Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gadget. Tampilkan semua postingan
NFT itu apa sih? gimana cara investasi NFT?



Ibarat Latah emang, satu sukses ber-NFT yang lain ngikut padahal belum tau  Apa Itu NFT Dan bagaimana Peluang Investasi NFT. Termasuk aku sih, hihi 😆 Dan nulis artikel ini salah satu langkah belajar soal NFT.  
NFT emang lagi jadi topik viral dan dibicarakan banyak netizen. Puncak viralnya gara-gara satu karya selfie sih, iya kan? Gozhali everyday menjadi sebuah fenomena sampai semua orang dibuat heran. 
Ghozali lantas menjadi buah bibir di twitterland dan jadi bahan obrolan di grup whatsapp. Saya sendiri awalnya gak ngerti dan bingung soal NFT ini,
 “kok bisa sih sebuah foto selfie laku keras di NFT bak kacang goreng hingga mencapai miliaran rupiah?”.
Jadi dibikin penasaran kan tentang apa itu NFT dan bagaimana cara kerjanya? aku mau bahas tentang itu kali ini.  Tapi sebelumnya, biar makin joss dan paham dunia Investasi NFT ada baiknya baca dulu artikel tentang Cryptocurrency yaa, biar abis baca ini gak tenggelam dalam kebingungan dan garuk garuk kepala sambil ngomong, “ ini apaaa siihh? kok aku gak mbudeng?”, hehehe

Apa itu NFT? Gimana Sih Awalnya Bisa Muncul?


NFT ( Non-Fungible Token) adalah salah satu instrument investasi jenis Cryptocurrency berupa token digital yang menjadi bukti kepemilikan suatu aset digital yang ditautkan ke dalam sistem blockchain. 
NFT Gak bisa ditukar secara nilai dan kode nya hanya diketahui oleh penjual dan pembeli, tidak ada unsur pihak ketiga seperti broker.
Jadi di NFT itu yang dijual sertifikat kepemilikannya guys, tapi secara otomatis berarti aset digital nya juga jadi hak milik yang beli dong. Iya kan? udah paham belum konsep NFT? atau masih garuk - garuk kepala?
Jadi, mereka yang beli karya seni di NFT punya hak terhadap karya seni yang mereka beli dan entah mau ngapain dengan karya seni yang mereka beli karena udah punya sertifikat kepemilikan karya.
Lantas gimana dengan barang aslinya? 
Ya tentu aja hanya satu saja dan disimpan oleh si seniman. Tapi si seniman jadi gak punya hak apa - apa terhadap karya nya sendiri kecuali memandangi sambil seruput kopi dan nunggu transperan konsinyasi. 
What?? dapet fee konsinyasi?? Iya! hak cipta karya kita ya cuman kita yang punya. Jadi tiap karya yang laku di NFT kita bakalan dapat fee konsinyasnya. Istilahnya kita punya hak paten karya dan dari setiap transaksi NFT, kita dapet fee hak paten. Kalau misal NFT kita banyak dibeli  secara berulang ( beralih kepemilihan sertifikatnya) , ya kita bakalan terus dapet fee konsinyasi. Ini lah investasi NFT yang sesungguhnya guys 😍
Kebayang kan? 
Kalau enggak aku coba analogiin dengan everyday Ghozali ya. Dia ngejual foto selfienya di NFT dengan harga murah, hanya sekitar 30ribu per foto. Tapi foto dia kan banyak banget. Nah kenapa dia bisa dapet miliaran dan bakal terus nambah, karena dia dapet fee konsinyasi dari setiap transaksi penjualan NFT dia. Uang hasil NFT dia aslinya cuman 500juta kok, sisanya yang  nyampe miliaran itu dari konsinyasi hak paten NFT dia.
Buat kita yang pengen NFT, saran aku sih pasang harga jangan kegedean guys. Cukup disesuaikan dengan harga kita di dunia nyata. Kalo biasa jual 200ribu ya segitu aja. Yang penting sih berapa banyak karya yang diupload. Semakin banyak di upload peluang lakunya juga besar dan konsinyasi yang bakal kita dapet ya cukup besar juga.

