Manfaat Mengetahui Tren Warna dan Desain Bagi Blogger

tren warna dan desain 2021





Manfaat Mengetahui Tren Warna dan Desain Bagi Blogger. Pernah gak sih kita ngeh kalau tampilan beberapa website dan feed instagram sejak tahun 2020 sampai sekarang rasanya kok sama? clean dan rapi disertai warna soft senada pastel ? 

Bahkan beberapa produk fashion, katakanlah hijab ( kerudung dan gamis ) juga menghadirkan warna-warna soft dengan pilihan warna yang senada dengan warna di tampilan website tadi. Seakan - akan semua memiliki satu konsep yang sama, penggunaan warna yang sama dan desain yang sama.

Konsep warna dan desain yang sama tersebut disebut dengan tren. Apa sih tren? kenapa harus ada tren? siapa yang menentukan suatu tren berlaku dalam rentang waktu tertentu? lantas apa manfaatnya mengetahui trend warna dan desain bagi kita para blogger?
Yuk kita bahas.

Definisi Tren Warna dan Desain

Merujuk kamus KBBI, Tren artinya gaya mutakhir. Sementara jika merujuk pada wikipedia, tren adalah kecenderungan. Dengan kata lain, tren dapat diartikan sebagai suatu peristiwa yang memiliki nilai kecenderungan terhadap suatu gaya atau style dan memiliki nilai popularitas cukup tinggi serta berlangsung dalam jangka waktu tertentu.

Asal Mula Lahirnya Tren Warna dan Desain

Lahirnya Dinamika tren warna dan desain dari masa ke masa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti munculnya trendsetter, Atmosfir politik, pergerakan ekonomi, sosial, perkembangan teknologi dan iklim .

Siapa yang menentukan munculnya fenomena tren? tentu para pelaku yang memiliki power dan pengaruh yang cukup besar terhadap terciptanya suatu tren. Secara garis besar, terdapat dua perusahaan yang menjadi peramal dan penentu terbentuknya suatu tren, yaitu WGSN dan Pantone.

Dua Perusahaan Peramal Tren Warna dan Desain


1. Worth Global Style Network (WGSN)

WGSN ( Worth Global Style Network) merupakan perusahaan asal Inggris yang didirikan pada tahun 1998 dan merupakan anak perusahaan besar, Ascential. Ascential sendiri merupakan perusahaan media dan percetakan yang sudah ada sejak masa Perang Dunia II. Pada awal berdirinya perusahaan ini bernama EMAP kemudian diganti menjadi Ascential pada tahun 2015.
WGSN
Logo WGSN

wgsn company
Profile WGSN


Ascential memiliki empat layanan informasi bisnis ekonomi digital, yaitu desain produk, pemasaran dan penjualan. Bagaimana WGSN akhirnya menjadi penentu munculnya tren warna dan desain?

WGSN beroperasi berdasarkan lima pilar utama yaitu, Intelegensi, pelayanan Konsumen, Peramalan Tren, Pengembangan Produk Komersial, Strategi Ritel dan Analitik Data. WGSN juga memiliki database arsip, pola tren, perkiraan mode hingga sketsa dan pola yang dibuat oleh para desainer. Melalui informasi ini lah kemudian WGSN menciptakan dan mengeluarkan tren dari masa ke masa.

WGSN juga menjadi perusahaan peramal tren untuk warna, pemasaran, ritel, inovasi teknologi dan warna kecantikan , warna , pemasaran , ritel , dan barang yang dapat dikenakan.

Saat ini WGSN lebih banyak dikenal sebagai :
  1. Transformative consumer and market intelligence
  2. The world’s #1 fashion trend forecaster
  3. Beauty trends to create brilliant products
  4. Create and seize the future, today of Food & Drink
  5. Design for current and future consumer Lifestyle & Interiors
  6. Tailored solutions from the world's trend source
Melalui situs resmi milik WGSN, kita bisa mengetahui lebih banyak hal mengenai apa sih yang sedang tren saat ini? seperti apa dan bagaimana mengaplikasikannya ke dalam bisnis kita?


