Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan


sleep challenge

 Detox tubuh


Detox Tubuh Secara Alami Sekarang Sebelum Terlambat. Ngeri gak sih baca judulnya? hihihi. Harus ngerasa ngeri dong. Soalnya berhubungan dengan kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Memang apa sih yang jadi semuanya terlambat kalau gak detox? Sakit dong say! emang mau? pasti gak lah. 

Lantas apa hubungan detox dengan kesehatan? Yuk kita bahas.

Detox Tubuh Itu Apa Sih?


Detox tubuh itu apa sih artinya? kalau melihat definisi dari wikipedia sih gini katanya,

Pada fisiologi, detoksifikasi (bahasa Inggris: detoxification, detox) adalah lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresi molekul toksin. Detoksifikasi terbagi menjadi 3 klasifikasi menurut golongan substratnya yaitu alkohol, obat-obatan dan zat metabolik.

Secara umum detox tubuh itu artinya membersihkan tubuh dari segala macam racun yang ada di dalam tubuh kita. Sebetulnya, detox ini biasa dilakukan oleh tubuh setiap hari melalui hati, usus besar, ginjal, paru-paru, dan kulit. Tetapi setiap organ tubuh penting ini memiliki kapasitas memproses menetralisir racun, jika melebihi bebas akan timbul masalah dalam tubuh, Seperti sakit hati, batu empedu dan gatal - gatal pada kulit. untuk kasus yang berat bisa terjadi sindrom usus. wah ngeri ya.

Racun ini darimana sih datangnya? dari makanan yang kita makan dan juga dari lingkungan, seperti :
  • Obat - obatan
  • Polusi Udara
  • Zat Kimia
  • Zat pengawet makanan
  • Pestisida dari sayuran
  • Makanan yang dibakar
  • Makanan yang digoreng dengan minyak berlebih
Nah sekarang udah ada bayangan kan kenapa kita perlu melakukan detox tubuh kita dari racun? sekarang coba kita uraikan tugas dan fungsi organ pengurai racun dalam tubuh kita yuk, agar kita lebih peduli terhadap organ tubuh kita yang satu ini.

Organ Tubuh Yang Bertugas Menetralisir Racun


1. Sistem Pencernaan

Percaya tidak kalau saya bilang sistem pencernaan kita ini subhanallah amazingnya? harus ya. Karena sistem pencernaan kita memiliki sistem detox tubuh dan ekskresi yang melindungi tubuh dari racun berbahaya. Tetapi tentu ada batasan jumlah racun yang bisa diuraikan oleh sistem pencernaan lho. Yuk bantu sistem pencernaan kita dengan mengkonsumsi serat minimal 30 gram /hari 

2. Hati

Saya yakin Allah udah ngasih kita seperangkat sistem tubuh yang lengkap untuk mendukung kehidupan kita. saya gak bisa berhenti kagum dengan fungsi dan cara kerja hati dalam menetralisir racun dalam tubuh kita. Jadi begini ya sistem kerja hati dalam mengurai racun. 

Pertama, makanan dan minuman, atau obat yang masuk ke dalam tubuh kita melalui saluran pencernaan akan masuk ke lambung dan usus. di sini makanan akan dicerna lalu zat-zat tersebut akan diserap oleh usus lalu akan masuk ke dalam pembuluh darah usus. 

Kedua, zat - zat yang sudah di uraikan di lambung dan usus tersebut akan dibawa oleh darah dan dialirkan ke hati. Nah disinilah tugas penting si hati. 

Ketiga. Organ Hati memiliki sel khusus yang mampu menghilangkan zat racun yang disebut sel kupfer. Saat bertugas, Sel kupfer akan menetralisir racun dalam darah dan bekerjasama dengan Xenobiotik, yaitu enzim dan zat kimia khusus. Setelah proses kerjasama kedua sel ini usai, enzim dan zat kimia yang mengandung detox dan telah diuraikan akan dikeluarkan melalui urine. 

