Tanos Reading Challenge Day 1. Hari ini saya gak enak badan. Batuk pilek di puncaknya. Jadi, seharian praktis dan saya gogoleran dan nemenin anak sambil nonton Drakor. Whaat!!!! Saya kembali menonton Drakor??? Dan bukannya baca buku? Elueh - eleuh, kabina bina ya saya! Wkwkwk

Maafkan saya, saya gak kuat nih lagi marathon Private Live udah eps 8, tinggal 2 episode lagi sambil nunggu si Drakor bersambung Minggu depan. Hahaha

Tapi, tentu saja saya baca buku dong. Tapi malem. Karena selepas ashar saya mulai beberes rumah setelah dari jam 9 pagi saya diem di kasur sambil sesekali cek sosmed dan blog sambil nonton Drakor.

Hari ini kakak mulai ngaji lagi di masjid. Karena covid, ngaji nya jadi hanya tiga kali seminggu yaitu setiap hari Senin, Rabu dan Jum'at. Selesai mandiin kakak lanjut mandiin Kilan dan lanjut cuci piring dan mandi. 

Lepas isya, bantu Kakak belajar baca dan nulis. Setelah itu makan malam dan akhirnya jam 20.30 tiba, waktunya bobo. Dan me time saya akhirnya datang. Lanjut nonton Drakor? Gak lah! Kan udah tamat tadi siang, wkwkwk

Book Of Today


Hari ini, saya baca buku yang udah dibeliin Pak suami sejak bulan Juni lalu. Belum juga tamat dibaca karena sejuta alasan yang intinya, males! hadeuh! kok baca buku bisa males sih? iya, saya agak kurang excited baca buku beberapa bulan kebelakang karena udah lama juga saya gak baca buku. 

anak juga manusia



Terakhir saya baca buku sekitar akhir tahun lalu, buku karya Paulo Coelho berjudul Sang Iblis dan Nona Prym. Itupun buku milik Pak suami semasa kuliah dulu sebagai salah satu bahan mata kuliahnya. 

Jadi, buku apakah yang saya baca di Tanos Reading Challenge Day 1? Anak Juga Manusia karya Angga Setyawan . Saya tahu buku ini karena pengikut setiap akun IG Anak juga Manusia. Pernah ikut kulwap nya juga beberapa kali dan jadi tertarik aja kepengen beli bukunya. Karena saat itu saya masih bergelut dengan Inner child dan ghost parenting yang alhamdulillah sekarang sudah gak lagi. 

Saya mulai membaca pukul 21.40 sampai 22.00 ( sekitar 20 menit ) sebanyak 40 halaman sampai akhirnya tertidur karena ternyata ngantuk berat karena lelah beberes rumah tadi sore.

anak juga manusia



Buku ini disambut dengan testimoni dari beberapa orang terkenal yaitu artis Mona Ratuliu, Pendidik Munif Chatib dan Psikolog Aprilianto di Halaman pertama. Dilanjut dengan testimoni timeline nya akun twitter anak juga manusia. 

Lalu halaman berikutnya ada semacam kutipan yang mengingatkan bahwa anak adalah mahakarya Tuhan yang sempurna. Bagian ini agak menohok , oleh sebab itu bolehkah saya share ya kutipannya :


Anak - Anak
adalah Mahakarya Tuhan
Yang sempurna
Tidak ada yang pernah salah
dengan desain Tuhan
Semua anak terlahir suci.

Anak kita hari ini adalah serangkaian 
apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan
jangan bermimpi untuk mendidik anak - anak
dengan baik, jika kita tidak mengubah cara-cara kita 
dalam mendidik anak, yaitu mengubah cara-cara kita 
memperlakukan anak dengan lebih baik

jangan bermimpi untuk mengubah cara-cara kita 
dalam memperlakukan anak jika kita tidak mau 
mengubah cara kita dalam memandang anak
jangan bermimpi untuk mengubah cara kita 
dalam memandang anak, jika kita tidak mau BELAJAR


Prakata dari penulis juga cukup mendalam. intinya tentang di awal pernikahan, kebanyakan pasangan hanya berfokus pada persiapan pernikahan yang sempurna yang hanya akan diselenggarakan selama satu hari, tetapi lupa akan persiapan mendidik anak yang prosesnya akan dijalani seumur hidup. Akibatnya, banyak pasangan yang kebingungan saat menjadi orangtua pertama kali.