Tren warna WGSN

Bahkan kita dapat bergabung menjadi member atau sekedar menanyakan bagaimana aplikasi tren ini ke dalam bisnis kita melalui form yang disediakan di situsnya. Tapi untuk bisa menggunakan layanan ini, bisnis yang kita jalankan merupakan bisnis profesional atau kita sendiri sebagai profesional yang bergerak dibidang industri terkait. Layanan konsultasi WGSN tidak dapat digunakan untuk penggunaan pribadi.

Tetapi meski demikian, kita tentu dapat menggunakan tren yang dikeluarkan WGSN untuk diaplikasikan ke dalam bisnis kita atau keperluan blogging para blogger.

2. Pantone Institute

logo pantone
Logo Pantone 


Siapa yang tidak kenal Pantone? tidak kenal? hehehe, yuk kenalan. Saya sendiri mengenal Pantone ketika bekerja di perusahaan cat tembok. Pantone memiliki koleksi warna atau palette dan turunanya hingga ribuan. Warna-warna inilah kemudian yang diadaptasi dan digunakan oleh beberapa perusahaan yang erat kaitannya dengan penggunaan warna, seperti cat tembok.

Lantas, siapa sih Pantone itu?


pantone profile
Sejarah berdirinya Pantone



Pantone adalah institusi spesialis pengaturan warna yang bermarkas di Carlstadt, New Jersey, Amerika Serikat. Perusahaan yang mengawali kariernya sebagai perusahaan percetakan komersial pada tahun 1950-an tersebut menjadi pelopor penciptaan tren warna.

Seperti pada tahun 2019, Pantone memperkenalkan warna jingga terang atau disebut living coral sebagai tren dan warna ultra violet untuk tahun 2018. Realitanya, setelah Pantone mengeluarkan tren warna tersebut, banyak pelaku kreatif dan industri kemudian menggunakan warna tersebut dalam setiap desain mereka.

Pada tahun 1963, banyak industri tekstil, pakaian, kecantikan, interior, desain, arsitektur, dan sebagainya mengalami kesulitan untuk mencocokkan warna-warna. Pantone lantas muncul sebagai solutions maker bagi permasalahan ini melalui Pantone Color Matching System ( PCMS ) untuk memudahkan dalam pemilihan dan penyelarasan warna-warna tersebut.

PCMS adalah sebuah alat inovatif yang memudahkan dalam melakukan pemilihan, artikulasi, dan reproduksi warna yang akurat. PCMS mengatur standar warna melalui sistem penomoran khusus. Melalui PCMS inilah kemudian Pantone mulai menentukan tren warna untuk dunia , textile percetakan dan desain.

Pada tahun 1986, Pantone mendirikan anak perusahaan yaitu Pantone Colour Institute (PCI) yang bergerak dalam jasa konsultasi yang memperkirakan tren warna global. PCI memberikan layanan konsultasi kepada perusahaan terkait warna dalam identitas brand dan pengembangan produk.

Saat ini, Pantone Colour Institute diakui seluruh dunia sebagai sumber informasi warna terkenal melalui proyeksi tren warna musiman, pengembangan warna kustom, dan rekomendasi palet untuk produk dan identitas perusahaan.

Melalui situs resmi Pantone, kita dapat mengetahui informasi yang lengkap terkait tren warna saat ini, tips dan tentu saja palette warna yang lengkap dengan kode warna ( rgb dan html ) untuk setiap warna yang tersedia. 

Kesimpulannya, WGSN mengeluarkan tren mulai dari interior, produk makan dan minuman, Fashion hingga grafis yang mengikutsertakan tren warna Pantone dalam tren nya. Terkadang, WGSN sendiri mengeluarkan tren warna sendiri yang berbeda dengan Pantone. Alasannya tentu terkait data forecast yang dimiliki WGSN dan analisis lainnya.

Tetapi bagi saya sebagai blogger juga illustrator, dalam membuat desain grafis atau ilustrasi mengacu pada tren warna yang dikeluarkan Pantone dengan mengikuti tren desain dari WGSN.

