salon atau spa.
Jangan lupa ya Moms, setelah melakukan waxing terutama di bagian ketiak yang menghitam gunakan rollon yang bisa menghilangkan noda hitam pada ketiak. Saya sih biasanya menggunakan Rexona Motion Sense Advance Whitening. Wanginya harum dan bikin mood enak juga terasa segar dan tentu saja ketiak tidak lagi terdapat noda hitam secara perlahan. 
Jika Moms ingin berolahraga terutama joging, lakukan setelah  24  jam setelah waxing ya. Setelah itu Moms bisa banget joging dengan mengikuti petunjuk cara jogging yang benar.  
Demikian share saya kali ini mengenai cara membuat sugar waxing bulu dirumah, semoga bermanfaat ya Moms dan selamat ber Me Time ria.

beli-coklat-meses-online






Pilihan Merek Coklat Meses dan Harganya Untuk Anda. Siapa yang gak suka coklat? hmmm, saya yakin semua suka. Terlebih coklat meses untuk ditabur di roti atau donat ya. Makin lezat deh. 
balita-kurus-tapi-aktif




Baru Sadar Tubuh Balita kurus, Perlu khawatirkah ? ya saya khawatir. Karena saat ini balita saya, Kilan terlihat seperti balita kurus meskipun ia memilki tinggi badan ideal, yaitu 100cm.

Sejak lahir, Kilan yang sekarang berusia 4 tahun memang memiliki tubuh yang kecil nan ramping tapi tinggi.

Saya sempat merasa khawatir setelah lahir Kilan masuk ruang Fitoterapi karena terkena kuning. Seminggu berlalu perasaan pun lega ketika Dokter mengatakan Kilan sudah sehat dan boleh pulang.

Bulan berlalu Kilan pun tumbuh seperti bayi yang lainnya bahkan support ASI seratus persen. Satu kekhawatiran muncul, Kilan tumbuh sesuai Milestone tapi berat badan dibawah standar usia Kilan. Bahkan, Kilan termasuk bayi kurus tapi lincah.

Hingga akhirnya saya mendatangi Dokter anak di Puskesmas dan konsultasi. Syok dengan pernyataan Ibu Dokter yang dengan tegas mengatakan Kilan kekurangan gizi membuat saya denial dan enggan konsultasi dengan dokter lain.

Akhirnya saya pantau perkembangan Kilan sejak saat itu dan berusaha semaximal mungkin menjaga asupan makan dan Milestone nya serta memberikan vitamin untuk anak kurus. Alhamdulillah Kilan tumbuh sehat, bersemangat, perkembangan motorik kasar dan halusnya berkembang sempurna.

Usia 3 tahun pun dilalui Kilan dengan threenager seperti kebanyakan Balita di usianya walau saya agak kembang kempis ngatur emosi dan mood selama membersamai kilan melalui tahapan ini. Begitu pula sekarang, saat memasuki usia empat tahun.

Berkali- kali istighfar menghadapi tingkah laku Kilan yang kadang absurd dan diluar nalar normal saya. Tapi, Kilan tumbuh dengan sempurna. Kecuali berat badan.

Ya. Berat badan Kilan yang lagi - lagi menjadi issue yang mengkhawatirkan bagi saya dan suami. Walau berkali - kali Suami menguatkan saya kalau Kilan tumbuh dengan baik dan saya tidak perlu khawatir tetap saja, hati kecil saya tidak bisa dibohongi.

Terlebih saat saya sadar bahwa dalam hitungan delapan bulan Kilan akan memasuki usia lima tahun, usia yang sudah layak bagi Kilan memasuki Taman Kanak - Kanak. Saya pun tertegun menyadari betapa kecil dan mungilnya tubuh Kilan.
Lantas saya suarakan kekhawatiran saya pada suami, dan beliau menyarankan saya untuk tidak khawatir karena Kilan cerdas, tubuhnya kuat, jago loncat, hebat dalam berlari, pintar berhitung, pandai mengingat surat pendek dan do’a, jago menari gedruk, pandai mendongeng, pandai mengendarai mobil tanpa pedal dan dia memiliki toleransi yang cukup tinggi saat bermain dengan teman sebayanya. Persoalannya hanya satu, berat badan yang lagi - lagi dibawah standar.

Terlebih ibu mertua mengatakan bahwa, dulu ayahnya juga memiliki tubuh yang kurus saat seusia Kilan. Nampaknya ini hanya faktor genetik saja.


anak-kurus-tapi-sehat

Kilan Mendekati usia tahun. segini mah gemuk ya. Iya emang sempet gemuk waktu umur segini dia

balita-kurus

Kilan ketika usia 3 tahun

Meski demikian saya tetap khawatir karena berat badan kilan saat ini hanya 11,5 kg, sementara berat badan ideal anak usia 4 tahun untuk anak laki - laki adalah 12,7-21,2 kg. Lagi - lagi berat badan Kilan di bawah standar. Lantas perlu khawatirkan saya?

Usaha Mencari Tahu Mengapa Tubuh Balita Kurus


Saya masih enggan berkonsultasi dengan dokter anak, mengingat ada rasa takut dalam diri saya kalau Kilan mengalami gizi buruk. Karena, saya ingat betapa gigihnya saya menjaga asupan nutrisi kilan, Menyuapi makan yang effortnya luar biasa karena Kilan kerap melakukan GTM alias gerakan tutup mulut. Hal yang wajar dialami dan dilakukan Balita. Meski demikian, tetap saja berat badan kilan ya, segitu - segitu aja.

Lantas saya mencoba mengumpulkan beberapa informasi terkait Milestone yang apa yang dialami Kilan. Dan berikut hasilnya.

Perkembangan Balita Usia 4 Tahun


Berikut perkembangan balita usia 4 tahun serta hal yang perlu diwaspadai seiring pertumbuhan dan perkembangannya.
1. Tinggi dan berat badan ideal :
Anak perempuan : Tinggi 94,1-111,3 cm, Berat badan 12,3-21,5 kg
Anak Laki - laki : Tinggi 94,9-111,7 cm , Berat badan 12,7-21,2 kg
2. Kemampuan fisik
  • Tumbuh tinggi
  • memiliki kemampuan fisik yang baru
  • menguasai kemampuan motorik halus dan kasar
  • Lebih aktif untuk mencoba berbagai hal baru yang bisa dilakukan dengan fisik mereka ( menarik kursi, bermain bola, mewarnai, melengkapi puzzle, memilih baju yang akan dipakai.)
  • Kemampuan Kognitif
  • Bisa memecahkan teka teki yang mudah
  • Mahir menghafal jenis huruf dan warna.
  • Lebih aktif berbicara
3. Kemampuan Sosial
  • belajar tentang cara bersosialisasi dan konsep berteman yang baik
  • bersikap baik terhadap tema
  • Fase Tantrum mulai berkurang