Buku ini terdiri dari 26 Bab yang setiap bab memiliki judul dan tema yang menghantarkan kita pada bagaimana sih seharusnya kita sebagai orang tua dan bagaimana sih seharusnya kita memperlakukan anak - anak kita dengan memahami mereka sebagai manusia yang berproses. 

Di hari pertama ini saya baru menghabiskan empat bab, dan rasanya sudah tidak sanggup melanjutkan membaca karena banyak sekali bahan evaluasi dan perenungan. banyak sekali poin yang harus dicatat dan selalu diingat. 

Itulah pengalaman dan review saya di hari pertama Tanos Reading Challenge. Bagaimana dengan pengalaman pejuang Tanos lainnya hari ini ya? Yuk Kepo kesereuan mereka di IG @tanos.challenge


Pejuang Tanos















Winner Of Today

Selamat untuk Kak Fanny, pemilik Blog D'catqueen sebagai pemenangn hari pertama. Menurut saya dan kak renny, ceritanya menarik dan menambah insight bagi kami yang ikut membaca review buku yang dibaca kak Fanny di hari pertama Tanos reading challenge. Selamat ya















Kecanduan drakor? Lawan dengan Tanos Reading Challenge - Drakor udah jadi hantu gentayangan di kehidupan saya beberapa bulan terakhir ini. Rasa kecanduan drakor ini melebihi ketagihan saya akan bakso, keju, Thai tea dan bobo siang, hihihihi. Saat santai, saya milih nonton drakor ketimbang tidur siang apalagi baca buku.
Ditambah sekarang ini drakor makin banyak yang baru - baru dan bagus pula. Soal aktor, Bae Suzy, Kystal, Choi Jin Hyuk, Lee Dong Wook, dan beberapa pemain terkenal lainnya yang bukan hanya akting tapi juga jalan cerita bagus banget. Mulai dari soal Zombie, perjalanan lintas waktu, konspirasi politik sampai kisah cinta dibalut penipuan.  Saya malah lagi marathon nih nunggu drakor terbaru. Sebut saja  Tale Of The Nine Tailed, Kairos, Search, Private Live, The Penthouse dan Start up.
Sebelumnya saya baru aja sedih karena  kisah Park Bo Gum udah tamat di Record Of Youth begitu pula kisah perjuangan seorang ibu yang di tuduh membunuh suaminya di Lies Of Lies. kesedihan saya itu terhibur dengan drakor baru yang bermunculan yang gak kalah seru, hahahaha.

Ampun kan kecanduan saya sama drakor ampe segitunyah???
Dulu sih saya hobi banget nonton film hollywood dan ogah nonton film lain. Tapi sekarang film hollywood kalo bukan Box Office rata- rata filmnya bikin ngeri dan pengen muntah. Genre horror, pembunuhan sampai psikopat merajalela. Ada sih yang menghibur, tapi gak bisa lepas dari scene wikwik. kan ya....males banget nontonnya! wkwkwk
Kembali ke soal membaca, saya sering sih membaca .... tapi buku cerita anak  yang saya bacain sebelum anak - anak  tidur atau saat mengajari Keenan belajar membaca. 
Tapi membaca buku pribadi dengan target pribadi, sudah lupa rasanya entah kapan terakhir saya baca buku dengan lahap. Masalah waktu me time yang sedikit dan efisiensi waktu untuk menghibur diri akhirnya drakor menjadi pilihan saya mengisi waktu istirahat saya.
Hal ini bukan tanpa akibat lho, ya itu tadi akibatnya yaitu jadi kecanduan drakor. Saya mau coba nih, melawan kecanduan drakor ini dengan  memaksa diri sendiri untuk membaca buku dengan bantuan  program Tanos terbaru, yaitu TANOS READING CHALLENGE. 
Selain karena kecanduan drakor, challenge ini juga di hadirkan agar kita paksakan diri kita setidaknya beberapa menit saja dalam sehari untuk membaca buku. Cuman 15 menit lho dalam 24 jam waktu yang kita punya dalam sehari, masa gak bisa? iya kaannn? anggap aja baca bukunya sambil nemenin anak main tanah, main dilapangan atau sambil nyuapin. Asal jangan sampai salah masukin nasi aja yang harusnya ke mulut ini malah ke idung saking terlalu fokus ke Hp! aku pernah soalnya kaya gitu! hahahahaha
Begitulah kira-kira pemikiran saya dan kak Renny waktu bikin ide challenge Tanos bulan ini.
Alasan seriusnya sih, udah jelas ya banyak banget manfaat dari membaca ini. karena membaca itu penting sekali bukan? Apalagi bagi kita yang mengaku seorang blogger atau penggiat literasi. Masa iya sih blogger tapi jarang baca buku?? maluu kan, hihihihi.