Kenapa harus ada tren warna dan desain ?


Tren ada dikarenakan kebutuhan proses kreatif dan pengembangan suatu produk. Hal ini berkaitan erat dengan kebutuhan para pencipta atau desainer produk. Tanpa adanya sebuah tren, mereka akan mengalami kesulitan dalam memprediksi karya yang akan mereka garap.

Hal ini senada dengan yang dinyatakan oleh Jane Monnington, direktur perusahaan WGSN melalui media berita independent ( 2017) yang menyebutkan bahwa keberadaan tren warna bagi para desainer fashion dan pelaku industri kreatif lainnya untuk memprediksi karya yang akan mereka garap.

Sebagian dari kita mungkin tidak begitu peduli dengan warna dan mengikuti arus saja. Tetapi, bagi para pelaku kreatif, organisasi, komunitas dan industri, warna sangat berperan dalam strategi pemasaran atau personal brand mereka.

Jane juga menyatakan bahwa proses dalam memprediksi sebuah warna yang akan menjadi suatu trend bukanlah hal yang mudah. Proses ini memerlukan penelitian dan pemikiran secara matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek sehingga bisa digunakan sebagai trend.

Jadi, terjawab sudah ya mengapa tren itu harus ada? intinya trend ada untuk mempermudah proses kreatif dan kebutuhan pengembangan brand dan produk yang sesuai dengan minat pasar.

Manfaat Mengetahui Tren Warna Bagi Blogger


Bagi teman - teman yang menyukai dunia fashion, tren warna bisa dijadikan referensi untuk tetap tampil stylish dan tidak terkesan ketinggalan jaman.
Sementara bagi blogger, apa sih manfaatnya? berikut tiga manfaat utama mengetahui tren warna dan desain bagi kita para blogger, yaitu :

1. Memiliki tampilan template blog yang up to date dan gak Jadul


Dengan mengetahui tren warna dan desain terkini, teman - teman blogger bisa mengetahui desain template seperti apa sih yang sedang populer saat ini? warna template seperti apa sih?

Tujuannya tentu untuk menarik visitor lebih banyak berkunjung ke Blog teman-teman. Outputnya jumlah PV pun ikut meningkat.

Bagi teman - teman yang hobi membuat website dan template juga membuat grafis lewat software , pasti mengenal istilah palette warna seperti RGB atau CMYK dan HEX.

HEX adalah cara merepresentasikan warna dari berbagai model warna melalui nilai hexadecimal. satu warna HEX akan memiliki format nilai seperti ini :

#RRGGBB
RR adalah red atau merah,
GG adalah green atau hijau,
BB adalah blue atau biru.

Format tersebut diikuti oleh angka kisaran 00 - FF untuk menentukan warna. Contohnya misal teman - teman search google untuk warna berikut :

Alice Blue = kode html warna : #F0F8FF, kode warna rgb =(240, 248, 254)
Aqua = kode html warna : #00FFFF, kode warna rgb =(0, 255, 254)

Nah kode html warna inilah yang nantinya disematkan saat teman blogger mengedit html template teman - teman. Sementara kode warna rgb, digunakan saat teman-teman menggunakan software grafis seperti corel draw atau adobe.

Bagaimana kita bisa mengetahui kode warna HTML? caranya cukup mudah, teman blogger dapat menggunakan keywords KODE WARNA HTML di google dan akan menampilkan situs yang menyediakan layanan kode warna HTML. Saya sendiri menggunakan kode warna HTML yang disediakan Pantone, wikipedia dan encycolorpedia karena lebih lengkap .

Selain warna, desain template yang mengikuti tren juga mempengaruhi performa blog. Hal ini erat hubungannya dengan kenyamanan visitor blog. Penggunaan font pada artikel juga disesuaikan dengan desain font yang sedang tren. Template, skema blogging dan font erat hubungannya dengan kenyamanan visitor saat berselanjar di blog kita.

Desain blog yang mengikuti perkembangan tren warna dan desain tentu akan menambah nilai profesional kita sebagai blogger. 