Sama halnya dengan sistem pencernaan, hati juga punya kapasitas menetralisir detox dalam tubuh kita. kalau terus digempur dengan racun berlebih lama - lama hati akan mengalami kerusakan. 

yuk bantu hati kita agar berfungsi dengan baik demi kesehatan kita juga. Kita bisa melakukan detox selama 7 hari atau mengkonsumsi makanan berikut ini dalam menu makan kita sehari - hari :
  • Oatmeal
  • Kopi ( bukan kopi susu atau latte ya )
  • Bawang putih
  • Anggur
  • kacang - kacangan
  • Buah seperti : Alpukat, Pisang , Lemon , Pepaya ,Semangka
  • Sayur seperti : Brokoli, kangkung, sawi dan wortel
  • Beras merah
3. Kantong Empedu

Seperti yang saya uraikan diatas, jika hati mendapat beban kerja yang terlalu berat, maka racun akan dilepaskan di kantong empedu, jika tidak melakukan detox maka hal ini dapat mengakibatkan penyumbatan organ dan menghasilkan batu empedu.

saya sendiri punya pengalaman kurang enak dengan batu empedu, pernah terdiagnosa kena batu empedu. dan rasanya gak enak banget. sampai diet selama dua tahun. Tapi saya kena sakit ini bukan akibat kelebihan lemak atau kebanyakan racun dalam tubuh, melainkan efek hormon kehamilan. Ini juga berpengaruh ternyata.

Tapi diluar soal kehamilan, batu empedu biasanya sering terjadi pada mereka yang sering mengkonsumsi makanan dengan tingkat kolesterol dan lemak tinggi serta jarang mengonsumsi cukup serat.

satu lagi kehebatan empedu, yaitu sebagai bakterisida. Mikroba paling sering masuk ke dalam tubuh kita lewat makanan dan jumlahnya tidak terhitung. oleh sebab itu, yuk bantu empedu untuk lebih giat lagi menjadi bakterisida dengan tetap menjaga imun tubuh dan sistem pencernaan agar empedu tetap mampu menciptakan kondisi basa untuk mematikan atau menghambat perkembangan mikroba dalam tubuh kita. 

Juga jangan lupa untuk selalu minum air putih sesuai takaran , perbanyak mengkonsumsi sayuran dan hindari makanan dengan kadar lemak tinggi. 

4. Ginjal

Sama halnya dengan hati, ginjal juga memiliki unit penyaringan detox yang disebut nefron. Dalam setiap nefron terdapat pembuluh darah halus yang disebut glomerulus dan ini tersambung ke tubula. Darah yang telah berisi sisa toxic dari hasil netralisasi di hati dan empedu akan mengalir memasuki glomerulus lalu disaring lewat tubula. Mineral akan diserap dan racun akan dibuang.

Percaya tidak? ginjal bekerja selama 24 jam menyaring air dan racun sebanyak 113 - 144 liter darah dan 1-2 liter urine. 

Yuk bantu ginjal untuk tetap bekerja dengan baik dengan banyak mengkonsumsi air putih, mengkonsumsi sayuran berdaun gelap, ubi jalar, buah beri, apel dan bawang merah/putih. 

Yuk Detox tubuh sekarang juga sebelum Terlambat

Sebelumnya saya mau mengucapkan selamat tahun baru semua. Tahun baru udah bikin resolusi kah? apa sih resolusinya? sharing dong. Ada gak sih yang resolusinya pengen BB turun? atau hal yang sederhana seperti mulai hidup sehat? kalau ada ngacung dong, hehe. 

Kenaikan berat badan atau BB juga ternyata salah satu tanda tubuh kita perlu detox lho. selain kenaikan BB ada juga tanda lain kalau tubuh kita memerlukan detox tubuh, yaitu :
  • mudah lemas
  • hilang konsentrasi
  • kulit gatal - gatal
  • wajah berjerawat
  • Mudah mengantuk
  • Mood swing
  • Bau badan/mulut
Adakah salah satu atau beberapa tanda - tanda di atas? Detox tubuh Yuk barengan. Selain alasan kesehatan yang sudah jelas, saya juga pengen nih kembali menurunkan BB yang setahun ini naik drastis sampai 65kg! fantastis. ini BB terbesar dalam hidup saya. walau saya sering mengeluh BB naik, langkah agar si BB turun hanya sebatas angan karena kalah sama mie instan dan gorengan, wkwkwk.

Entah kenapa berat sekali mau mulai diet. minimal detox lah. Mau zumba juga maju mundur. Tiba-tiba males aja. Hanya Tanos walking challenge penyelamat saya agar ada gerak walau sedikit dan itu hanya seminggu sekali! what?? iyess. Males banget ya saya. 

Tapi walau begitu saya masih membutuhkan detox tubuh nih biar tubuh saya gak kebanyakan toxic nya. jadi saya pengen at least sebulan sekali saya detox tubuh selama tujuh hari. Dengan setidaknya saya tidak terlalu merasa bersalah banget nih sama tubuh, hehe. sungguh niatan yang kurang baik ya tapi setidaknya ini hal kecil yang sangat realistis yang bisa saya lakukan untuk hidup lebih sehat.

