Tampilkan postingan dengan label #journalkeenan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #journalkeenan. Tampilkan semua postingan

Tinggi Tangguh Tanggap
Dokumen  Pribadi


Segudang Manfaat Indomilk Susu Bubuk Agar Anak Dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap Dengan Optimal. 
Setiap orang tua pasti mengharapkan anak - anaknya dapat Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal , termasuk saya. 

Keenan, anak pertama saya tahun ini berusia 6 tahun dan sedang berada dalam tahap usia dimana perkembangan motorik atau fisiknya berkembang dengan pesat. 

Akhir - akhir ini Keenan senang bereksplorasi melalui kegiatan fisik seperti bermain sepeda dan bermain layangan. Tentu bukan hal yang mudah bagi seorang anak berusia 6 tahun untuk bisa mengayuh sepeda sekuat tenaga dan juga bermain layangan dimana dibutuhkan ketangkasan menarik benang layangan dan konsentrasi penuh saat menerbangkannya.



Indomilk Susu Bubuk
Dokumen Pribadi di edit menggunakan Canva



Keenan juga sangat senang bermain ukulele hadiah ulang tahun dari ayahnya. Hampir setiap hari dia memainkan ukulele sambil belajar memetik gitar ukulele lewat channel youtube. Setiap hari dia semakin mahir bermain ukulele.Saya sebagai ibunya tentu bangga dong.

Oleh sebab itu maka saya bantu perkembangan keenan agar dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal dengan Indomilk Susu Bubuk.

Wah, susu apakah itu? Memang bisa ya membantu tumbuh kembang anak agar dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal ? apa sih manfaat susu bubuk? Yuk kenalan dengan Indomilk Susu Bubuk.

Keenan dan Produk  Indomilk Susu Bubuk

Keluarga kami adalah keluarga sahabat Indomilk. Itu beneran lho. Saya sendiri penyuka susu kental manis Indomilk sementara Keenan, sejak usia 2 tahun bersahabat dengan susu Indomilk Kids UHT rasa coklat. Begitu Pula dengan adiknya Kilan, penyuka berat susu Indomilk Kids UHT rasa coklat. 

Karena sekarang Keenan sudah berusia 6 tahun, saya berencana mengganti susunya dengan susu bubuk yang sesuai dengan kemampuan fisiknya yang semakin berkembang begitu pula dengan daya nalarnya. Nah, Karena Keenan sudah bersahabat dengan rasa coklat dari susu Indomilk kids UHT jadi saya gak ada tuh cerita galau memilih Susu Bubuk Untuk anak.


Tinggi, Tangguh, Tanggap
Dokumen Pribadi



Indomilk Susu Bubuk menjadi pilihan pertama Susu Bubuk Untuk anak saat memutuskan mengganti susu Keenan. Sementara adiknya, masih setia dengan susu Indomilk kids coklat. Gak mau pindah ke lain hati katanya, karena rasanya enak. Hehe

Segudang manfaat Indomilk Susu Bubuk

Ibu, tau gak sih manfaat Susu Bubuk bagi tumbuh kembang anak ? jadi, susu bubuk memiliki Kandungan gizi yang cukup kaya akan kandungan energi, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, kalium, seng, retinol, β-karoten, thiamine, riboflavin, niacin.

Manfaat susu bubuk
Dokumen Pribadi

Lantas, apa sih keunggulan dari Indomilk Susu Bubuk ini sampai saya gak mau pindah kelain hati? itu karena Indomilk Susu Bubuk merupakan susu bubuk yang dibuat dari susu segar yang dilengkapi dengan optinutri yang kaya akan Omega 3, Sumber Protein dan Kalsium Tinggi. 

Susu Bubuk Untuk anak
Dokumen Pribadi
Apa saja sih manfaat kandungan omega 3, protein dan kalsium yang terdapat pada Indomilk Susu Bubuk? berikut penjelasannya. 

1.  Manfaat Omega 3 Untuk Perkembangan Anak

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan tubuh yang terdapat pada berbagai jenis ikan berlemak seperti ikan salmon, ikan sarden dan ikan makarel. Untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega 3 pada anak, badan WHO bahkan menganjurkan anak - anak untuk makan ikan dua porsi per minggu. 