2. Memilih warna dan desain untuk atribut Personal Brand Blogger Agar kekinian


Atribut personal brand blogger seperti favicon, avatar profile, banner/header blog sampai logo blog bisa di buat dengan mempertimbangan tren desain dan warna. Kembali, tujuannya tentu menguatkan personal brand sebagai blogger yang up to date dan tidak ketinggalan jaman.

Hal ini juga berlaku dengan tampilan feed instagram personal maupun feed instagram khusus untuk blog teman - teman. Feed microblog bisa dibuat dengan menggunakan grafis dengan pilihan tren warna dan desain.

Teman - teman bisa menggunakan template yang tersedia secara gratis maupun berbayar melalui aplikasi atau platform desain grafis yang menyediakan tools kebutuhan grafis untuk media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya, misalnya Canva.

Canva ini platform yang up to date lho. Template grafis yang disediakan benar-benar mengikuti tren warna dan desain yang sedang populer saat ini. Jadi teman Blogger tidak akan kesulitan jika ingin membuat kebutuhan grafis untuk keperluan blogging dan membuat tools untuk personal brand blogger teman - teman. Yang perlu teman - teman lakukan hanya memahami trend warna saat ini dan diaplikasikan ke desain grafis yang teman - teman buat.
Saya sendiri, pengguna setia canva, Uhuuyy, hehehe

3. Menambah Semangat Menulis Blog


Mempelajari tren warna dan desain memang bisa dibilang pekerjaan gampang - gampang susah, apalagi bagi blogger yang merasa, “ duh gue kurang banget euy sense of art nya “, lantas udah deh nyerah aja pake template yang ada yang penting kualitas konten.

Terus foto profil gak usah pake avatar, foto biasa aja di edit pake aplikasi yang bikin glowing 10 tahun lebih muda. Favicon? bikin pake canva aja deh, gampang kan? Feed blog? kan ada canva cuuyy. Semua masalah grafis untuk kebutuhan blogging beres dengan Canva! Lagipula, belum tentu dengan mengetahui tren warna dan desain saat ini terbukti menaikan angka PV.

Yess, itu benar. Belum ada analisa valid terkait menggunakan trend warna dalam atribut personal brand atau template blog terbukti mampu menaikan PV Blog.

Tetapi, sebagai blogger tentu kita ingin tampilan blog kita kekinian kan? Karena hal ini erat kaitannya dengan personal brand yang akhirnya berpengaruh juga terhadap identitas blogger. Kitapun sebagai pemilki blog jika memiliki blog yang tampilannya catchy dan enak di lihat tentu menambah semangat menulis kan?? seperti tampilan blog berikut ini yang pasti membuat saya betah dan semangat menulis di blog.







Semua gambar sumber dari https://99designs.com/



Jadi, its okay menggunakan platform penyedia template grafis, tetapi tidak ada salahnya jika kita mengetahui tren warna dan desain yang kekinian agar personal brand kita makin kuat.

Dan jika kita memilki dana lebih, membeli template blog yang mengikuti tren web desain akan menambah performa blog kita makin yahuud!! 

Kesimpulan

Mempelajari tren warna dan desain saat ini pada dasarnya dapat membantu meningkatkan performa blog dan personal brand blogger. Bukan hanya meningkatkan PV tapi juga memberikan kenyamanan kepada visitor dan menambah semangat bagi kita pemilik blog untuk menulis.

Tetapi, semua dikembalikan lagi pada blogger. Apakah mau mengikuti tren atau tetap dengan konsep dan pilihan warna yang disukai? semua sah-sah saja. 

Teman Blogger, semoga artikel artjoka kali ini bermanfaat ya. Next saya akan bahas mengenai trend warna 2021 sehingga teman - teman bisa mengaplikasikannya saat membuat grafis untuk kebutuhan blogging teman - teman.