Hal yang perlu diwaspadai Perkembangan Anak Usia 4 Tahun

  • Mengalami separation anxiety saat berpisah dari orangtua.
  • Mengalami gangguan tidur dan makan.
  • Mengalami kesulitan memegang alat tulis
  • Mengalami kesulitan melakukan hal keseharian
  • Selalu ketakutan, malu dan agresif pada orang lain
  • Tidak menunjukkan ketertarikan pada apapun.
  • Tidak melakukan kontak mata saat berkomunikasi dengan orang lain
  • Tidak mau bermain dengan teman sebaya
  • Tidak bisa menyebutkan nama lengkapnya.
  • Balita Kurus Yang Sehat VS Balita Yang Kurang Gizi
Melihat informasi terkait Milestone Balita usia 4 tahun diatas, saya tidak perlu merasa khawatir, karena semua perkembangan balita usia 4 tahun telah dilalui Kilan. Tinggi badan Kilan 100 cm yang artinya masih berada dalam tinggi badan ideal untuk anak usia 4 tahun. Lingkar kepala Kilan pun masih berada dalam batas ideal yaitu 48 cm. Kedua perhitungan ini masuk ideal kecuali Berat Badan tentunya.

Tapi tetap saja, karena masalah berat badan ini lantas saya menduga-duga apakah Kilan termasuk balita kurus yang sehat atau balita yang kurang gizi? Untuk menjawab pertanyaan ini, saya kembali menggali informasi terkait cara membedakan balita kurus yang sehat dan balita yang kurang gizi , melalui kanal Nakita.grid yang menyatakan seperti ini :

Untuk mengetahui apakah anak kita mengalami gizi buruk, kita dapat mengukur berat badan (BB) dan tinggi badannya (TB), apakah ideal atau tidak.

Untuk memperoleh persentase perbandingan dengan BB ideal caranya adalah sebagai berikut :

BB aktual : BB Ideal x 100%
Jika hasilnya di atas 110% berarti anak tergolong gemuk.
Berkisar 90-110% berarti BB-nya ideal.
Bila hanya 70-89% dikatakan gizi kurang.

Mari kita hitung milik Kilan :
BB Kilan 11,5 Kg
Berarti status gizinya adalah 11,5 : 12,7 x 100% = 90%
Alhamdulillah, Kilan masih termasuk BB Ideal

Tapi mengapa saya masih merasa khawatir karena saya baru menyadari bahwa tubuh Kilan masih tetap terlihat kurus? ternyata permasalahannya adalah adanya kemungkinan fungsi daya serap ususnya terganggu dimana sari makanan yang dibutuhkan ikut terbuang bersama pup.

Sampai bagian ini saya masih mencari tahu benarkan Kilan mengalami gangguan daya serap usus?

Lalu saya mendapat informasi dari kanal health.detik yang menyatakan bahwa ciri anak yang memiliki saluran cerna yang sehat adalah sebagai berikut :
  1. makanan terserap sempurna
  2. terjadi pergerakan makanan dari mulut ke usus.
  3. memiliki kekebalan tubuh yang sehat jug
  4. memiliki keseimbangan mikrobiota
Melihat empat ciri diatas tentu agak sulit bagi saya, karena untuk mengetahui hasilnya saya tentu harus berkonsultasi dengan ahli gizi anak. Lalu saya kembali mencari informasi lain terkait Gejala anak kurang gizi melalui kanal Hellosehat.

Ciri - ciri Balita Kurus yang mengalami kurang gizi
  1. Tidak memiliki nafsu makan
  2. Anak mengalami gagal tumbuh ( berat badan, tinggi badan atau keduanya tidak sesuai dengan perkembangan ideal usianya)
  3. Kehilangan lemak dan massa otot tubuh
  4. Kekuatan otot tubuh menghilang
  5. Mudah marah, lesu dan menangis berlebihan
  6. Mengalami kecemasan dan kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar
  7. Sulit berkonsentrasi
  8. Kulit dan rambut kering serta mudah rontok
  9. Pipi dan mata tampak cekung
  10. Proses penyembuhan luka sangat lama
  11. Rentan terserang penyakit dan proses penyembuhan cenderung lama

Ciri - ciri Balita Kurus Tapi Tidak Mengalami kurang gizi

  1. GERAK GERIK: lincah atau tidak
  2. KULIT: warna, elastisitas, integritasnya (maksudnya, kalau dipegang terasa kencang atau tidak)
  3. KUKU: rapuh, berganti warna atau tidak
  4. MATA: bercahaya, kelopak mata merah atau pucat
  5. MULUT: banyak sariawan juga bisa menunjukkan anak menderita malnutrisi
  6. RAMBUT: cemerlang, warnanya bagus tidak kusam, batangnya kuat.

Melihat semua poin balita kurus kekurangan gizi dan balita kurus tapi tidak mengalami kekurangan gizi diatas saya sandingkan dengan perkembangan Kilan, alhamdulillah kilan tidak memiliki semua tanda di atas.

Terkadang ada kasus balita kurus atau anak kurus susah makan, penyebab anak kurus dan susah makan ini salah satunya adalah GTM, tapi Kilan melakukan GTM bukan tidak memiliki nafsu makan melainkan tidak suka dengan jenis makanan tertentu. Misalnya daging ayam bagian daging, sayur bayam, tahun bubuk dan masakan berbumbu kental.
anak-pandai-menari-gedruk
Kilan suka banget nari gedruk. kaos dalam dia pake buat jado kostum, dan itu wajib! hehehe


anak-bermain-kucing
Kilan dan kiki bermain bersama di balong 

Terlebih poin nomor tiga, walau Kilan terlihat seperti balita kurus tetapi Kilan memiliki kekuatan otot yang bagus. Dia kuat mengangkat tumpukan tiga hingga empat buah buku tebal, mengangkat air setengah ember, melempar batu yang cukup besar bahkan mengayuh mobil mainan dengan kakinya yang kuat.

Kilan juga jarang terkena sakit dan bahkan jika terluka cepat sekali sembuhnya. Rambut Kilan bahkan tumbuh lebat dan sehat. Soal konsentrasi, seperti yang saya sebutkan diatas Kilan cerdas dan daya ingatnya kuat.

Sampai poin ini saya tidak lagi “terlalu” merasa khawatir. Terlebih berdasarkan penuturan dari kanal Nakita yang menyatakan bahwa :
Anak kurus tapi aktif bukanlah sebuah masalah, asalkan gizi anak tetap terpenuhi. Anak yang kurang gizi akan membuat si kecil rentan terhadap pilek, kekurangan energi, sulit fokus saat belajar dan jadi sosok yang pemarah. Bahkan, kekurangan gizi juga dikaitkan dengan perilaku buruk dan sulit pada anak. jika anak masih aktif. Moms hanya perlu menjaga asupan nutrisinya dengan baik.