Awal Mula Kemunculan NFT


Sebetulnya, NFT bukan lah “mainan” baru. Bagi pelaku crypto, mereka udah tahu eksistensi NFT sejak tahun 2012 dengan kemunculan koin berwarna berdasarkan Bitcoin, tapi baru dilirik setelah muncul Cryptopunks.


pembuta karya NFT pertama adalah kevin mccoy
Kevin Mccoy, seniman yang membuat karya NFT pertama kali. Sumber : Twitter @kevinmccoy


Cikal bakal NFT berawal pada tahun 2014 di New York di sebuah event pada hackathon dimana seniman dan programmer bertemu. Anil Dash, CEO Glitch berkolaborasi dengan seniman digital Kevin McCoy menciptakan “versi awal media yang didukung blockchain untuk mengklaim kepemilikan barang digital asli.” (id.bitcoinethereumnews.com)
Lalu pada tahun 2017 Penggunaan NFT seperti yang kita ketahui saat ini disempurnakan oleh John Watkinson dan Matt Hall dalam peluncuran proyek Cryptopunks. 



cryptopunk cikal bakal NFT tahun 2017
Avatar Cryptopunk. sumber : tweetext.com



Pada projek Cryptopunks, Watkinson dan Hall membuat 10.000 avatar NFT dan dibagikan secara gratis melalui blockchain Ethereum. Nah, mereka yang pertama kali mengklaim avatar itu lalu menjualnya lagi sehingga pasar Cryptopunks terbentuk.


siapa kevin mccoy NFT? seniman digital
Twiiter Kevin Mccoy

Pasar Cryptopunks menjadi wadah eksistensi kolektor benda digital yang unik dan langka. Setelah itu, pada bulan Oktober 2017 penggunaan NFT pada saat projek kucing digital CryptoKitties diluncurkan. NFT makin berkembang sehingga menjadi seperti sekarang.

Karya Seni Apa Aja Yang Bisa Dijual di NFT?


Semua yang termasuk jenis karya seni bisa dijual di NFT. Karya seni seperti :
  • Gambar
  • Ilustrasi
  • Animasi
  • Video
  • Design grafis
  • GIF
  • Fotografi
  • 3D
  • Game
  • Musik

Tetapi agar karya seni laku di pasar Investasi NFT maka karya seni tersebut harus memiliki keunikan tersendiri, beda dari yang lain dan hanya ada satu di dunia dan tentu saja dalam berkas digital.
Tetapi sebetulnya sih kita bisa jual apa aja di NFT. Tetapi karena sejak awal kemunculannya diawali dengan menjual karya seni, maka produk digital ini yang paling ramai, laku dan menjadi viral seperti sekarang.

Kriteria Karya Seni Yang Dilirik di NFT

Bukan sembarang karya seni yang bisa dilempar ke NFT guys, ada kriteria khusus, apa aja kriterianya?
1. Kegunaan
Kalau di dunia nyata kita mengenal seni yang dipakai (merchandise) seperti kkaos, pouch, totebag hingga sepatu. Maka di Investasi NFT juga berlaku demikian.  NFT akan dilirik jika memilki kegunaan misalnya menambah karakter pada sebuah game, bisa digunakan sebagai media promosi atau media visual sebuah brand/produk. 
2. Kelangkaan
Kita tahu betapa  langkanya lukisan Monalisa karya Da Vinci sehingga menyebabkan mahalnya harga asli Monalisa. NFT juga menganut mazhab yang sama. Nilai NFT akan semakin tinggi jika memilki nilai kelangkaan. Biasanya kelangkaan ini dimiliki oleh seniman terkenal yang emang ber-NFT. Kita yang bukan apa-apa dan siapa-siapa gimana? tentu saja lewat karya yang memiliki konsep dan ciri khas sendiri. 
3. Komunitas
Apakah kalian berfikir Ghazali dapat menjadi miliarder atas usaha sendiri? oh no guys. Tetep ada komunitas yang mendukung gerakan Ghazali dibelakang. Komunitas punya peran besar dan cukup krusial dalam menaikan pamor NFT. 
Semakin banyak yang nge-gibahin dan nge-share di sosmed maka akan semakin cepat pula NFT tersebut menjadi viral dan memilki nilai tingggi. Ghazali menjadi viral dan miliarder karena dukungan komunitas, padahal kalau di telaah NFT dia gak punya nilai kegunaan apalagi menjadi karya langka. 