Saya tahu, tidak semua anak suka akan ikan, tapi sekarang ibu tidak perlu khawatir lagi karena sudah ada Indomilk Susu Bubuk yang mengandung omega 3 sehingga lebih praktis untuk diminum sehari-hari. Adapun manfaat terbesar dari omega 3 adalah sebagai berikut : 
  • Menunjang perkembangan kognitif anak
  • Meningkatkan kecerdasan anak
  • Mencegah dari berbagai penyakit
  • Meningkatkan kesehatan mental pada anak

2.   Manfaat Protein 

Protein merupakan zat makanan berupa asam-asam amino yang memiliki manfaat besar dalam tubuh sebagai berikut :
  • Memproduksi Zat yang Diperlukan Tubuh
  • Sumber Energi
  • Membantu pembentukan struktur sel

3.  Manfaat Kalsium

Kalsium merupakan mineral yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan pemeliharaan serta kepadatan tulang serta gigi sehingga anak dapat tumbuh tinggi secara fisik.

Melihat Begitu banyak manfaat omega 3, protein dan kalsium terhadap tumbuh kembang anak tentu saya tidak ragu lagi memilih Indomilk Susu Bubuk. Terlebih lagi Indomilk Susu Bubuk Optinutri ini tersedia dalam 3 varian rasa, yaitu coklat omega 3, instant omega 3 dan full cream omega 3 yang bebas gula. Susu Bubuk Indomilk dengan kandungan optinutri ini juga tersedia dalam gramasi 27 gram, 37 gram, 400 gram dan 800 gram. Sehingga ibu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan sehari - hari.

Manfaat susu bubuk


Indomilk Susu Bubuk untuk Usia Berapa

Sekarang yang jadi pertanyaan adalah, Indomilk susu bubuk untuk usia berapa sih? apakah cocok untuk balita dan dewasa? jadi, Indomilk susu bubuk ini diperuntukkan bagi anak di usia 5 tahun keatas. Dengan kandungan optinutri, maka Indomilk susu bubuk sangat tepat untuk menunjang perkembangan dan tumbuh anak di usia tersebut agar anak dapat tumbuh dengan Tinggi, Tangguh, Tanggap Dengan Optimal.

Nah ibu, sekarang tidak ragu lagi kan ketika memilih susu bubuk anak yang tepat untuk putra dan putri ibu usia 5 tahun ke atas? yuk segera berburu Indomilk susu bubuk sekarang juga. Jangan takut kehabisan stok ya, karena tersedia banyak di supermarket.



Daftar Bacaan :

http://tinggitangguhtanggap.com/
aplikasi membaca online
ilustrasi karya artjoka


Let's Read,  Aplikasi Membaca Online Yang Menyenangkan. 
Saya setuju dengan pepatah yang mengatakan kalau buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, tapi untuk pengertian positif ya. Seperti halnya dengan kita sebagai orangtua yang hobi masak, anaknya pasti juga  suka masak dikit-dikit. Atau seperti ayahnya anak-anak saya yang hobi main gitar  sudah pasti anak-anak juga hobi main gitar. Mengapa? karena anak selalu memiliki rasa kagum akan apa yang dilakukan oleh kedua orangtuanya. 

Saya rasa inilah alasan mengapa budaya membaca harus dikenalkan pada anak sejak usia dini. Tetapi agar anak mau dan suka membaca tentu orangtuanya juga harus senang membaca dong,  Betul?

Ada yang gak suka baca buku? kenapa? membosankan karena text semua? oke - oke, gak suka baca buku gak apa-apa. Karir hobi membaca bisa dimulai dari sekarang lewat hal yang sangat sederhana, yaitu dengan download aplikasi.

Nah lho! Mau mulai suka membaca buku kok malah disuruh download aplikasi sih? hehehe. Tenang ibu - ibu , bapak-bapak, kakak dan adik. Ini aplikasi bukan sembarang aplikasi. Tetapi aplikasi yang memudahkan penggunanya mengakses banyak cerita anak yang menarik dan berasal dari negara - negara yang ada di wilayah Asia Tenggara. 