KESIMPULAN


anak-bermain-di-lapangan
anak-bermain-mobilan

Kilan aktif bermain bersama kakak dan kiki, lihat dia kuat bermain mobilan dengan kaki sendiri. tuh kaan ceria dan aktif ya, hehe


Terjawab sudah kekhawatiran saya terhadap kesadaran saya bahwa Kilan terlihat seperti balita kurus saat ini ketika akan menginjak usia lima tahun. Tugas saya selanjutnya adalah memberikan nutrisi dan gizi yang lengkap melalui kombinasi menu makanan sehari-hari agar secara perlahan berat badannya naik.

Meski demikian saya masih harus tetap waspada dan memberanikan diri untuk konsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai kurusnya tubuh Kilan.

Informasi yang saya peroleh dari media online belum tentu benar seratus persen. Karena informasi disajikan untuk khalayak luas sebagai saran. Jika ada permasalahan seperti Kilan, memang lebih bijak untuk konsultasi dengan dokter anak.

Walau saya menyadari hal ini, rasa takut dalam diri saya masih ada. Mengingat betapa hal ini penting terlebih di masa Golden Age, sepertinya saya harus segera mengumpulkan keberanian untuk konsultasi dengan dokter anak sesegera mungkin.

Atau setidaknya saya masih harus mencari tahu mengenai tips agar berat badan anak cepat naik, vitamin untuk anak berbadan kurus dan cara agar berat badan anak naik drastis.

Kilan, maafkan mamah belum sempurna membersamai kamu ya nak. Semoga keberanian mamah segera muncul terlebih mama sadar, sebentar lagi kamu akan menjadi siswa Taman Kanak - Kanak.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Tulisan dengan tema "SADAR"
yang diselenggarakan oleh Komunitas 1M1C periode 9 - 14 Maret 2021


Daftar Referensi :
https://health.detik.com/ibu-dan-anak/d-3460792/kata-dokter-begini-ciri-ciri-saluran-cerna-anak-yang-sehat


Tren-Warna-dan-Desain-Bagi-Blogger


Blog Parenting dan Blog Ilustrator Favorit ala artjoka. Bicara soal blog favorit, sebetulnya tidak ada yang khusus. Beberapa blog dan blogger menjadi sumber inspirasi saya baik dalam hal menulis , menggambar , membersamai anak-anak maupun dalam hal menyajikan informasi melalui tata letak blog. Berikut blog favorit saya berdasarkan niche, yaitu Blogger ilustrasi dan Blogger Parenting.
MS-Glow-Kids-Herboost



Jangan Sampai Salah Pilih, Cek di Sini Cara Memilih Produk MS Glow Kids Herboost Original. Cuaca akhir-akhir ini memang tidak menentu ya. Siang hari teriknya bukan main lalu tiba-tiba turun hujan deras dari sore hingga malam hari. Bukan hanya soal cucian gak kering nih yang bikin khawatir, kesehatan tubuh juga. Apalagi kesehatan tubuh Si Kecil. Penyakit seperti masuk angin, flu dan batuk biasanya menyerang dalam situasi cuaca seperti ini. Ada baiknya kalau kita memberi Si Kecil tambahan vitamin terbaik.


Mahasiswa Arsitek ITB Juara

Press Conference Multi Comfort Student Contest 2020/2021 yang diselenggarakan oleh Saint-Gobain pada tanggal 25 Februari 2021 yang lalu secara virtual, menutup cerita saya di Bulan Februari 2020 dengan manis.

Sebagai mantan mahasiswa Arsitektur Lansekap, tentu hal ini menjadi kebanggan dan kehormatan tersendiri bagi saya. Menjadi blogger pada akhirnya menuntun saya kembali untuk mendapatkan awareness terkait isu lingkungan yang hampir terlupakan sejak lama.


sleep challenge

asisten virtual yang sedang trend
Ilustrasi Asisten Virtual oleh Artjoka


7 Asisten Virtual Yang Sedang Trend Saat Ini apa saja sih? sebelum saya bahas lebih lanjut, kita bahas dulu yuk apa itu asisten virtual.

Asisten virtual merupakan sebuah inovasi teknologi digital berbasis chatbot serupa robot percakapan yang dibuat berdasarkan kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan itu sendiri adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang diadopsi dan di program oleh mesin agar bisa berpikir dan berbicara layaknya manusia.

Secara sederhana, kecerdasan buatan merupakan sistem komputer yang mampu melakukan pekerjaan manusia.

Saat ini ada banyak perusahaan yang sudah memiliki inovasi layanan asisten virtual dalam produk dan layanan mereka. Tujuannya apa sih? tentu saja untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan mereka.

 

asisten virtual Telkomsel

kamu-kena-prank



Selamat, Kamu Kena Prank! Pernah gak sih kalian menemukan situasi kaya kena prank dimana sepertinya bakalan dapat surprise menyenangkan eh gak taunya gak? atau situasi yang diharapkan bahagia nyatanya malah banyak drama? atau merasa tertipu? pernah? Toss dulu dong! hihihi. 

Gak enak banget ya rasanya, seperti merasa terperangkap dan kecewa berat tapi harus ditelan bulat - bulat karena sudah kadung. 

kalau kalian, situasi kaya gimana sih yang membuat kalian merasa seperti kena prank? kalau saya sih  merasa kena prank sama yang namanya pernikahan! 

what?? seriously? ah masa sih? Kok bisa sih saya bilang kena prank sama yang namanya pernikahan? iyalah, karena awalnya saya merasa kalau pernikahan itu seperti  di film, happy ending. eh gak taunya banyak drama! ampyun deh, wkwkwk

Saya Kena Prank!

Bayangan saya terhadap lembaga pernikahan sangat indah. Seindah film-film romantis hollywood. Tapi pada kenyataannya pernikahan tidak seindah itu. Saya sempat kaget dengan banyaknya perubahan yang terjadi pada diri saya dan pasangan. Hal ini ternyata disebabkan seiring dengan bertambahnya peran saya sebagai ibu. 

Perubahan peran ini sedikit banyak mempengaruhi saya dan pasangan secara psikologis dan mengubah sudut pandang saya mengenai pernikahan.

Setelah menikah saya kosong selama dua tahun karena memang kami berdua belum memutuskan untuk memiliki momongan. Dan selama dua tahun itu pernikahan kami rasanya honeymoon terus sepanjang tahun. Yah kalau pertengkaran kecil pasti ada, tapi bisa dengan mudah diselesaikan tanpa berlarut - larut.

Masalah mulai timbul justru saat kami memiliki anak pertama. Peran menjadi ibu dan ayah baru rupanya cukup menguras tenaga, pikiran , waktu dan uang. Masing - masing dari kami mengalami perubahan yang cukup drastis sampai - sampai kami tidak saling mengenal satu sama lain lagi. 