NFT paling laku di NFT lebih dari 20 NFT
NFT paling laku di Opensea



4. Potensi Bertumbuh
Kembali menggunakan Everyday Ghazali, NFT dia punya potensi pertumbuhan karena punya konsep yang unik dan digoreng oleh komunitas. Investasi NFT semacam inilah yang memilki potensi bertumbuh dan semakin besar. Jadi jangan berkecil hati kalau NFT kita gitu gitu aja, biasa aja dan dirasa gak menarik. Selama konsepnya bikin takjub masih punya potensi untuk tumbuh. Tentu diimbangi dengan support komunitas. 

Cara Kerja NFT ?

Jika kamu seorang seniman dan kepengen jual Karya seni nya di NFT maka mau gak mau harus dibuat secara digital atau diubah formatnya menjadi format digital. Lalu file tersebut diunggah ke marketplace penyedia layanan NFT.
Karya yang sudah di upload di marketplace NFT akan direkam sebagai aset digital NFT pada blockchain dan keluarlah token digital NFT nya. Memang, karya NFT bisa dinikmati oleh semua netizen di seluruh dunia. Akan tetapi hanya satu orang yang memiliki versi aslinya yang dilengkapi dengan sertifikat kepemilikan digital .
Setelah NFT - nya laku apa yang akan terjadi dengan nasib karya seni digital ini? Akan digunakan untuk apa, tentu itu berkaitan dengan hak si pembeli. Mau jadi koleksi pribadi atau dijadikan media marketing atau bahkan di lelang dan dijual kembali juga sah - sah aja.

Aman gak sih upload karya seni NFT?


“ Apa sih bedanya karya digital pada umumnya dengan Investasi NFT? "
Well, Beda nya cukup jelas sih. NFT kan aset digital yang hanya ada di dunia metaverse yang merupakan bagian dari project DAPP Blockchain.
Nah loh! Lalu Blockchain itu apa sih?
Blockchain adalah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital yang terhubung secara kriptografi. Kriptografi sendiri merupakan teknik merubah enkripsi naskah asli (plaintext) yang tersusun acak menjadi teks yang sulit terbaca (ciphertext) dengan memanfaatkan kunci enkripsi .
Tujuannya hanya satu, agar file atau transaksi tertentu tidak dapat dibuka atau digunakan oleh siapapun yang tidak memiliki kunci dekripsi untuk membuka naskah aslinya. Hal inilah yang membuat blockchain aman dari, penipuan, hacking dan duplikasi file.
Selain itu, teknologi blockchain juga menggunakan sistem tanda tangan digital otomatis pada setiap transaksi di marketplace Investasi NFT yang disebut public key. Sistem ini membuat tingkat keamanan makin tinggi.
Nah ini yang membedakan beli karya seni di dunia nyata dan NFT. Originalitas , keamanan tingkat tinggi dan sertifikat kepemilikan karya seni. Semua itu tercatat dalam rantai Blockchain secara desentralisasi dan transparan.
Secara sederhana kaya gini nih skema nya, aku upload nih karyaku di instagram terus di bajak sama orang lain dan diakui sebagai karya dia. Aku bisa apa? selain bikin status syedih dan galau di semua sosmed yang aku punya. Marah - marah geje dan keluar quote bijak buat si pembajak.
Aku di posisi lemah karena aku gak punya sertifikat kepemilikan karya atau hak cipta kecuali aku daftarin. Nah kalau aku upload di NFT, karya aku bakal punya HAKI -nya tanpa aku harus ngurus ke pihak berwajib.
Jadi kalau ada yang bajak dan ngaku-ngaku itu karya dia, sorry to say gak bisa saaayy, dan aku bisa aja nuntut dia secara hukum.

Kelebihan NFT dan Benefit investasi NFT apa sih?