Aplikasi apa sih itu? saya kenalin ya, namanya aplikasi membaca online Let's Read. yuk ikuti perjalanan dan cerita seru saya berkenalan dengan aplikasi Let's Read.

Keseruan Berpetualang Lewat Membaca


Di suatu malam yang cerah, sengaja saya ajak Keenan dan Kilan duduk di teras rumah sambil melihat bulan dan bintang. Dengan semangat Kilan bercerita kalau ada serigala  di bulan. Sang serigala sembunyi di bulan karena takut dikejar awan api. Lalu bermukim di sana, menanam jagung dan kentang. Serigala suka sekali dengan jagung, rasanya manis. Apalagi yang direbus. mmm yummy!!



let's read aplikasi membaca online
Ilustrasi oleh artjoka, " Kilan Bercerita" 



Begitulah cerita Kilan. Sejak kapan ya serigala berubah jadi herbivora? hihihihi. Btw, Masih ingatkan cerita saya tentang Kilan yang hobi mendongeng kan? rupanya dia kembali melanjutkan dongengnya tentang serigala. Dengan semangat dia bercerita,

" Jadi ya mah, si serigala ituuuu sembunyi di bulan karena takut sama si awan api. Takut terbakar katanya

" Memangnya awan api gak akan nyampe ya kalau ke bulan?" tanya saya,

" Gak dong mah!! Bulan kan jauuuhhh banget! Kesana mamah harus naik roket!!! " jawabnya,

" Wahhh iya yaaa " jawab saya antusias

" Iya mah, nanti kita kesana ya sambil ketemu sama serigala " jawabnya

" Aahh gak mau!! Mamah takut sama serigala!! Takut dimakan!! " jawab saya

" Oohh iya yaaa, kaya cerita mamah yang serigala makan nenek ya? Iihh takut " jawabnya sambil memasang wajah ketakutan! Lucu banget ga sih ngebayangin ekspresi kilan? Hehehe.

Sepertinya tetap ya, yang mendongeng sebelum bobo adalah Kilan dan bukan emaknya! Wkwkwkwk. Tapi saya senang Kilan se cerewet itu karena saya selalu terhibur setiap kali dia mulai bercerita. Kegemaran Kilan bercerita ini dikarenakan saya terbiasa membacakan dongeng lewat koleksi buku cerita kami yang berderet manis di rak buku kami yang kecil dan sederhana. koleksi buku kami memang tidak banyak, tapi semua buku dibaca bolak-balik sampai lecet dan minta ditambal selotip bening ukuran besar, hehehehe. 

Kilan sangat suka dibacakan dongeng sederhana seperti kisah si kerudung merah. Kalau saya sudah cerita tentang si kerudung merah, dia selalu minta di ceritain berulang sampai emaknya gempor nih mulut nyerocos terus, hahaha. Anak - anak memang suka dongeng. Mereka seperti masuk dunia dongeng dan berkhayal kalau mereka ada disana. Terkadang mereka berkhayal jadi si serigala atau si nenek. Ini adalah sebuah keseruan berpetualang lewat membaca bagi Kilan dan Keenan. 



let's read aplikasi membaca online

Dokumen Pribadi

Keenan dan Kilan adalah adik - kakak yang tidak pernah lepas dari yang namanya rebutan. Apa sih yang direbutin? biasa deh berebut mainan dan barang apapun, mulai dari bantal sampai sendal. Dari tali rafia yang cuma satu helai sampai berebut mandi duluan. Tapi kalau sudah urusan dibacakan buku cerita, keenan dan kilan seketika berubah jadi adik - kakak yang sangat manis dan akur. Biasanya saya membacakan buku cerita di malam hari sebelum tidur. Terkadang siang hari saat saya tidak terlalu sibuk dengan urusan domestik atau pekerjaan. 