Pentingnya Membaca Buku


reading challengeTau gak, Siapa salah satu idola saya di dunia literasi ? adalah penulis buku fenomenal Harry Potter, Yaitu J.K Rowling. 

Kekaguman saya terhadap seorang J.K Rowling adalah karena kegigihan dan kejeniusan beliau dalam membuat kisah Harry Potter.

Saya sempat membaca kisah perjalanan seorang J.K Rowling bagaimana dia menjalani hidupnya sebagai seorang penulis sembari mengasuh anak semata wayangnya Jessica waktu itu. sementara dia seorang ibu tanpa suami. Saya yakin berat rasanya, tetapi J.K Rowling termasuk ibu yang gigih dan pantang menyerah. 

Keinginan J.K Rowling  begitu kuat untuk menjadi seorang penulis walau hidupnya bisa dikatakan ambyar secara emosional dan finansial. Sampai akhirnya dia merampungkan Harry Potter dan sekarang, menjadi penulis terkenal dan masih produktif menulis. Salah satu kesuksesan J.K Rowling adalah karena, ia tidak pernah malas untuk membaca dan saya yakin beliau akan melawan rasa malas membaca saat jenuh datang. 

That’s the point. Membaca bukan hanya sebagai sarana menambah pengetahuan tapi juga inspirasi dan beberapa point dibawah ini, yaitu : 

1.  Menjaga dan Mencegah Penyakit di Otak

Saat kita masih muda, otak masih memiliki sel - sel yang segar. Sementara semakin kita bertambah usia, tidak demikian.Membaca buku ternyata dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan otak seperti sering lupa, pikun sampai Alzheimer ( Penelitian oleh jurnal Proceeding of National Academy of Sciences pada tahun 2001 ). Dengan kita sering membaca buku maka mental daya ingat akan terangsang sehingga penurunan daya ingat akan berlangsung lebih lambat.

2. Membuat Rilex

Ada sebuah hasil  penelitian di Mindlab International, University of Sussex tahun 2009 yang menyatakan  bahwa membaca merupakan salah satu solusi mengatasi  stres. 

3. Memperpanjang usia

Sebuah riset di Yale University menyatakan bahwa meluangkan waktu 30 menit dalam sehari untuk membaca buku dapat menurunkan risiko kematian hingga 20 persen dalam 12 tahun ke depan. 

4. Mudah memahami perasaan orang lain

Membaca dapat diibaratkan seperti menyelam kedalam sebuah kisah dan ikut tenggelam di dalamnya. Hal ini secara tidak langsung dapat  memperkuat kemampuan untuk membaca pikiran. sehingga dengan kata lain,  membaca buku dapat menumbuhkan rasa empati terhadap lingkungan sosial dan rasa kemanusiaan. Yang mana, nilai kepekaan terhadap lingkungan dan kemanusiaan ini  menjadi penting untuk ditularkan kepada anak sejak usia dini.