Yang namanya menjual karya seni udah pasti dong outputnya adalah mendapatkan keuntungan berupa money. Istilahnya monetisasi karya seni. Tetapi jika menjual karya di NFT maka para seniman akan mendapatkan banyak keuntungan, seperti :
  1. Punya Hak atas Otentifikasi Karya Seni/Hak paten/Hak cipta
  2. Seniman dan pembeli akan memiliki smart contract yang mengikat transaksi jual beli karya seni di NFT.
  3. Bebas ngebid harga karya sesuka hati. Karena standar harga ya tentu aja disesuaikan dengan berapa seniman tersebut memberikan value terhadap karyanya sendiri. Layak kah di jual dengan harga sekian atau tidak.
  4. Menjual Investasi NFT gak bakalan dapat potongan pihak ketiga. Seperti komisi distributor, penerbit, perusahaan rekaman hingga biaya transfer antar wallet. Its free baby, yeaahhh, hehehe
  5. Dapat kawan baru melalui komunitas NFT
  6. Personal branding seniman makin kuat. Ya tentu aja dong, kan udah gabung komunitas NFT dan saling support dengan repost atau retweet karya kita di sosmed.
  7. Kalau beli Investasi NFT bisa ikut lelang dan menjual kembali dengan harga lebih tinggi dari awal kita membeli.
  8. Bagi seniman musik, karya mereka akan memiliki hak cipta dan gak bakalan bisa dibajak oleh musisi lain atau perusahaan rekaman lain.

Adakah Kekurangan Investasi NFT?


Semua hal apalagi yang viral tentu punya sisi kelemahan atau kekurangannya juga. Gak ada yang sempurna guys. Berikut  kekurangan dari Investasi NFT : 
1. fluktuasi mata uang kripto yang bikin sport jantung.
Sama halnya dengan investasi  keuangan di dunia nyata yang juga mengalami hal ini, fluktuasi mata uang kripto ini dahsyat dan hanya dalam waktu singkat.
2. Marketplace mana yang terpercaya.
Pilihan marketplace Investasi NFT sekarang banyak banget. Bikin bingung harus jual BFT dimana. Tapi jangan khawatir, karena ada DApp Radar yang punya informasi lengkap tentang semua marketplace yang ada di blockchain.
3. Harus Siap Bersaing, Jangan Insecure dan Jangan Baper.
Karena Kemudahan mengakses NFT, maka kita akan ketemu dengan banyak seniman di seluruh dunia bahkan mereka yang tak terlacak apalagi muncul di layar radar.
Udah gitu karya - karya nya bikin melongo sampai kita ileran dan insecure. Wajar sih, karena pasar seni kripto berkembang sangat pesat sehingga gak ada ruang buat insecure atau baperan. Karena persaingannya bakalan intens. Sehingga kalau emang kita READY TO PLAY, harus siap bertarung dan mendorong kreativitas hingga puncaknya dan batas maximal demi memikat buyer.
4. Gak gaul gak laku.
Salah satu kunci keberhasilan Investasi NFT adalah komunitas. Aku udah cerita ya kisah Ghazali diatas yang sukses berkat dukungan komunitas. Jadi emang bener, di NFT tuh kalau kamu gak gaul ya gak laku. Gak ada yang goreng dan angkat NFT kamu ya gak bakalan ada kolektor yang melirik. 

Dimana Sih Marketplace investasi NFT?


Seperti halnya marketplace yang banyak di negara kita seperti sopi dan tokpet, maka Investasi NFT juga memiliki marketplace tersendiri. Berikut beberapa marketplace penyedia layanan NFT.
  • Open Sea
  • Rarible
  • Axie Marketplace
  • NBA Top Shot
  • Super Rare
  • Nifty Gateway
  • Mintable

Fenomena Latah Investasi NFT dan Seniman Dadakan 


Latah udah jadi pola tingkah laku manusia ketika something hype muncul kepermukaan. Begitupula dengan Investasi NFT. Mereka yang gak tahu ilmunya juga asal nyemplung, termasuk aku. Tapi setelah belajar dan sharing dengan sesama NFT'ers juga senior aku mulai melihat sisi lain dari NFT yang ternyata gak se-uwow itu guys.
Lalu fenomena menarik terkait latah Investasi NFT terjadi yaitu mulai banyak  seniman dadakan bermunculan. Nyatanya dilapangan aku ketemu mereka yang mendadak jadi seniman dan ikutan Investasi NFT karena giuran mendapat cuan lebih cepat dan mudah, tidak peduli terhadap karya nya. Terlepas dari prinsip, bebas aja siapapun juga bisa investasi NFT tapi aku menyayangkan fenomena ini. 
Karena begitu aku tanya kenapa ikutan NFT, jawaban mereka, "ya cari duit gampang! tinggal bikin gambar asal aja yang penting kelihatan abstrak gak perlu berkonsep yang matang. terus gue kasih deskripsi semenarik mungkin  terus lempar ke komunitas. It easy way to earn money!" 
Banyak pelaku NFT yang bukan benar-benar seniman lantas menjadi seniman dadakan tapi hanya memanfaatkan NFT sebagai peluang investasi. No problem sih, tapi bagaimana dengan tujuan awal pembuatan NFT ini? yang emang dibuat untuk melindungi hak karya para seniman? memberikan para seniman peluang untuk memonetisasi karya mereka? 