Peralihan peran rupanya membuat saya kehilangan diri saya sendiri dan saya terjebak dalam rutinitas peran baru.

Baik saya maupun pasangan sibuk dengan perannya masing - masing, saya sebagai ibu mengurus bayi dan urusan domestik sementara pasangan sebagai ayah bekerja. Kami jarang memiliki pillow talk atau bahkan quality time berdua,  karena sejak lepas dzuhur hingga tengah malam suami bekerja di kios yang kami rintis sejak tahun 2014. Sedikit sekali waktu yang kami miliki bersama. sok sibuk pisan ya? wkwkwk

Saya rasa, pasangan berubah menjadi pribadi yang keras dikarenakan rasa tanggung jawabnya sebagai suami yang harus mencari nafkah. Sehingga tak ada lagi ruang di dalam pikirannya untuk meributkan hal yang sepele seperti sikap baper saya dan masalah baby blues yang saya alami sepanjang masa pengasuhan anak kami. Hal ini membuat saya sendirian dan kesepian dalam pernikahan. 

Karena idealnya, kesulitan selama masa pengasuhan harus dilalui bersama dengan pasangan. Sayangnya saya tidak demikian.  Terkadang kalau saya sudah di puncak emosi dan akhirnya meledak, saya menangis tanpa bicara sepatah katapun. Hal ini tentu membuat pasangan kebingungan dan geram. Entahlah, karena jarangnya kami berkomunikasi dari hati ke hati, jadi saya agak segan curhat unek-unek dan lebih memilih diam dan menangis saat sendirian. kasian banget ya gue? wkwkwkwk

Hal ini juga dipicu karena setiap kami bertengkar karena anak rewel atau saya yang uring-uringan karena kelelahan, pasangan lebih memilih tidak membahas panjang lebar ketimbang bertanya kenapa saya uring - uringan dan mendengar keluhan saya. padahal hanya tinggal pasang kuping aja tanpa harus ngasih saran bijaksana layaknya Mario Teguh. Sayangnya dia tidak begitu. 

Pasangan saya tipe yang agak malas membahas soal perasaan, karena dia sudah cukup stress memikirkan bisnis kami yang stagnan dan penghasilannya kecil  sementara kebutuhan kami banyak dan bahkan melebihi pemasukan. sehingga urusan saya yang mudah baper dan perasaan saya agak membuat beban pikiran dia bertambah. Lama kelamaan hal ini membuat saya merasa menjadi single fighter dan rasanya seperti kena prank pernikahan. 

Sampai akhirnya, saya pasrah aja sama Allah.  

Alhamdulillah berapa bulan sejak saya memutuskan pasrah lalu melakukan evaluasi serta mencari solusi, hubungan saya dan pasangan membaik dari hari ke hari. Pasangan lebih banyak senyum, ramah dan jarang berkata tegas. Lebih mau mendengar dan menawarkan bantuan. Sungguh diluar bayangan. 

Saya rasa, perubahan ini selain karena ikhtiar doa yang tidak putus juga karena saya kembali menulis buku harian. Baik di jurnal maupun di blog yang hanya saya sendiri yang bisa membacanya. Menulis sebagai pelepasan stress dan self healing saya rasa ada benarnya. Karena hal ini mampu mengubah  respon dan psikologis kita menjadi lebih tenang. Hal ini akan berimbas juga pada respon kita terhadap permasalahan yang kita hadapi sehari - hari.

karena akhirnya perasaan saya plong, saya bisa bersikap lebih tenang saat kelelahan yang pada akhirnya pasangan juga jadi lebih bereaksi positif terhadap saya. Setelah lebih sering menulis di blog pribadi yang di kunci itu, saya jadi bisa lebih spontan dan terbuka terhadap pasangan. Tidak canggung saat berbicara dan masa bodo saat bercerita apa saja walaupun dia hanya manggut - manggut dan jawabannya hanya , “ oh ya?” atau “wah” saja. Yang penting saya plong udah cerita! hahahaha.

Saya memang kena prank pernikahan, tapi saya tidak menyesal. Saya rasa setiap pasangan yang menikah pasti akan melewati fase seperti ini. Apalagi saya baru memasuki tahap 10 tahun awal pernikahan yang katanya merupakan fase saling mengenal satu sama lain. 

Mengapa saya harus menyesal? setelah saya akhirnya menyadari bahwa perubahan pasangan saya itu merupakan proses pendewasaan dia sebagai seorang suami dan ayah?

mengapa saya harus menyesal? karena sekarang kami dikaruniai anak - anak yang sehat dan lucu walau gak sedikit kami dibuat stress dan kadang bertengkar karena masa tantrum mereka?

Mengapa saya harus menyesal? karena sekarang hidup saya damai dan tentram. Hati saya penuh dengan cinta dan saya tak lagi memendam trauma.

Toh hingga detik ini, pasangan tetap memegang janjinya dari awal, yaitu akan membuat saya bahagia dan tidak sedih lagi kalau mengingat masalah keluarga. Dan dia menepati janji itu. Sudah seharusnya saya bersyukur, teramat sangat.

yah, saya kena prank dan saya tidak menyesal.

Bagaimana Persiapan agar kamu tidak kena prank pernikahan?


Satu saran saya, jangan berharap lebih terhadap sebuah pernikahan dan persiapkan mental dan pengetahuan sebelum memutuskan untuk menikah. 

Saya tau, terlalu banyak cerita drama bahkan film sampai dongeng yang mengisahkan kalau pernikahan merupakan happy ending. Padahal kenyataannya gak gitu. Siapapun yang ingin dan akan menikah harus memikirkan poin penting, yaitu KENALI PERAN BARU - PAHAMI - RESAPI - SIAPKAN DIRI. 

Saya tidak bermaksud menakut - nakuti mereka yang ingin menikah hingga menjadi enggan. Tetapi justru sebaliknya, andai saya punya mesin waktu saya ingin sekali kembali ke masa sebelum menikah dan bertanya pada diri saya yang sekarang APA YANG HARUS SAYA SIAPKAN SEBELUM MENIKAH?  tapi kenyataanya gak mungkin kan? akhirnya semua proses adaptasi itu harus saya lalui sendiri dan cerita saya menjadi pembelajaran bagi mereka yang ingin dan akan menikah. 

Jangan mau menikah karena usia atau sudah lelah mencari cinta yang selalu kandas atau karena pacaran sudah terlalu lama. Menikahlah karena memang sudah siap menjadi seorang istri dan ibu. Itu dua peran penting yang akan dilalui bagi kita kaum hawa. 

Hal ini termasuk menikah dengan alasan beribadah. It's a good intentions, menikah karena  ibadah. Tapi memahami nilai beribadah dalam pernikahan juga itu sama pentingnya. Ibadah seperti apa setelah menikah? ini yang harus betul - betul dipahami agar siap bukan hanya sekedar akibat kepincut godaan menikah muda atau mendapat pasangan halal semata. 