Itulah 4 manfaat penting membaca baik bagi kesehatan maupun mental. Kalau buat saya pribadi sih, asyik aja gitu kalau udah membaca. Seperti masuk dunia lain dan kalau membaca buku yang mirip - mirip Mark Manson gitu suka jadi semangat dan terinspirasi buat hidup lebih baik. 

Tanos Reading Challenge

Jadi, seperti apa sih tantangan membaca ala Tanos kali ini? jadi caranya sangat sederhana sekali. 

Seperti yang saya sebutkan di atas, challenge ini hanya memakan waktu 15 menit aja dalam sehari. Buku apa aja yang harus dibaca? apa aja! Bebas! mau buku tentang keuangan, buku sekolah, majalah, buku cerita anak dan e book. bebas. asal bukan buku hutang ya, wkwkwkwk.

Setelah kita baca, lalu segeralah sombongkan diri dan congkak keseruan membaca mu di IG. Bukunya di foto dan diberi caption tentang pengalaman selama membaca, review buku, berapa lama baca dan berapa halaman. 

Hanya itu saja! mudah banget kan???



tanos reading challenge

tantangan membaca

hobi membaca

kecanduan drakor

hobi membaca buku

Seperti challenge sebelumnya, kali ini Tanos juga membuka partisipan bagi siapa saja yang mau ikutan tantangan ini. Biar apa sih pake acara mengundang peserta segala? ya biar seru atuh acara programnya. Lagipula, kebiasaan baik kan lebih baik kalo di sebarluaskan dan dilakukan bersama - sama. pasti besar manfaatnya.

Alhamdulillah nih, total ada 12 orang ( termasuk saya dan kak Renny ) yang bergabung dengan challenge ini. 


tanos reading challenge


reading challenge



Tunggu kabar dari saya dan partisipan yang lain setiap harinya ya. pasti seru nih. Oh iya bagi yang mau ikutan, boleh banget lho walau challenge akan kita mulai besok. 

Yuk, lebih giat lagi membaca dan tetep kecanduan drakor (*eh) hihihihi. Jangan atuh ya, gak apa - apa tetep nonton drakor juga tapi diminimalisir aja jangan sampai kecanduan drakor. Bagi waktunya dan berimbang. Agar membaca tetep bisa jalan.

Oia , bagi yang kepo kebangetan soal challenge ini, bisa cuzz meluncur ke IG Tanos.challenge  ya. Terus jangan kepo aja, tapi juga daftar ya, hihihi

Happy reading ya. 

Tulisan ini ikut serta dalam Minggu tema : MELAWAN 

yang diadakan oleh Komunitas 1 Minggu 1 Cerita








Sepatu Favorit Sepanjang Masa saya adalah sneaker converse. Mudah ditebak gak sih? hehehe. Sebetulnya dari sejak sekolah sih, jaman masih pake sepatu sneaker yang wajib itu yang merk compass yang belakangan jadi ngehits sampai harganya mencapai 10 juta per pasang. Padahal dulu mah jaman saya sekolah masih kisaran 12ribuan, hihihi.

Kenapa sih sepatu sneaker converse jadi sepatu favorit sepanjang masa bagi saya? karena kesannya rebel gitu dan keren, hahahaha. Jadi walau sudah emak - emak saya tetep sih suka pake sepatu converse kalau jalan - jalan. Termasuk olahraga. Eh tapi, si sneaker ini masuk kriteria sepatu olahraga bukan sih?? yuk yuk kita cari tahu

Jenis - Jenis Sepatu Olahraga


Ayo ngacung dong siapa yang suka olahraga? pasti semua suka kan ya, minimal jogging lah. Sepatu jenis apa sih yang teman- teman suka pakai untuk olahraga? sudah tau belum sih jenis - jenis sepatu olahraga itu apa saja? yuk kita cari tahu apakah sepatu - sepatu di bawah ini masuk kedalam kategori sepatu favorit sepanjang masa teman - teman?

1. Sepatu Untuk Berjalan


Tanos Walking Challenge masih berjalan lho, ayo Untuk mendukung aktivitas Tanos walking challenge ini, yuk pilih sepatu untuk berjalan yang paling nyaman dan sesuai selera. Apa sih kriterianya? sederhana saja, pilihlah sepatu yang ringan tapi lebih kaku di bagian depan agar jari kaki nyaman saat berjalan.