NFT paling laku di opeanseaa adalah bored aped
NFT No.1 di Opensea


Karena pada akhirnya, hanya karya yang viral dengan dukungan komunitas yang cukup besar-lah yang selalu muncul diberanda marketplacce NFT. aku lihat banyak banget karya  monyet mulai dari monyet pake topi merah sampai kuning hingga monyet pixel yang sama persis gambarnya, yang beda cuman urutan upload aja. Atau monyet versi lain dengan teknik coloring dan line yang berbeda. Agak miris sih, karena bikin karya NFT aja jadi latah.
Padahal, masih banyak banget seniman NFT yang gak terdeteksi yang karyanya emang original hasil pemikiran dan kerja keras bikin karya se-pure mungkin. Beda lah karya mana yang emang dari hati dengan karya latah. Sedihnya, karya tersebut tenggelam entah masuk page berapa di beranda.
Disini emang dibutuhkan kerja keras setelah upload NFT di marketplace, cari dukungan, gabung komunitas dan share link di sosmed. Kalau masih belum laku juga, ya gpp guys. Kalau emang karya kamu original suatu saat pasti bakal ketemu jodohnya di NFT. Karena masih banyak juga kok investor dan kolektor NFT yang emang nyari karya yang punya value dan original. 
Aku sih ngeliatnya fenomena Investasi NFT ini jadi penggerak para seniman untuk terus  berkarya dan menghasilkan hasil yang original. Gak apa -apa bikin karya latah selama unik, original dan cuman kamu yang bisa gambar yang latah itu dengan ciri khas yang berbeda. 
Kalau masih gak ketemu jodohnya, ya gpp guys. Dont be sad karena "jualan" karya dengan cara konvensional juga masih bisa banget dilakukan kok. Gak harus NFT. 

So, Mau Ikutan Investasi NFT?


Wel, honesty aku udah coba daftar dan sell karya di Open sea bahkan bebas gas Fee. Terus sampai sekarang masih mager, belum ada yang ngebid. wkwkwk, emang gak semudah itu sih guys. Butuh banyak proses lagi sampai NFT kita laku dipasaran. Masih harus tanam backlink, sama dengan tanam BL blog. Tanam link karya di komunitas dan sosmed. Kalo gak gitu ya gak bakalan ada orang yang tau NFT kita. Sama halnya dengan jualan sih. 
Investasi NFT memang menggiurkan dan punya peluang kalau kita mau investasi NFT. Baik menjual atau membeli aset digital Token NFT, Tetapi, menjadi bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi Investasi NFT kayaknya juga perlu dilakukan. Karena gak sedikit ada permainan ekonomi disana, kalau kita belum paham dan asal nyemplung tanpa belajar dan konsultasi dulu, waah bisa rugi sebelas duabelas guys. Apalagi buat kita - kita yang masih takut - takut meong berinvestasi.  
Kalau sudah ready ilmunya dan sudah ready join komunitas NFT,  langsung tancap gas aja guys. 
Tapi, kalau masih ragu ya gpp, menurutku coba upload aja di Opensea tanpa gas fee kaya aku. Masuk Blockchain Polygon, jangan ethereum. Aku sih mikirnya iseng aja, gak rugi - rugi amat. Selain karya kita jadi punya hak cipta juga Yaaa siapa tau kan ada satu karya yang ketemu fans nya dan di bid dengan harga yang kita inginkan. So, masih worth to try dong. Anggap aja iseng - iseng berhadiah, gak ada salahnya kan? Hehehe 😁
Buat kalian yang pengen tau gimana caranya upload karya di marketpolace, wait ya. Artikelnya masih di susun, hehehe 😎😍