Karena setelah menikah, kamu tidak hanya akan menjadi seorang isteri tapi juga seorang ibu, seorang menantu, kakak/adik ipar, tetap seorang anak dari orang tua kandungmu, dan tetap menjadi diri sendirimu sendiri. Semua peran itu tidak serta merta membuat pernikahan mulus kaya kulit semangka, awal adaptasi pasti ga enak banget. apalagi ada stigma kalo keluarga mertua itu mirip film horor. Kenyataannya? tentu tidak seperti itu. 


Bagaimana Jika Saya Terjebak Dalam Prank Pernikahan?


Nasi sudah jadi bubur, dan kita sudah berada dalam ikatan pernikahan dengan pasangan. Mau tidak mau harus tetap maju dan mulai adaptasi. Karena, jika  mundur dan menyerah maka akan banyak sekali pertimbangannya. Terutama soal anak. 

Jadi, bagaimana nih kalau kamu sudah terlanjur kena prank pernikahan? saya tidak bisa memberikan tips yang banyak, tetapi hal - hal berikut mungkin menjadi solusi ketika kamu merasa terjebak dalam permasalahan pernikahan.

Pertama, melakukan self healing

Ini penting. Karena apapun yang menjadi sumber trauma kita bisa menjadi tembok berlin bagi hubungan kita dengan pasangan. Kita harus menemukan akar permasalahan dari apa yang selalu menjadi gangguan bagi diri kita sendiri. Misal, saya dengan masalah keluarga saya, trauma akibat perceraian orangtua dan inner child. Wah, banyak sekali ya. 

Tetapi ketika semua trauma ini satu per satu terselesaikan, hidup kita akan terasa lebih ringan dan bisa melihat situasi apapun menjadi lebih baik. Soal menjadi bahagia, relative ya. Tapi ketika kita tidak lagi merasa terganggu dan menerima kisah masa lalu kita dengan segala trauma dan dramanya, kita bisa move on dan melanjutkan hidup kita yang ada di depan mata. Perhatian kita tidak lagi berpusat pada trauma yang tidak pernah usai lantas melampiaskan pada pasangan. Maksudnya?

ketika saya belum menyelesaikan konflik saya dengan ibu saya, saya sering melampiaskannya pada pasangan. Ketika pasangan menjadi cuek, tidak perhatian apalagi tidak mau mendengarkan keluh kesah saya, tiba - tiba saya merasa seperti diperlakukan sebagaimana ibu saya memperlakukan saya dulu. Akhirnya saya menumpuk emosi dan kecewa terhadap pasangan saya. 

Padahal, bukan salah suami saya pada akhirnya saya merasa tidak diperhatikan dan diabaikan. Bisa jadi situasinya tidak tepat saja. Saat saya kelelahan dan memerlukan perhatian lebih dari pasangan tapi kenyataannya pasangan juga sedang mengalami situasi yang sama tapi kita tidak menyadari hal itu karena terlalu gelap dengan emosi dan trauma sendiri. 

Sampai sini bisa dipahami? semoga bisa dipahami ya. 

Berhentilah menyakiti diri sendiri dengan terus menggenggam trauma hingga bertahun -tahun lamanya. Emang enak terus berada dalam trauma? gak kan ya? pasti jadi beban lah. Makanya, hempaskan si  trauma itu. Caranya? Bicara dengan diri sendiri. 

Enaknya sih memang pergi ke psikolog atau psikiater ya, tapi kan mahal ya bayar jasanya! hahaha. Jadi yang bisa kita lakukan adalah bicara dengan diri sendiri. Curhat sama diri sendiri . Bisa dengan menulis diary, jurnal, blog atau apapun lah medianya. Lalu uraikan. Contohnya? artikel saya tentang inner child dan penyelesaian konflik saya dengan ibu saya bisa menjadi salah satu contoh. 

Hidup terlalu indah kalau kita melewatkan semuanya. Semua hal yang baik yang ada di depan mata dan sekeliling kita akan menjadi nampak buruk dan terasa seperti sebuah kesialan dan kemalangan. 

Pasangan yang sebetulnya baik dan perhatian akan terlihat menyebalkan dan membuat kita tersiksa hanya karena satu hal sepele,  anak - anak yang ceria dan sehat dan menggemaskan akan terasa seperti mimpi buruk dan teman serta sahabat yang selalu mendukung akan terasa seperti ancaman yang sewaktu waktu akan menikam dari belakang. Sehingga akhirnya kita memilih menyakiti mereka lebih dulu sebelum kita yang tersakiti sebagai bentuk benteng pertahanan agar kita tidak tersakiti “lagi”. 

padahal kenyataanya, kita sendiri yang menyakiti diri sendiri. Pasangan sih baik hati dan selalu menyayangi kita, anak - anak sih menyayangi kita apa adanya dan sahabat pasti menerima kita apa adanya juga dan tetap mendukung kita dalam situasi apapun. 

Kita yang merasa sebaliknya hanya karena punya trauma yang belum terselesaikan. paham?

Kedua, Jangan berharap lebih.

Idealnya memang, setiap pasangan dalam pernikahan memiliki prinsip kesalingan , tetapi kenyataannya tidak semua pasangan dalam pernikahan memiliki prinsip seperti ini. Banyak juga pasangan yang memiliki perbedaan “mazhab” soal kesalingan ini, Suami yang patriarki beserta keluarganya bisa menjadi mimpi buruk. Tetapi, itulah ladang pertempuran kita. 

Rasa iri melihat pasangan lain yang saling terbuka dan bahu membahu menjalani biduk rumah tangga pasti ada. Tetapi jangan iri atau berkecil hati lantas bertanya pada Allah, “ Ya Allah kok saya dikasih jodoh yang begini sih? gak adil!! “ , karena setiap manusia diberikan ladang pertempuran yang berbeda. Segera ubah sudut pandang kita terhadap konsep pernikahan. Ubah menjadi, pernikahan adalah ladang ibadah. Terkesan toxic optimistic ya? bisa dikatakan begitu, tapi ini realistis. Daripada kamu terus tersiksa dengan harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan? iya kan? lebih baik niatkan dalam hati menikah untuk ibadah.

walaupun suatu pernikahan terlihat baik - baik saja, kita tidak pernah tahu seberat apa masalah yang mereka hadapi. Jadi jangan merasa iri, setiap pernikahan memiliki pertarungannya masing-masing. 

Cara yang terbaik adalah menerima pasangan apa adanya, lengkap dengan segala kebaikan dan kebiasaannya yang absurd. Terkadang ada saja kebiasaan yang jauh berbeda dengan kita, tapi itulah seni nya pernikahan. Indahnya di sana. 