Daripada diet gak jalan kan setidaknya bisa di mulai dari detox tubuh selama tujuh hari. iya kan?

By the way, tadi saya bilang di atas mau mengajak detox tubuh barengan ya? ada yang penasaran gak detox barengan itu kaya gimana? 

Mumpung nih, Tanos ngadain tantangan baru bulan Januari 2021 ini saya mau detox tubuh seminggu. Gak terlalu berpengaruh mungkin terhadap penurunan BB  tapi setidaknya selama seminggu ini saya bisa menjaga asupan makanan ke dalam tubuh dari semua makanan yang digoreng, gula berlebih dan juga garam. 

Karena dulu saya pernah diet cukup ketat, saya jadi ada bayangan seperti apa sih pola makan sehat yang harus dilakukan agar BB bisa turun selama tiga bulan. Tapi karena saya tipe orang yang agak susah konsisten padahal udah di buat jadwal seketat mungkin, sepertinya saya gak cocok diet deh! hahaha

Tanos Eat Clean Challenge


Udah gak asing kan dengan nama Tanos? udah wara-wiri setengah tahun nih soal mengajak teman - teman untuk melakukan berbagai macam tantangan.

Kali ini Tanos mau mengajak kita semua untuk menantang diri sendiri makan sehat dan bersih dalam rangka menjaga kesehatan dan proses detox tubuh dalam tubuh.



tanos eat cleaning challenge


cara detox tubuh



Yuk saya mengajak teman - teman semua untuk ikutan tantangan ini selama tujuh hari saja. Pasti bingung kan dengan meal plan dan gimana sih cara eat clean itu? tenang, nanti akan ada anjuran meal plan dan tips dan triknya yang akan di share di akun instagram @tanos.challenge

Cara Ikutan


Kalau teman - teman mau ikutan tantangan ini, caranya mudah. Tinggal repost feed berikut dan mengisi G form di SINI

TANOS


Lewat tantangan Tanos kali ini sih saya berharap kedepannya seminggu sekali dalam sebulan saya bisa tetap konsisten melakukan detox tubuh. Karena jujur, saya takut empedu saya kembali kambuh dan saya kembali merasakan trauma episode kambuh. Saya tidak mengambil langkah anjuran dokter untuk operasi pengangkatan kantong empedu dikarenakan waktu itu si bungsu masih bayi dan anxiety separation nya parah banget. Jadi saya mengambil langkah pengobatan alternatif selama dua tahun. alhamdulillah episode kambuh gak pernah datang lagi sampai sekarang.

Beberapa tantangan di Tanos seperti walking challenge dan drink water challenge cukup banyak membantu saya untuk selalu ingat menjaga kesehatan tubuh saya walau pelaksanaannya masih belum konsisten seratus persen. Tahun ini saya benar - benar ingin melakukan hidup sehat. Karena dengan semakin bertambahnya usia, sekarang makin yang terasa sakit, seperti sakit pinggang lah, mudah lelah, mudah mengantuk dan badan mengalami kenaikan berat badan yang gak masuk di akal. Hal ini ternyata disebabkan saya jarang melakukan olahraga yang tetap dan masih ala kadarnya ( suka- suka saya saat ingin ) dan pola tidur yang tidak teratur serta jumlah asupan makanan yang gila-gilaan.

Tips Cara Detox Tubuh Sederhana


Idealnya sih sebelum melakukan detox tubuh kita hitung dulu kebutuhan karbo, protein dan lemak harian. Bagaimana caranya? teman- teman bisa berkunjung ke artikel saya tentang tips diet ya. Disana ada bagaimana cara menghitung kebutuhan Karbo dan lain sebagainya.

Setelah menghitung jumlah karbo yang disesuaikan dengan jenis kelamin, usia, berat badan saat ini nanti akan keluar angka berapa berat badan idel yang sesuai dnegna jeni skelamin dan usia. Lalu ada muncul angka anjuran asupan karbo harian. Dari sini akan mudah bagi kita menghitung jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh kita.