2. Sepatu untuk Lari


Mungkin kedepannya, Tanos akan mengadakan challenge lari. Nah persiapkan Yuk dari sekarang sepatu khusus buat lari. Apa sih kriteria dari sepatu lari ini? Sepatu lari haruslah memiliki desain sepatu yang mampu menyerap guncangan saat kita lari juga terasa ringan dan mampu menjaga keseimbangan kita saat lari. 

Bisanya merk sepatu lari yang terkenal sih Nike, Adidas dan Reebok. Soal harga? yah sesuai dengan kualitas desain dan material ya...pasti mahal, hehehe. Tapi kalau mau mencari produk lokal juga banyak, soal kualitas? gak kalah lho. Sebut saja merk Ardiles, Piero, Spec, Eagle dan Tomkin. Saya sendiri penggemar sepatu lari merk Eagle sejak jaman SD sampai kuliah.

3. Sepatu Fitnes dan aerobik


Saya suka zumba nih, udah pasti harus pake sepatu khusus. Gak bisa pakai converse, karena sakit. Jadi apa sih kriteria sepatu untuk aerobik atau fitness? yang utama adalah sol sepatu harus tebal untuk meredam aksi loncatan dan goncangan selama senam. sepatu juga memiliki material mudah menyerap keringat dan tentu saja saat digunakan pas di kaki. dan tingginya mencapai pergelangan kaki kita. 

4. Sepatu Sepak bola


Sepatu ini dikenali dari bagian luar solnya yang memiliki grip paku. Fitur ini dibuat agar pengguna dapat mengontrol pergerakan kaki saat berlari di lapangan berumput. Sepatu ini khusus didesain agar pemain sepakbola mudah berbelok, mengubah tujuan arah, mengoper dan menendang.

5. Sepatu Futsal


Ada perbedaan antara olahraga futsal dan sepakbola. Walau sama-sama olahraga menendang bola yang diperebutkan oleh dua team, futsal dilakukan didalam ruangan sementara sepakbola dilapangan. Melihat perbedaan tersebut, tentu penggunaan sepatu juga akan berbeda. Sepatu futsal memiliki desain yang merupakan penggabungan antara sepatu sepakbola dan sepatu badminton. 

6. Sepatu Tenis


Sepatu untuk olahraga tenis harus memiliki penopang setengah kaki dan melebar ke samping, sehingga memiliki cengkraman untuk pergerakan mendadak penggunanya. Jadi, sepatu ini memang dirancang untuk lari berpindah-pindah mengejar bola tenis. Sol sepatu tenis juga lebih ringan dan atasannya lebih tebal untuk menahan beban tubuh penggunanya.

7. Sepatu voli


Sepatu untuk kegiatan olahraga voli harus memiliki sol karet yang cengkramannya lebih kuat dari sepatu lari. Desain sepatu voli juga disesuaikan dengan pergerakan oleh para pemainnya. Sepatu voli umumnya memiliki bagian depan yang terdapat lapisan yang bisa membantu menyerap guncangan ketika meloncat atau mendarat.

8. Sepatu hiking


Sepatu hiking memiliki desain yang mampu melindungi kaki dan pergelangan kaki selama hiking tanpa menyebabkan cedera, kaki kelelahan atau ruam di tumit.


Nah, itulah 8 jenis sepatu sesuai dengan jenis kegiatan olahraga. Apakah ada salah satunya yang menjadi sepatu favorit sepanjang masa teman - teman? Dan ternyata untuk kegiatan olahraga ringan gak bisa ya pakai sepatu sneaker Converse, hehe. Tetapi walau begitu, Converse tetap sih menjadi sepatu favorit sepanjang masa bagi saya. 

Lantas,apa sih korelasi antara memilih sepatu favorit sepanjang masa dengan jurnal Tanos drink water challenge hari ke enam? Jelas ada dong.