4 Manfaat Membaca Online Lewat Aplikasi Let's Read


Awalnya saya mengira kalau fungsi dongeng bagi anak - anak hanya sebagai sarana hiburan bagi mereka. Tapi ternyata, membaca buku cerita berupa dongeng sangat bermanfaat bagi :

  1. Perkembangan daya pikir dan imajinasi anak
  2. Merangsang anak mau membaca
  3. Kedekatan orangtua dan anak 
  4. Mendidik anak etika dan nilai kehidupan

membaca online
Dokumen Pribadi


Kalau Kilan hobi mendongeng, maka Keenan lagi hot - hot nya belajar membaca. Apa saja dia coba baca dan sebutkan huruf - hurufnya. Termasuk buku cerita anak. Setiap kalimat yang ada dalam buku cerita dia coba eja satu persatu-satu dan saya bimbing menjadi sebuah kalimat. Sungguh, membaca buku memang mampu merangsang anak menjadi gemar membaca. Kesukaan dia adalah buku tentang si kodok, ulat dan nyamuk. Keenan lebih suka buku anak yang bertema ilmu pengetahuan. Bahkan tontonan di youtube pun dia dominasi dengan menonton channel ilmu pengetahuan. Gemes gak sih? Hehehe

Selain buku, anak - anak juga saya kenalkan dengan aplikasi membaca online buku cerita anak yang oke banget, yaitu aplikasi Let' Read.

let's read aplikasi membaca online
Dokumen Pribadi



Awalnya saya tau soal aplikasi ini lewat akun instagram milik salah satu ilustrator idola saya yaitu Aprilia Muktirina yang ternyata menjadi salah satu ilustrator yang berkontribusi membuat ilustrasi cerita yang tersedia di Aplikasi Let's Read. 

Eh ternyata, Let's Read juga punya aplikasinya. Lalu saya cari deh di google play dan cari aplikasinya. Saya langsung kepincut dengan logo yang lucu dari aplikasi membaca online Let's Read yang bergambar gajah. Setelah saya download saya makin jatuh cinta dengan aplikasi membaca oniline ini. Mengapa? Karena ilustrasi di setiap cerita bikin gemes dan aduhai lucu nya. Saya yang memiliki impian suatu hari nanti bisa menerbitkan buku cerita anak disertai ilustrasi buatan saya sendiri, menjadi semakin semangat untuk meneruskan proyek tersebut.

Bicara tentang aplikasi Let's Read, aplikasi ini merupakan aplikasi membaca online sekaligus perpustakaan digital buku cerita anak persembahan dari komunitas literasi The Asia Foundation melalui program literasi Books for Asia yang telah berlangsung sejak tahun 1954. 

Cerita yang disediakan juga beraneka ragam dari berbagai macam negara yang ada di Asia Tenggara. Sehingga, anak tidak hanya mengenal dongeng dari negara sendiri tetapi juga dari negara lain. Jadi, sambil membaca anak juga traveling ke luar negeri nih ceritanya, seru kan? 

Lewat  aplikasi Let's Read, anak - anak juga belajar mengenal cerita rakyat dari budaya mereka sendiri dan budaya dari negara di Asia Tenggara. Wah ini sih namanya double manfaat ya, melatih anak membaca sekaligus mengenal budaya negara lain. 

Satu hal yang paling bikin saya auto download aplikasi lets read, yaitu cerita yang tersedia di aplikasi bisa di unduh dan dibaca secara offline. Jadi saya gak cemas lagi tuh kalo tiba - tiba lampu mati dan bikin sambungan wifi juga ikut mati. Anak - anak bisa tetap terhibur dengan membaca cerita dan dongeng di aplikasi Let' Read.

Jadi Saya sarankan nih ya segera deh download aplikasinya di playstore. Downloadnya Gratis! Ehhm demen kan ya sama yang gratis, hehe. 

Cara Download : 

1. Buka aplikasi playstore
2. Ketik Let's Read di menu pencarian
3. Temukan logo si gajah lucu 
4. Download langsung
5. Buka aplikasi dan selamat membaca. 

Aplikasi Let's Read tidak memerlukan akses registrasi dengan akun apapun. Begitu selesai di unduh kita bisa langsung membaca cerita - cerita menarik di Let's Read secara offline.