Happy blogging.

sumber referensi :
https://www.pantone.com/
https://www.wgsn.com/
https://x2zkom3ctwgbm5pgxgdqswjlfq-nqtbbxgkbb4p4-en-m-wikipedia-org.translate.goog/wiki/Ascential
https://translate.google.com/translate?u=https://en.wikipedia.org/wiki/WGSN_(trend_forecasting)&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp&prev=search
https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2941757/pentingnya-sebuah-warna-bagi-para-pelaku-industri-kreatif
https://tirto.id/sejarah-pantone-menjadi-institusi-penentu-tren-warna-tiap-tahun-eqnq
https://id.wikipedia.org/wiki/Mode
https://id.wikipedia.org/wiki/Warna
https://99designs.com/blog/trends/web-design-trends/





27 komentar:

  1. Setuju akutuh, warna template memang jadi daya tarik. Duh, baca ini jadi pengen ganti template akutuh, wkwk..

    BalasHapus
  2. Lagi syuka sama nuansa teracota hiii.. Kira2 nyambung nggak ya sama tren 2021? Heuheu

    BalasHapus
  3. Wah harus belajar banyak tentang tren warna blog tahun 2021. Blog yang personal branding meningkat memang dibutuhkan banget. Tks informasi yang sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  4. Wah, bener juga sih, dengan mengetahui tren warna bisa nambah pv, pembaca jadi lebih betah membaca artikel kita

    BalasHapus
  5. Aku udah planning untuk pasang template blog yang berbayar mba sekalian pas beli domain. Seneng banget dapet info tren warna ini. Jadi nanti pas aku beli gak asal beli template aja tapi merhatiin warna nya juga. Terima kasih yah mba ;)

    BalasHapus
  6. Wow seru banget. Saya tunggu info tren warna 2021 ya mba Eka.. Seneng banget pasti kalau punya blog dengan desain dan warna kekinian. Makin semangat ngeblog dan nggak henti-henti memandangi blog sendiri. Hihi

    BalasHapus
  7. Aku setuju, kak. Untuk pelaku bidang seni, blogger, dan industri kreatif lain, penting banget mengetahui dan update soal tren warna. And yes, canva membantu banget dengan designnya yang mengikuti tren. Tinggal kita modif sesuai keperluan kita.

    BalasHapus
  8. Ulasannya nambah wawasan nih. Menunggu lanjutan artikelnya ah, penasaran pengen tahu dengan trend warna 2021iru seperti apa dan bagaimana ya...

    BalasHapus
  9. Warna juga menjadi bagian dari blog identity kita. Tapi saya sendiri nggak terlalu suka yang warna-warni untuk blog. Lebih senang hitam dan putih, lalu ada aksen-aksen tertentu berwarna biru dan kelompoknya

    BalasHapus
  10. Wuaaa trus tiba2 inget klo aku udah bbrapa tahun ga ganti template blog. Entah itu udah termasuk jadul atau ga 🙈🙈 Tp aku masih suka sama warnanya krna memang itu warna2 favorit aku 😁 Jd walaupun udah jadul, setidaknya masuk ke poin ke 3 itu, bikin semangat menulis 😂 Hehehhe..
    Makasi sharingnya Mba Eka. Baru ini kayaknya aku baca tulisan tntng dampak warna terhadap blog. Keren 😍

    BalasHapus
  11. keren ya? Mereka meriset luar dalam (maksudnya dari segi psikis juga), sehingga menghasilkan warna yang disukai

    tahun tahun terakhir ini sungguh berat, warna warna pastel bikin suasana hati jadi adem

    BalasHapus
  12. wah iya, warna template blog emang berpengaruh ya mbak
    klo aku suka yg warna warna pastel

    BalasHapus
  13. Daku ganti template sih sepertinya belum, karena sayang html nya nanti banyak yang berubah, tapi kalau ganti warna boleh juga nih walau sih tetep harus ada unsur warna kesukaan, si biru, haha

    BalasHapus
  14. wah saya ganti warna template nggak pakai ikutin trend, mbak. heu. kirain trend warna ini cuma berlaku buat dunia fashion ternyata di dunia blog juga berlaku yaa

    BalasHapus
  15. setuju banget nih Mbak, kalau warna template itu memang sangat mempengaruhi kenyamanan user deh, kan ssakit mata juga nih kalau dikasih warna yang gelap mulu atau yang monoton padahal lagi ngetrendnya warna soft (misalnya)