Tetapi, kalau masih dirasa terlalu ribet. teman- teman bisa melakukan tips sederhana berikut.Tips sederhana ini bisa dijadikan panduan untuk tantangan makan sehat nya TANOS minggu depan. Kita mulai dari hal yang sederhana dan lakukan setiap hari selama 7 hari, yaitu :

1. Sarapan menu sehat

Mulai sarapan dengan oatmeal, roti gandum, telur rebus dan buah apel. Masih terasa berat karena biasa sarapan nasi atau lontong kari, nasi kuning dna kupat tahu? yuk coba dengan sarapan hanya dengan 6 sendok nasi beras merah ditemani telur dan buncis/wortel rebus. 

2. Ganti cemilan snack dan minuman manis

Paling enak memang kalau ngemil itu seperti bakso, batagor, baso tahu dan gorengan. Untuk seminggu ini, berjuanglah untuk mengganti makanan surga itu dengan ngemil buah dan sayuran yang direbus seperti wortel dan labu siam. 

3. Minum air putih 2 liter sehari

Ini sih udah gak usah dijelaskan lagi ya, penting banget menjaga tubuh dari dehidrasi. Selain meningkatkan konsentrasi juga membantu proses netralisasi racun oleh hati, empedu, ginjal dan usus tentunya

4.Berpuasa

Nah ini nih, selain bisa membersihkan tubuh dari racun, puasa juga bernilai ibadah kan? jadi sekali mendayung dua pulau terlampaui. hehe

5. Olahraga

Dulu waktu saya rajin banget zumba tiap hari, badan terasa ringan dan gak mudah pegal. Ini ternyata benar ya, dengan rajin berolahraga maka peredaran darah akan lancar dan tidak akan mudah pegal. Hebatnya lagi, dengan olahraga makan proses detoksifikasi juga akan lancar.

Gak harus zumba seperti yang saya lakukan, senam irama 15 menit atau senam SKJ juga cukup. Atau Ikutan tantangan Tanos walking challenge yang hanya jalan kaki selama 20 menit. Tapi ingat ya, selesai walking challenge jangan jajan gorengan dan serabi, wkwkwk

Contoh Meal Plan Selama Tantangan Tanos Clean Eat Challenge

Contoh meal plan berikut bisa teman - teman ikuti selama mengikuti tantangan makan sehat ya

Sarapan 
6 sendok nasi
1 butir telur rebus
segenggam buncis rebus
atau
semangkuk oatmeal + pisang/apel
Ngemil ( sekitar jam 10 pagi )
Buah - buahan : pepaya, semangka, naga, jeruk, pisang
smoothies
Makan siang
6 sendok nasi
1 Potong ayam ungkep tanpa kulit
segenggam wortel dan buncis rebus
Ngemil sore
Buah dan rebusan sayur 
( pepaya, semangka, buah naga, ubi jalar )
Makan malam ( di bawah pukul 7 malam )
6 sendok nasi
1 potong ayam ungkep
segenggam sayuran rebus

Menu ini bisa diubah dan diganti setiap harinya dengan berbagai jenis sayuran, sumber protein dan buah. Tapi yang jelas, semua makanan harus di rebus. walaupun jenuh dengan memakan rebusan yaah yang kuat ya! kan hanya selama tujuh hari, hehehe. pasti bisa lah. Kalau masih terasa berat, bisa menumis sayuran tapi hanya menggunakan 1 sendok makan minyak sayur saja ya. Berikut saya berikan contoh meal plan lengkap selama 7 hari.

meal plan


Ini hanya contoh ya, teman - teman bisa mengganti dengan sayuran, buah atau makanan favorit agar tidak jenuh dan masih ada selera untuk makan. 
Yuk kita detox tubuh sekarang

Tulisan ini diikutsertakan dalam minggu tema Komunitas menulis 
Satu Minggu Satu Cerita dengan tema : TANTANGAN
dan ODOP Indonesian Content Creator Day 4 tema : kuliner


Referensi :
https://fibre-first.com/sistem-pencernaan-sehat-untuk-detox-yang-optimal
https://www.suara.com/health/2020/08/01/075945/cara-detoks-7-organ-tubuh-bisa-usir-penyakit-dan-lelah?page=all
https://www.brilio.net/creator/11-cara-melakukan-detox-yang-tepat-untuk-mendapatkan-tubuh-sehat-0971f3.html
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4759196/catat-6-tanda-tubuhmu-sungguh-perlu-detox
https://www.nakedpress.co/blogs/stories/apa-itu-detox
https://www.liputan6.com/health/read/3766437/5-fungsi-empedu-pada-sistem-pencernaan-tubuh-manusia
https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/cara-detoksifikasi-mengeluarkan-racun-dari-tubuh/#gref
aplikasi halodoc
Ilustrasi oleh artjoka

Halodoc solusi Konsultasi dengan Dokter Pilihan Di Masa Pandemi. Pandemi. Satu kata yang mampu merubah dunia. Setuju? Saya setuju. Banyak hal yang berubah secara drastis akibat adanya pandemi. 