Tanos walking challenge akan berjalan dengan lancar kalau kita memilih sepatu yang tepat dan memang sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk jalan kaki. Jadi memilih sepatu untuk kegiatan Tanos walking challenge tidak hanya soal memilih sepatu favorit sepanjang masa. Tapi karena saya belum punya sepatu khusus untuk TWC, jadi untuk sementara saya masih tetap menggunakan sepatu favorit sepanjang masa yaitu sneaker. Akibatnya ada, baru jalan 1 km aja udah pegel banget kaki nya. udah gitu lecet di bagian tumit. Jadi ya memang sudah seharusnya menggunakan sepatu khusus untuk jalan kaki untuk TWC ini.

Jangan lupa untuk minum air putih selama melakukan Tanos walking challenge ya agar gak dehidrasi. Saya sih biasanya bekel satu botol aqua. Kalo kurang ya beli lagi di jalan, hihihi. 

Tanos Drink Water Challenge Day 5

Di hari kelima Tanos drink water challenge ini alhamdulillah saya minum 2 liter sesuai target! . Inilah cerita saya di hari ketiga, apa kabar cerita kak Renovrainbow yaaa??



Pencapaian Peserta TDWC Hari ke 5





Berikut rekap pencapaian tantangan para pejuang Tanos. Buat teman - teman yang penasaran dengan perjalanan para pejuang Tanos selama mengikuti challenge ini, silahkan kepo - kepo instagram saya dan kak Renovrainbow ya. 





cara menanak nasi dengan kompor gas
Ilustrasi artjoka



Tips Cara Memasak Nasi Dengan Kompor Gas dari Ibu ini tidak akan pernah saya lupakan. Karena Ibu saya yang mengajari saya pertama kali memasak nasi waktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar ( SD ). 

Saya masih ingat, waktu itu saya masih kelas 3 SD dan pertama kali diberi tanggung jawab memasak nasi langsung dengan dandang oleh ibu saya. Ibu mengajari saya bagaimana cara memasak nasi dengan kompor gas karena waktu itu rice cooker belum lahir, hehehe. Awalnya agak sulit dan pegal, tapi lama kelamaan jadi terbiasa hingga berlanjut sampai akhirnya keluarga kami beralih ke rice cooker.

Sekilas memang memasak nasi dengan kompor gas lebih ribet jika dibandingkan dengan menggunakan rice cooker. Tetapi, dari segi rasa, nasi yang dihasilkan dengan cara memasak nasi dengan kompor gas ini terasa lebih nikmat dan harum. Terlebih lagi kalau kita menggunakan beras Cianjur atau Garut, Udah deh, begitu uap nasi mulai tercium dari dandang, perut seketika minta makan, hehe

Jadi, seperti apa sih Tips Cara memasak Nasi Dengan Kompor Gas dari Ibu saya? yuk kita bongkar rahasianya

Tips Cara Memasak Nasi Manual Dengan Dandang


Dandang yang dalam bahasa sunda biasa disebut “aseupan sangu” adalah panci yang dibuat khusus untuk memasak nasi dengan kompor gas. Sekarang banyak marketplace yang menjual berbagai macam jenis dandang mulai dari bahan alumunium dengan harga murah hingga dandang bermerk yang mahal. Perbedaannya dimana? tentu saja dari kualitas bahan. Jenis aluminium serta ketebalan bahan yang digunakan menjadi dasar kualitas dari dandang itu sendiri. 

Dulu, ibu saya mengajari cara memasak nasi dengan kompor gas menggunakan dandang yang biasa dijual di pasar yang desainnya jadul abis. Bentuknya lucu sih menurut saya karena mirip terompet dan menggunakan aseupan bambu sebagai wadah untuk menyimpan nasi yang sudah dimasak setengah matang terlebih dahulu di panci. Dandang jadul ini memiliki diameter 30 cm tinggi 35 cm. Sekarang sih dandang jenis ini jadi legenda, alias jarang banget orang yang pakai. Termasuk saya, hehehe.

menanak nasi dengan dandang
Ilustrasi artjoka



Tetapi, inilah rahasia nasi yang dihasilkan memiliki rasa dan aroma yang khas serta jauh lebih nikmat jika dibandingkan dengan menggunakan dandang modern bahkan rice cooker sekalipun. Yaitu penggunaan kerucut bambu sebagai wadah menanak nasi nya. Ibu saya bilang, bambu membuat aroma nasi terkunci dan mengeluarkan aroma yang khas. tentu belum ada penelitian ilmiah terkait hal ini, tapi memang terbukti nasi yang dihasilkan lebih wangi, pulen dan nikmat. 