Referensi :
https://www.theatlantic.com/ideas/archive/2021/04/nfts-werent-supposed-end-like/618488/https://tirto.id/seni-kripto-nft-dan-disrupsi-pasar-seni-konvensional-gfhB
https://www.beritasatu.com/digital/676467/ini-beda-token-dan-koin-dalam-cryptocurrency
https://digitalis.id/blog/apa-itu-dapp/
https://www.wartaekonomi.co.id/read342265/apa-itu-non-fungible-token-nft
https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/455/2531522/apa-itu-nft-berikut-penjelasannya-cara-buat-hingga-menjualnya
https://economy.okezone.com/read/2022/01/13/320/2531430/viral-ghozali-raup-cuan-miliaran-rupiah-jual-nft-dari-foto-selfie-begini-cara-kerjanya?page=1
https://id.wikipedia.org/wiki/Token_yang_tidak_dapat_dipertukarkan
https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/tekno/pr-703474884/apa-itu-blockchain-dan-wallet-bitcoin-cara-kerja-cryptocurrency-atau-uang-kripto-serta-contohnya
https://tirto.id/seni-kripto-nft-dan-disrupsi-pasar-seni-konvensional-gfhB
https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220112074207-37-306541/ini-daftar-marketplace-nft-buatan-indonesia-dan-internasional
https://blockchainmedia.id/ini-alasan-nft-ghozali-bernilai-hingga-miliaran-rupiah/
https://www.komite.id/2022/01/17/tren-unik-nft-masyarakat-harus-lebih-bijak-menggunakannya/
https://twtext.com/article/1382006040300900354



Laptop idaman para Seniman, ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (M513). Ilustrator maupun designer sangat membutuhkan laptop untuk membantu mengerjakan pekerjaan desain dan juga ilustrasinya. Pernah kebayang gak sih laptop kaya gimana yang paling cocok untuk seniman? aku ada rekomendasi laptop yang cocok nih untuk para pelaku kreatif. Laptop ASUS VivoBook Ultra 15 OLED adalah rekomendasi aku.
Ada banyak banget kelebihan dari laptop ASUS yang satu ini. Salah satunya layarnya OLED 15-inci dan dibanderol dengan harga terjangkau. Udah-mah harganya terjangkau juga dilengkapi dengan spesifikasi yang powerful. Bisa banget diandalkan untuk keperluan pekerjaan kita sebagai seniman. Kelebihan lain? simak yuk dibawah ini.

Laptop Idaman yang Mendukung Windows 11


laptop yang cocok untuk seniman adalah ASUS VIVOBOOk OLED


Window 10? udah gak jaman lagi, beralih dong ke window 11 ( sementara aku juga masih pake window 10 sih, wkwkwk). Tapi, kalau kamu punya ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (M513) , udah asyik banget nih karena udah ada Windows 11 nya dan original alias asli gak bajakan!
Terus kalau mau upgrade gak bakalan kena biaya tambahan. Peningkatan Windows 11 akan diberikan untuk perangkat yang memenuhi syarat di akhir tahun 2021 menjelang tahun 2022. Waktu berbeda-beda untuk setiap perangkat. Fitur tertentu memerlukan perangkat keras spesifik (lihat aka.ms/windows11-spec).
Kelebihan dari window 11 ini adalah ada ditur baru berupa widget. Kita bisa banget nyari foto favorit , berita terbaru, daftar tugas hari ini sampai cuaca besok dengan mudah. Terus kalau lagi galau nyari inspirasi, widget ini bisa bantu kita buat nyari konten. Terus kelebihan lainnya adalah fitur meeting point sampai schedule juga sudah tersedia. Gak bakalan pusing lagi bikin appointment bareng klien atau urusan pekerjaan lainnya. 

Laptop Dengan Gratis Office Home & Student 2019 


Selain aplikasi menggambar dan desain grafis, kita juga pasti pake software Office kan ya. Apalagi buat blogger illustrator kaya saya yang ngegambar juga nulis, eh ngetik. udah pasti butuh Office lah. Nah, si ASUS VivoBook Ultra 15 OLED ini udah dilengkapi dengan Office Home & Student 2019 dan semua aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint).
And you know what? office nya dijamin GRATIS dan bisa dipakai seumur hidup. Gka perlu upgrade atau update dan secara kontinyue update sendiri untuk upgrade dan keamanan data.