Saya berharap semoga secepatnya vaksin virus corona tersedia dan kami bisa hidup normal lagi. Karena saya percaya pandemi telah menjadi trauma tersendiri bagi kita semua. Termasuk saya. 

Situasi pandemi membuat saya enggan berobat ke rumah sakit besar dan menghindari tempat yang ramai. Sehingga jika saya atau anggota keluarga sakit, saya memilih konsultasi dengan dokter pilihan melalui web atau aplikasi Halodoc lalu berobat ke dokter praktek atau klinik. Seperti cerita saya berikut ini.

Berkat Pertolongan Halodoc

Bulan Mei yang lalu ibu saya sakit. Seluruh tubuhnya terasa ngilu, sakit dada dan muncul bintik merah di badannya. Persis cacar air. 

Saya langsung membawa ibu menemui dokter spesialis penyakit dalam di daerah Antapani. Dengan menggunakan masker dan sarung tangan serta memesan taxi online dengan fitur perlindungan Covid saya membawa ibu. Ketika datang ke klinik dokter tersebut kami di test suhu tubuh dan di suruh menunggu di luar. Pandemi ini semakin terasa mencekam apalagi ketika ibu mengalami sakit seperti ini.

Hasil pemeriksaan dari dokter tersebut cukup membuat saya kaget. Indikasinya ibu terkena sakit jantung atau sakit selaput paru. Sang dokter memberikan surat rujukan untuk ibu berobat ke rumah sakit besar dan melakukan tes rontgen thorax.

Hal ini membuat saya kalang kabut. Pasalnya kami menghindari berobat ke rumah sakit besar karena saat itu pandemi sedang di masa puncaknya. 

Dalam keadaan bingung agak tidak percaya dengan hasil analisa dokter spesialis penyakit dalam Antapani, akhirnya saya buka web Halodoc dan menggunakan fitur chat dokter untuk menanyakan kira - kira ibu saya sakit apa. Fitur chat dokter di Halodoc lengkap sekali. kita tidak hanya bisa berkonsultasi dengan dokter umum, tetapi juga konsultasi dengan dokter pilihan kita. 

Setelah konsultasi dengan dokter pilihan di Halodoc dan menjelaskan gejala sakit ibu saya, hasilnya ibu saya kemungkinan terkena cacar dan disarankan untuk segera menemui dokter terdekat. Ah saya sedikit lega. Dengan harapan benar ibu saya terkena cacar dan bukannya radang selaput paru, saya mencari klinik terdekat dengan rumah saya yang menyediakan fasilitas rontgen thorax dan EKG melalui web Halodoc. Hasilnya adalah Klinik Kimia Farma. Dengan sigap saya langsung menelpon pihak klinik Kimia Farma dan melakukan pendaftaran untuk rontgen esok hari. 

Lalu keesokan pagi harinya saya membawa ibu berobat ke Klinik Kimia Farma dan melakukan rontgen thorax serta EKG sekaligus daftar konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Alhamdulillah ternyata benar apa yang dikatakan dokter di Halodoc, ibu saya terkena cacar air tahap 2. Saya agak lega mendengarnya. Alhamdulillah setelah berobat ibu perlahan pulih dan sembuh.

Semua berkat konsultasi dengan dokter pilihan di web halodoc, sehingga ibu saya bisa saya bawa berobat ke tempat yang tepat.
 

Mengatasi trauma pandemi melalui Halodoc

Seperti yang saya ceritakan di atas, saya punya trauma sendiri dengan pandemi Covid ini, yaitu enggan berobat ke rumah sakit besar karena kekhawatiran terpapar virus corona. Saya sangat berharap sekali vaksin virus corona segera tersedia sehingga kita bisa kembali hidup normal seperti sebelum pandemi terjadi.

Tetapi kita tidak bisa selamanya hidup dalam ketakutan dan trauma bukan? akhirnya saya segera mencari tahu kabar terbaru mengenai ketersediaan vaksin virus corona di web Halodoc. Ternyata selain kita bisa konsultasi dengan dokter pilihan, Halodoc juga menyediakan informasi terkait perkembangan ketersediaan vaksin virus corona. Setelah membaca informasi di Halodoc terkait hal itu, trauma saya berangsur hilang dan digantikan dengan harapan yang cukup besar akan ketersediaan vaksin virus corona.