Namun, setelah menggunakan dandang jadul beberapa waktu akhirnya kami beralih menggunakan dandang silinder yang lebih mirip panci berukuran besar. tidak ada alasan khusus sih selain daripada mengikuti perkembangan jaman. Dandang jadul akhirnya tersimpan di dalam lemari dan jadi bagian sejarah keluarga kami. semacam ada kenangan yang tiba-tiba muncul ketika membuka lemari dan melihat dandang jadul ini. Kenangan ketika pertama kali menanak nasi secara manual dan kenangan memasak bersama dengan ibu. Nilai historis ini yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. 

Cara Memasak Nasi Dengan Kompor Gas Ala Ibu


Ibu saya, mengajarai saya cara memasak nasi dengan kompor gas dengan menggunakan dandang modern yang memiliki bentuk lebih mirip panci berukuran besar. Dandang ini memiliki dua bagian yang disekat oleh saringan alumunium, dimana bagian bawah untuk menyimpan air dan bagian atas untuk menyimpan nasi yang telah dimasak setengah matang di panci lain sebelumnya.Kain saringan menjadi pengganti aseupan bambu sebagai wadah menyimpan nasi hingga matang sempurna.

Berikut cara memasak nasi dengan kompor gas

Berikut cara memasak nasi manual dengan dandang di kompor gas berdasarkan resep dari ibu saya, yaitu :

1. Mengambil Beras


Ambil beras sekitar 1 liter lalu cuci bersih hingga air cucian beras berwarna bening. jangan buang air cucian berasnya karena bisa digunakan untuk menyiram tanaman agar lebih subur

2.  Menyiapkan Panci


Siapkan panci khusus untuk memasak nasi hingga setengah matang atau biasa disebut nasi gigih. panci ini berbahan alumunium dan memiliki diameter sekitar 20 cm

3. Menanak Nasi


Masukan beras kedalam panci lalu tambahkan air ke dalam panci. Takaran air memasak nasi adalah melebihi satu ruas jari di atas beras. Ibu saya bilang, takaran air menanak nasi ini adalah resep rahasia agar nasi nantinya tidak terlalu lembek atau terlalu keras.

Agar nasi cepat matang, gunakan api besar sambil sesekali diaduk agar nasi tidak gosong dan tidak lengket di permukaan dasar panci. nah bagian ini nih yang memerlukan perhatian khusus dan memang bikin pegal, hehehe

setelah nasi terlihat agak setengah matang ( dalam bahasa sunda disebut nasi gigih ) matikan kompor dan siapkan dandang

4. Memasak Nasi Menggunakan Dandang


Siapkan Dandang dan Isi air ke dalam dandang hingga ¾ bagian bawah dandang dan jangan lupa letakan saringan aluminium di atasnya. Siapkan saringan kain dan letakan nasi gigih tadi di dalamnya . Gunakan api sedang agar nasi cepat matang dan jangan lupa tutup ya. Tunggu hingga 30 menit atau jika nasi dirasa sudah cukup matang sesuai selera


Nah, itulah cara cara memasak nasi dengan kompor gas dari Ibu saya. Sesekali sih saya rindu memasak nasi dengan kompor gas  ini. karena seperti yang saya sebutkan diatas, aromanya khas dan rasanya lebih nikmat. tetapi karena efisiensi waktu akhirnya kami beralih juga ke rice cooker, hehe.

Kalau teman - teman, ada kenangan khusus gak menanak nasi manual dengan dandang? seperti apa sih cara memasak nasi dengan kompor gas ala teman - teman? pasti ada ya, yuk berbagi kenangan di kolom komentar