Ketiga, Kendorkan ego dan pahami

Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa pernikahan membuat kita dan pasangan berubah dikarenakan perubahan peran. baik kita maupun pasangan sama-sama beradaptasi terhadap peran baru ini. Maka pahamilah bahwa segala macam pertengkaran, perbedaan pendapat dan situasi yang tidak sesuai harapan merupakan bagian proses adaptasi.

Hanya dengan memahami hal ini saja kita tidak akan lagi merasa terjebak dalam unhappy marriage dan merasa kena prank. 

Bagaimana kalau pasangan malas bekerja dan mencari nafkah? dukung dia. Maksudnya? pasti ada alasan mengapa dia malas dan enggan mencari nafkah. Gali akar permasalahannya dan berikan solusi.  Kok rasanya aneh ya? harusnya kan suami gitu lho yang sadar diri buat cari nafkah dan bukannya sebaliknya! hahaha. Yah, sayangnya begitulah kondisi kita. Itulah ladang pertempuran kita. 

Tapi sebelum memulai, siapkan dulu stok sabar dan ikhlas ya. Menerima suami sedang berada dalam situasi seperti itu pasti gak akan mudah. apalagi kalau kita berpikir, buat apa susah susah mikirin itu? toh itu tanggung jawab suami! dia peduli sama aku aja gak! 

Iya sih, tapi kalau suami gak kerja terus kita sendiri gak kerja lha mau ngasih makan anak - anak gimana? oke, aku yang kerja! oh jangan! jangan bebani diri sendiri dengan prinsip seperti ini. Bukan hanya lelah fisik dan juga hati karena terus memendam rasa kecewa pada suami dan terus merasa menjadi single fighter. 

satu hal yang saya pahami dalam pernikahan adalah, para suami memiliki ego lebih atas kekuasaan dan harga diri. Dan ego itu terletak pada uang dan otoritas. Ya ya tidak semua suami begitu tapi mostly ya.

Jadi jangan lukai harga dirinya dengan merendahkan dan berkata kasar pada suami seperti, “ suami tiada guna” atau “ suami pemalas” atau “ suami gak bertanggung jawab “ . Percayalah, dalam hatinya pasti ada rasa bersalah saat tidak mampu memberikan yang layak pada keluarganya. Ada hati yang terluka disana. Jadi, dukunglah dia dengan tetap bersabar, ikhlas dan tersenyum. Klise ya? hahaha, memang! emang ada solusi lain?

Gimana cara mendukungnya? bisa kita arahkan dengan menawarkan pekerjaan atau bisnis yang pasangan sukai. Misal, hobinya burung nih… arahkan untuk bisnis burung. Saya dengar lumayan lho omsetnya. Atau hobinya main game, arahkan bikin warnet game atau jadi gamers yang berpenghasilan. Atau hobinya main bulu tangkis, arahkan untuk buka bisnis peralatan bulu tangkis dan olahraga lainnya. 

Kami gak punya modal dan gak punya jaminan? mintalah sama Allah. Kalau kita sudah berniat membantu suami, insya allah pasti dikasih jalan sama Allah. 

Tapi gimana nih, kalau suami bukan tipe orang yang mau dikasih masukan dan menolak mentah - mentah masukan solusi dari kita? gampang - gampang susah memang, tapi biasanya pasangan memang gengsi diberi masukan dan merasa apa yang dijalani adalah pilihan yang tepat. Gak masalah, terus aja kasih masukan karena informasi dari kita sebetulnya dia simpan dan dipertimbangkan, Cuman responnya aja yang terlihat seperti yang menolak, hihihi

Disinilah peran kendorkan ego dan pahami sangat diperlukan. Bukan hanya soal finansial, tapi juga saat kita menuntut lebih perhatian pada pasangan. Ingat bahwa pasangan juga menginginkan hal yang sama dari kita. Bukan hanya kita. Pahami hal ini dan mulai perhatikan kebutuhan batin pasangan. Insya Allah, hubungan dengan pasangan akan membaik. 

Keempat, Jadikan pernikahan sebagai ladang ibadah

Saat kita sudah berusaha dan melakukan segala cara untuk mempertahankan identitas diri dalam pernikahan dan mempertahankan pernikahan itu sendiri tapi masih tidak membuahkan hasil, maka ubah mindset kita menjadi “ jadikan pernikahan sebagai ladang ibadah”

mengapa? karena akhirnya saya menyadari bahwa, mengapa Rasulullah S.A.W  mengatakan bahwa menikahlah karena ibadah karena memang ladang ibadahnya banyak banget. Mulai dari melayani suami, mengurus rumah tangga dan juga anak - anak. Belum termasuk kepada orangtua kandung dan mertua. Tapi ujiannya juga banyak. Tapi setimpal lah dengan nilai pahalanya. 

kalau sudah mengubah mindset, ujungnya jadi nothing to lose dan Allah pasti kasih jalan yang terbaik untuk kita. Tapi bukan berarti lantas hanya pasrah saja tanpa usaha. semua point di atas bisa dijalankan sembari tetap pasrah dan tawakal. 

Kelima, cari cara komunikasi yang unik dengan pasangan

Setelah keempat poin diatas kita coba praktekan, saya yakin outputnya hati kita akan lebih lega dan plong. Sehingga kita bisa mencari solusi cara berkomunikasi yang unik sesuai dengan karakter pasangan. Misal, komunikasi sambil bercanda tapi menyimpan pesan yang cukup penting. Kita bisa lebih mencari lagi alternatif cara berkomunikasi jika hati dan pikiran kita sudah tidak penuh dengan emosi atau rasa kecewa lagi. percayalah. 

Semua point di atas menurut saya berkesinambungan dan tidak bisa hanya dilakukan satu poin saja. Karena akar permasalahan yang ada dalam diri kita yang harus di hempaskan dan diselesaikan terlebih dahulu, setelah itu baru bisa tidak berharap lebih kemudian mengendorkan ego dan memahami pasangan dan akhirnya mengubah mindset pernikahan menjadi ladang ibadah dan endingnya bisa berkomunikasi dengan lancar dengan pasangan.

Satu tips terakhir yang sangat penting, yaitu bersyukur. Bersyukurlah memiliki pasangan yang diberikan Allah yang lengkap dengan segala kebaikan dan kekurangannya.Bukankah dengan bersyukur maka Allah akan menambah nikmat dalam hidup kita? tentu mau dong. Jadi, jangan lupa bersyukur ya.

Karena biasanya orang yang kena prank, walau awalnya dongkol ujungnya pasti tertawa lucu kan? mirip dengan kebiasaan Kilan Si Bungsu yang sering nge-prank saya pura-pura nangis, tentu saya kaget, setelah saya kaget tiba-tiba dia buka tangan dan mata dia lalu berkata, " iiihhh mamah kena prank! hahaha !! "





5 Manfaat dan Tips mengajarkan anak bersepeda. Apa saja sih tipsnya? sebelum saya bahas 5 Manfaat Bersepeda dan Tips mengajarkan anak bersepeda, saya mau cerita nih tentang pengalaman Keenan, anak pertama saya saat pertama kali punya sepeda dan akhirnya bisa naik sepeda sendiri gak pake roda tiga.