Menurut informasi di Halodoc, saat ini kelompok ilmuwan dari seluruh belahan dunia gencar mengerjakan vaksin virus corona. Dan tidak sedikit kelompok ilmuwan yang telah mengklaim menemukan vaksin virus corona. Hal ini tentu membawa angin segar berita baik dan pengharapan bagi kita semua. 

Vaksin virus corona telah dikembangkan sejak ilmuwan Cina berbagi urutan genetik virus dan daya tersebut disebarkan ke dalam database publik online. Hasilnya, kelompok ilmuwan dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) telah mengembangkan vaksin virus corona. CEPI merupakan organisasi non profit yang fokus mendanai pengembangan vaksin penyakit menular baru, termasuk vaksin virus corona. Kelompok ilmuwan yang sedang mengembangkan vaksin virus corona adalah sebagai berikut :
  1. Inovio Pharmaceuticals Inc. 
  2. Moderna Inc.
Namun kita masih harus bersabar karena walaupun saat ini vaksin virus corona sedang dikembangkan, vaksin tersebut masih harus melalui rangkaian uji klinis dan hal ini dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Proses uji coba pada hewan lalu pada relawan sangat perlu dilakukan. Tahapan uji klinis ini tentu bertujuan untuk memastikan bahwa vaksin virus corona memiliki efektivitas tinggi dan aman digunakan dengan nilai efek samping yang seminimal mungkin. 

Aplikasi Halodoc, mempermudah konsultasi dengan Dokter Pilihan

Aplikasi Halodoc


Sembari menunggu ketersediaan vaksin virus corona, ada baiknya kita tetap menjalankan protokol kesehatan selama pandemi dimanapun kita berada. Bukan hanya untuk kita dan keluarga tetapi juga untuk kita semua. 
Jangan malas menggunakan masker dan bersikap acuh hanya karena merasa sesak nafas. saya malah merasa aman jika keluar rumah menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Juga, jangan pernah lupa untuk sesering mungkin cuci tangan setelah keluar rumah dan hendak melakukan aktivitas apapun. 

Menjaga kesehatan juga penting dilakukan. caranya? makan makanan sehat dan bergizi serta tak lupa konsumsi vitamin. Halodoc juga menyediakan vitamin dan masker lho. jadi, selain kita bisa konsultasi dengan dokter pilihan dan mencari informasi seputar perkembangan vaksin virus corona, kita juga bisa mendapatkan informasi lainnya terkait kesehatan sekaligus membeli obat dan vitamin serta masker. 

Jika kita merasa tidak sehat, ada baiknya kita konsultasi dengan dokter pilihan di Halodoc terlebih dahulu sebelum berobat di dokter terdekat seperti yang saya lakukan, tujuannya sih agar kita merasa lebih yakin dan hilang semua kebingungan terkait kesehatan kita, hehe. 

Kita bisa mencari informasi di Halodoc melalui website resmi dan aplikasinya. Halodoc punya aplikasi? punya dong. Hal ini jadi mempermudah akses kita untuk konsultasi dengan dokter pilihan dan mencari tahu informasi kesehatan lainnya.

Caranya mudah sekali, kita tinggal download aplikasi Halodoc melalui playstore. Fitur yang tersedia di aplikasi Halodoc sama lengkapnya kok dengan di website resminya. 
Menurut saya sih ini lebih efisien ya, apalagi kalau kita sedang di luar rumah dan hendak mencari tahu informasi terkait kesehatan. Apa aja sih fitur di aplikasi Halodoc? 
  1. Fitur membeli obat
  2. Chat Dengan dokter
  3. Pengingat minum obat
  4. Sambungkan Asuransi Kesehatan
  5. Artikel terkait kesehatan
Aplikasi Halodoc juga memiliki fitur baru lho, apa saja sih?
  1. Halofit
  2. Kesehatan hewan
  3. Kalender menstruasi
  4. Kesehatan jiwa
  5. Paket Sehat
  6. Tes Covid - 19
  7. Kalkulator BMI

konsultasi dengan dokter pilihan
Fitur di Aplikasi Halodoc


Wah lengkap sekali ya fitur di aplikasi Halodoc. Saya sarankan segera download aplikasinya dan memanfaatkan seluruh fitur di aplikasi Halodoc untuk kebutuhan informasi kesehatan kita.

Salam sehat untuk kita semua.