    BalasHapus
  16. Aku sih bukan pengikut yang lagi tren sihh. Buatku yang mana nyaman sama enak dilihat uda cukup.
    Lebih ke warna yang netral aja sihh keseringannya.
    Berhubung akunya pun bukan tipe yg cari tahu apa2 yg lagi tren, terutama sama warna :)

    BalasHapus
  17. waah mbak, terima kasih infonyaaa, emang yaaa jadi blogger nih ggak cuma asal nulis-nulis ajaa hehehee.. yg lain-lain jg kudu jago :)

    BalasHapus
  18. kalo ngeliat pallete warna yang seragam, enak diliat, sukakk, sampe kadang aku mikir kok bisa ya maduin warna bisa secakep itu. tapi pas giliran aku yang maduiin kayaknya kok biasa aja
    ga ahli juga dalam hal padu padan warna
    apalagi pas kena koding warna di web, awalnya bingung, ini apaan yak hahaha

    BalasHapus
  19. Aku baru tahu loh sampe ada perusahaan khusus yg memprediksi warna dan design yg akan jd trend ke depan :o.

    Aku pikir selama ini, itu muncul Krn orang2 ato kreator berpengaruh seperti para designer baju dan kreator semi lainnya yg membuat suatu karya dan ternyata booming :D. Ternyata bukan yaaa :).

    Baguus artikelnya mba, jd nambah insight :)

    BalasHapus
  20. Halo kak Fanny,
    Iya kak, sebetulnya aku juga tau nya hanya Pantone, setelah aku riset ternyata ada WGSN yang juga menjadi perusahaan penentu tren. Nah tren yang dikeluarkan oleh WGSN inilah yang kemudian diikuti oleh para trebdsetter, designer dan pemgusaha.

    Terimakasih kembali kak, Alhamdulillah saya senang artikel ini bisa memberi insight ❤️❤️

    BalasHapus
  21. baru tau kalo pantone itu perusahaan. Kirain semacam term gitu wkwkwk
    Makasih kak eka! Artikelnya menariiikk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa kak awalnya dulu juga aku kira malah merk cat tembok! wkwkwkwk. ternyata eh ternyata bukan kaann? heheheh

      sama - sama kak

      Hapus
  22. Ya ampun aku seneng banget Teh membaca artikel ini. Nggak nyangka juga ternyata ada institusi khusus yang jadi kiblat tren warna ya?! Kupikir ya kembali ke masing2 creator untuk bikin produk yang punya niche masing2 lho...

    Btw, salah satu alasan aku belum punya template berbayar, karena aku bosenan orangnya. Beberapa bulan sekali masih suka gonta ganti template dan warna sesuai mood :D so far, yang gratisan masih mengakomodasi sih hehehe. Dan menurutku yg gratisan juga masih uptodate lah untuk syle dan tone warnanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ada institusinya yang jadi kiblat dan penentu pasar, hehehe
      aku juga sih belum beli yangpremium dan sesuai tren, hobi kita sama kayanya, gonta ganti template, hihihihi

      Hapus
  23. Aku lagi suka juga teh mempelajari warna ini. Sayangnya masih suka suka, jadi kayaknya belum nemu yg klop utk personal branding. Teh eka foto blognya skrg ga pake canva alasannya knpa teh kalau boleh tahu? Apa biar lebih sederhana dan minimalis atau gmna?

    BalasHapus
  24. Selama ini milih warna cuma berdasarkan warna kesukaan.padahal harusnya sesuai yang Mbak Eka tulis , menyesuaikan tren warna dan juga memperhatikan makna di balik warna.

    Btw aku tahu istilah 'Pantone' dari sepupu yang kuliah arsitektur. Kukira pantone artinya semacam palet warna, ternyata nama perusahaan ya 😆

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan bijak, relevan dengan isi artikel, tidak meninggalkan link dan tidak ditulis anonim ( atau saya hapus). Terimakasih

All illustrations created by artjoka. Diberdayakan oleh Blogger.