Keenan dan Sepeda Kesayangan


Keenan punya sepeda yang desainnya mirip sepeda shiva, kartun yang sempat ngehits di stasiun TV. Ceritanya shiva ini adalah anak kecil yang jago bersepeda dan memberantas kejahatan. Anak-anak pasti suka dengan aksi heroik shiva di setiap mengejar penjahat dengan sepeda supernya. Termasuk Keenan. Tiada hari tanpa menonton Shiva baik di layar televisi maupun youtube.

Akhirnya, Neneknya memberikan sepeda sebagai hadiah ulang tahun Keenan yang ketiga. Keenan senangnya bukan main. Segera setelah sepeda datang dia ingin segera bermain, sayang sepeda yang neneknya berikan ukurannya ternyata untuk anak usia 5 tahun. Sehingga saat bermain sepeda masih harus dipegang dan diawasi walaupun sudah sudah menggunakan roda kecil di sebelah kanan dan kiri ban belakang. 


Akhirnya karena sepeda nya kebesaran untuk usia Keenan yang masih tiga tahun, sepedanya disimpan dulu di gudang sampai Keenan bisa bermain sepeda yaitu saat Keenan berusia lima tahun. Wah, cukup lama juga ya menanti dia bisa naik sepeda lagi, hehe. tapi sesekali dia ingin naik sepeda itu dan dengan terpaksa saya atau ayahnya menemani dia bermain sepeda sambil mendorong sepeda dan memegang stang atau jok sepedanya.

Saat Keenan berusia lima tahun akhirnya Keenan bisa menaiki sepedanya. Kali ini dia bisa bermain sepeda sendiri tanpa didampingi saya atau ayahnya. Bahkan entah bagaimana caranya, dia bisa bermain sepeda lepas roda kecil. Saya sendiri sampai kaget, bahkan dia bisa lepas tangan! Cepat sekali dia bisa belajar bermain sepeda tanpa bantuan roda tiga. Padahal baik saya maupun ayahnya tidak pernah secara khusus mengajarkan anak bersepeda. Ternyata dia bisa bermain sepeda tanpa memakai roda kecil berkat bantuan dari teman - temannya. Waahh, luar biasa. 

Setelah Keena pandai bermain sepeda, hampir setiap hari dia bermain sepeda sampai kulitnya hitam legam, hihihi. Tapi tak apa karena berkat bermain sepeda, kemandirian dan keberanian Keenan muncul. Juga rasa empati dan mau berbagi bermain sepeda dengan temannya yang tidak memiliki sepeda juga muncul. Bahkan fisiknya semakin kuat terutama kaki. Walaupun terkadang selesai bermain sepeda pada malam harinya sering mengeluh pegal. Tapi tidak apa, karena itu proses dari pengembangan motorik kasarnya. 

5 Manfaat Bersepeda Bagi Anak

Berikut lima manfaat bersepeda bagi anak, yaitu :

1. Melatih kepercayaan diri, Keberanian dan Kemandirian anak

Dengan bermain sepeda, anak dilatih untuk percaya diri dan memunculkan keberanian. Mengapa? karena saat belajar bersepeda, anak harus memiliki rasa percaya diri terlebih dahulu bahwa dia bisa mengayuh dan bersepeda dengan baik. Proses belajar bersepeda inilah yang pada akhirnya akan menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri pada anak. Jika anak sudah berani dan percaya diri, maka dengan sendirinya dia akan bersepeda secara mandiri tanpa perlu didampingi orang tuanya lagi. Tetapi tetap ya, sesekali dampingi anak bersepeda untuk menghindari hal - hal yang tidak diinginkan. 

2. Melatih Daya Konsentrasi Anak

Saat anak bersepeda maka anak akan dilatih untuk daya konsentrasinya dengan memperhatikan jalan dan menjaga keseimbangan badan serta sepedanya. Jika terus dilatih, maka anak akan memiliki daya konsentrasi tinggi. Hal ini dapat membantu anak berkonsentrasi di bidang lain, seperti saat belajar atau membuat karya. Terbukti dengan Keenan yang lebih mudah menyerap pelajaran di sekolahnya dan saat Keenan berkarya membuat mainan dari kertas dan karton bekas. 

3. Melatih Motorik Kasar Anak

Dengan bersepeda maka motorik kasar anak akan terlatih. Karena dibutuhkan tenaga yang cukup kuat untuk mengayuh dan menjaga keseimbangan badan selama bersepeda. Tubuh anak menjadi lebih sehat dan motorik kasarnya juga semakin terasah. 

4. Melatih Anak bersosialisasi dan empati

Saat bersepeda, anak pasti bersepeda dengan teman sebayanya. Dan tidak semua teman sebayanya memiliki sepeda. Hal ini dapat memunculkan empati untuk berbagi bermain sepeda dan melatih anak dalam bersosialisasi. 

5. Melatih Anak bertanggung jawab

Bersepeda juga ternyata dapat melatih rasa tanggung jawab pada anak. Anak akan belajar bertanggung jawab terhadap sepeda yang dimilikinya dengan merawat dan menjaga sepedanya dengan baik. Seperti tidak menyimpan sembarangan, meletakan sepeda di tempatnya setelah selesai bersepeda dan mencuci sepeda yang dapat dilakukan bersama dengan ayah atau ibu. 

5 Tips mengajarkan anak bersepeda Ala Mama Keenan

Dari pengalaman saya mendampingi Keenan bermain sepeda, berikut 5 tips cara mengajarkan anak bersepeda, yaitu :
  1. Berikan rasa percaya diri pada anak bahwa anak bisa bersepeda
  2. Dampingi anak selama proses belajar bersepeda
  3. Berikan semangat saat anak terjatuh selama proses belajar bersepeda
  4. Berikan apresiasi berupa pujian saat anak berhasil bersepeda tanpa roda tiga
  5. Berikan kepercayaan kepada anak bahwa anak bisa menjaga bersepeda sendiri dengan aman dan menjaga sepedanya agar tidak hilang
Itulah lima manfaat dan tips bersepeda anak yang saya paparkan berdasarkan pengalaman Keenan selama proses belajar bersepeda sampai akhirnya bisa bersepeda sendiri. Kalau pengalaman bunda mengajarkan anak bersepeda bagaimana nih? sharing yuk di kolom komentar.
IDN Times

Balada Si Roy, Film Perdana IDN Pictures Ini Membuat Penasaran. Saya termasuk yang penasaran lho. Pasalnya, ibu saya juga penggemar novel Balada Si Roy karya karya Gol A Gong. Saya tahu itu karena saya pernah menemukan novel ini di antara koleksi novel karya Agatha Christie milik beliau. Tapi saya sendiri belum pernah membacanya, nah ini lah yang membuat saya penasaran. 