Laptop Idaman Bukan Sekadar Soal Kualitas Visual


Seperti yang aku bilang di atas, kalau laptop ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (M513) ini merupakan salah satu laptop yang mengusung layar 15-inci berteknologi ASUS OLED. Dari segi ukuran layar, laptop ini memang sangat cocok untuk pengguna yang lebih suka menggunakan layar berukuran besar serta membutuhkan ruang kerja yang lega. yaah, seperti kita-kita lah, hehehe.
Yang terbaik dari laptop ini adalah resolusi layarnya yang sudah Full HD (1920x1080). Menurutku sih, VivoBook Ultra 15 OLED (M513) sudah memenuhi standar visual sebuah komputer modern dan cocok untuk digunakan untuk para seniman saat ini.
Laptop yang menggunakan layar ASUS OLED mampu menampilkan kualitas visual terbaik karena memiliki tingkat reproduksi warna yang bisa ditentukan oleh color gamut. Layar ASUS OLED memiliki color gamut 100% DCI-P3. Artinya, layar ASUS OLED mampu menampilkan semua warna pada ruang warna DCI-P3, dimana cakupan warnanya lebih luas dari sRGB yang hingga saat ini masih dijadikan standar layar laptop. DCI-P3 juga merupakan color gamut yang digunakan oleh industri perfilman karena memiliki cakupan warna yang sangat luas sehingga membuat detail dalam film dapat ditampilkan dengan sangat baik.
Pasti ada kekhawatiran kan kalau mata kita sampai sakit karena radiasi cahaya biru yang dapat mengganggu kesehatan mata dan kelamaan depan layar laptop? worry no more saudara-saudara, karena ASUS OLED dilengkapi dengan teknologi yang mampu mengurangi pancaran radiasi cahaya biru secara signifikan tanpa mengurangi kualitas visual.
ASUS OLED juga telah dilengkapi dengan teknologi anti-flicker yang dapat membuat mata tidak mudah lelah, serta telah mengantongi sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk teknologi anti-flicker dan low blue light. Sertifikasi tersebut menegaskan bahwa kemampuan ASUS OLED untuk menjaga kesehatan mata bukanlah gimmick belaka.

VivoBook Ultra 15 OLED untuk Produktivitas Seniman


Bicara soal layar emang sih “hanya” 15 inc, tapi laptop ini masih sangat ringkas dengan dimensi yang serupa dengan laptop 14-inci terdahulu. Bicara ketebalan juga, VivoBook Ultra 15 OLED (M513) tidak tebal dan ringan dengan ketebalan berada di angka 1,86cm serta bobot di angka 1,8Kg.
Gimana soal power? laptop VivoBook Ultra 15 OLED (M513) ditenagai oleh CPU hingga AMD Ryzen 7 5700U yang mengadopsi konfigurasi 8 core dan 16 thread. Meski tidak ditemani oleh GPU discrete, VivoBook Ultra 15 OLED (M513) tetap mampu tampil powerful berkat GPU terintegrasi Radeon. Laptop ini juga hadir dengan RAM DDR4 3200MHz berkapasitas 8GB serta penyimpanan PCIe SSD berkapasitas 512GB. Baik RAM maupun penyimpanannya dapat di-upgrade melalui slot ekstra yang telah disediakan.

Mau Beli Laptop Idaman kan?


Menurutku, semua Kombinasi spesifikasi yang dimiliki VivoBook Ultra 15 OLED (M513) udah paling bener sih kalau jadi perangkat powerful untuk menunjang kebutuhan kita pelaku kreatif ya. Bukan cuman untuk kerjaan desain dan gambar, tapi juga untuk nonton film sampai maen game! multimedia lah pokoknya. Pasti mau beli kan? bisa banget, begitu payment cair yuk lets go beli dong, harga? ASUS VivoBook Ultra 15 OLED (M513) dibanderol dengan harga mulai dari Rp11.299.000. Untuk ukuran laptop oled, segitu udah murah banget guys!