Saya rasa ibu saya juga akan sama penasarannya dengan saya, sebagai seorang penggemar pasti akan sangat bangga jika novel kesukaannya diadaptasi ke layar lebar. 

Terimakasih tak terhingga kepada IDN Picture yang mengangkat novel Balada Si Roy ke Layar lebar sebagai film perdananya. Sekilas mungkin ada sebagian teman - teman yang tidak tahu apa atau siapa IDN Pictures itu, benar kan?

Geliat IDN Pictures Di Industri Film Indonesia

Semua berawal dari proses akuisisi perusahaan film Demi Istri Production pada Mei 2020 silam oleh IDN Media . Kemudian IDN Media meluncurkan IDN Pictures sebagai bentuk dukungan terhadap industri film Indonesia . IDN Picture dipimpin oleh Fajar Nugros (Sutradara Film Balada Si Roy dan Head of IDN Pictures) dan Susanti Dewi ( Produser Film Balada Si Roy dan Head of IDN Pictures).

IDN Pictures membuktikan dukungannya terhadap perfilman Indonesia dengan mengangkat novel legendaris Balada Si Roy sebagai film pertama IDN Pictures yang dipublikasikan pada bulan November 2020 silam. Film Balada Si Roy akan dirilis pada tahun 2021 dan disutradarai oleh Fajar Nugros dan Susanti Dewi sebagai produser film.

Bagi yang belum mengenal Fajar Nugros dan Susanti Dewi mungkin bisa mengenal kedua orang hebat ini lewat karya film - film sebelumnya, yaitu seperti Cinta Brontosaurus (2013), Moammar Emka’s Jakarta Undercover (2017), Yowis Ben (2018 & 2019), dan Terbang Menembus Langit (2018). Melihat betapa suksesnya semua film besutan kedua orang hebat ini, maka saya tak ragu lagi jika Balada Si Roy akan sama bagusnya. 

Pemeran Balada Si Roy

konferensi pers virtual Balada Si Roy


Pada Desember 2020 yang lalu, IDN Pictures menggelar acara konferensi pers virtual dimana deretan nama pemain film Balada Si Roy diumumkan. Film Balada Si Roy ternyata melibatkan aktor/aktris muda dan juga senior yang kualitas aktingnya sudah tidak diragukan lagi. Siapa saja mereka? berikut deretan nama pemain di film Balada Si Roy : 
  1. Abidzar Al Ghifari sebagai Roy.
  2. Feby Rastanty sebagai Ani.
  3. Bio One sebagai Dullah
  4. Zulfa Maharani sebagai Wiwik
  5. Sitha Marino sebagai Dewi
  6. Jourdy Pranata sebagai Andi
  7. Omara Esteghlal sebagai Toni
  8. Yusuf Mahardika sebagai Edi
  9. Dea Aditya sebagai Iwan
  10. Fachri Muhammad sebagai Sodik
  11. Maudy Koesnaedi sebagai ibu dari Roy
  12. Kiki Narendra sebagai ayah dari Ani
Fil Balada Si Roy

Novel Balada Si Roy


Melihat deretan nama pemain Balada Si Roy diatas, rasa penasaran saya semakin bertambah nih. Terlebih lagi terhadap akting putra almarhum Ustad jefri sebagai tokoh utamanya, yaitu Abidzar Al Ghifari. Teman - teman juga penasaran kan?

Tanggapan Positif Dari Penggemar Balada Si Roy

Pada acara acara konferensi pers virtual film Balada Si Roy pada Desember 2020 yang lalu, IDN Pictures juga turut mengundang salah satu inisiator komunitas Sahabat Balada Si Roy, yaitu Daniel Mahendra. Pada kesempatan tersebut, Daniel Mahendra menyampaikan respon positifnya terkait novel Balada Si Roy yang akhirnya diangkat ke layar lebar oleh IDN Pictures. Daniel mengatakan, 

                             
Terkait pemilihan para pemain film Balada Si Roy, Daniel sepenuhnya mempercayakan hal ini kepada tim IDN Pictures. Daniel mengatakan, 

Membalas pernyataan dari Daniel , Fajar Nugros selaku sutradara sekaligus Head of IDN Pictures mengatakan, 


Hal yang senada pun di ungkapkan oleh Susanti Dewi yang merupakan produser film Balada Si Roy sekaligus Head of IDN Pictures, 

Wow, menurut saya IDN Pictures keren sih. Bukan hanya mengangkat novel legendaris Indonesia di era 80-90an, tapi juga menggaet komunitas penggemarnya. Saya rasa ini bentuk kepedulian yang tulus dan luar biasa hebat. Karena dalam proses pembuatan film saya yakin sudut pandang penggemar akan sangat dibutuhkan untuk menyelami apa yang diharapkan oleh para penggemar Balada Si Roy terhadap filmnya nanti. Sehingga para penggemar akan puas dengan hasil filmnya dan orang awam seperti saya akan semakin tertarik untuk menonton.    

Komunitas Balada Si Roy memiliki nama, Sahabat Balada Si Roy. Komunitas ini ternyata telah berdiri sejak 11 tahun yang lalu dengan anggota komunitas yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Komunitas ini muncul pertama kali di sebuah grup Facebook. Tapi jauh sebelum komunitas ini bertemu di Facebook, ternyata penggemar Balada Si Roy sudah ada sejak awal lahirnya novel. Namun karena terbatasnya media Komunikasi agak sulit melakukan komunikasi dengan sesama penggemar. Berkat adanya platform Facebook , penggemar Balada Si Roy lebih terintegrasi dan hingga saat ini jumlah anggotanya mencapai 1982 orang.

Saya tidak menyangka lho, berawal dari satu kesamaan yang sama bisa melahirkan bentuk pertemanan yang cukup kuat dan bertahan lama. Hal ini terbukti dengan sering diadakannya gathering ke berbagai kota di Indonesia hingga saat ini. Apa sih yang dibicarakan saat para penggemar Balada Si Roy ini bertemu? Daniel mengatakan bahwa saat mereka bertemu mereka saling bercerita seputar Balada Si Roy. Daniel juga mengatakan bahwa, 
Saya semakin penasaran nih dengan film Balada Si Roy. Apalagi sekarang film Balada Si Roy telah memasuki tahap syuting di daerah Banten, seperti Serang dan Rangkasbitung. Semoga proses produksi film Balada Si Roy lancar ya, sehingga nanti saya bisa mengajak ibu saya bernostalgia  sambil nobar alias nonton bareng, saya yakin ibu akan senang.