Download aplikasi Let's Read
Infographic di buat dengan Canva 



Gampang kan? Terasa sulit? Masa sih? Hehehe . Ya udah, saya bantu download ya. Cukup klik gambar  dibawah ini yaa

link download
Sumber foto : Situs Let's Read


Pengalaman Menggunakan Aplikasi Lets Read


Saya akui, kita tidak dapat memutus hubungan antara anak - anak jaman sekarang dengan kemajuan teknologi hanya karena alasan khawatir kecanduan gadget. Mengapa? karena mereka lahir di dunia dimana teknologi sudah berkembang dengan sedimikian pesatnya. Termasuk  teknologi telepon gengam, internet dan start up. Cara terbaik adalah dengan tetap memberikan mereka akses teknologi namun dalam pengawasan kita. 

Aplikasi Let's Read salah satu aplikasi yang mudah di operasikan oleh anak-anak dan syarat akan konten positif dan edukasi. Alhamdulillah sejauh ini anak - anak senang membaca online lewat aplikasi Let's Read karena mudah dan gambarnya lucu - lucu katanya. 

Let's Read Menggaet Ilustrator Hebat Indonesia

By the way, setelah saya kepo kepo cerita dan ilustrator di website resmi aplikasi membaca online Let's Read ternyata dalam proses penyediaan cerita anak, Lets Read menggaet banyak illustrator. Setidaknya ada 40 orang ilustrator asal Indonesia yang berkontribusi dalam proses pembuatan ilustrasi untuk cerita anak di aplikasi Let's Read. 


ilustrator let's read
                  Sumber foto : Instagram letsread.indonesia



Wow ya, ternyata aplikasi Let's Read juga menggaet illustrator lokal yang berbakat. Ehem... Saya juga berbakat nih Bapak dan Ibu, bolehlah menggaet saya sebagai ilustrator cerita anak di aplikasi Let's Read? Mulai menghayal nih emak- emak, hihihihi

Fitur Aplikasi Membaca Online Let's Read

Aplikasi membaca online Let’s Read ini selain dapat diunduh secara gratis dan bebas biaya registrasi, ternyata juga dilengkapi fitur aplikasi yang mudah dan lengkap. Apa saja sih fitur - fiturnya, yuk simak.

  1. Pilihan cerita dapat dibaca dengan berbagai macam pilihan bahasa baik bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Vietnam dan Bahasa dari negara Asia Tenggara lainnya
  2. Cerita dilengkapi Ilustrasi yang lucu dan menarik
  3. Ukuran Ilustrasi dan text dapat dapat disesuaikan dengan kenyamanan saat membaca
  4. Cerita dapat diunduh dan dibaca tanpa jaringan internet
  5. Itulah empat point fitur aplikasi membaca online Let's Read yang menurut saya sih fiturnya lengkap dan mudah. 

fitur aplikasi let's read
Infographic di buat dengan Canva 



Berpetualang seru lewat Membaca


Saya selalu ingat betapa menyenangkannya berpetualang lewat buku terlebih buku yang terdapat ilustrasi didalamnya. Kita seakan berada disana dan ikut merasakan suasana yang diceritakan dalam  buku. 

Cerita bergambar memang merupakan media yang paling mudah dalam menarik minat baca pada anak. Karena anak - anak cenderung menyukai tampilan visual. Orang dewasa seperti saya aja suka dengan buku cerita anak, apalagi mereka! hehehe

Kalo pengalaman membaca yang seru versi kalian kaya gimana sih ? yuk berbagi di kolom komentar.



Referensi Bacaan :
https://www.indorelawan.org
https://reader.letsreadasia.org




Idul Adha sebentar lagi, Ada banyak cerita dan kehangatan dibalik moment spesial ini. Apalagi buat anak-anak. Misal Keenan, si sulung  yang dari jauh - jauh hari udah sering nanya kapan Idul Adha, sampai bikin emak pusing kepala jawabnya, 

" Mah, kapan sih itu idul adah teh ?? " hadeuuhh, udah nanya salah lagi nyebutnya! wkwkwkwk

" Idul adha kak, masih lama. emang kenapa?" tanya saya,

" Berapa lamanya itu sebanyak apa?? " tanya lagi sambil mulutnya monyong-monyong,

" Sekitar 2 minggu " jawab saya singkat, 

" 2 minggu itu sebanyak apa?" adeeuuhhhh kapan ini pertanyaan usai???

"Sekitar 14 hari! coba aja kakak hitung dari sekarang. tiap hari hitung 1 angka, besoknya hitung nomer dua dan terus sampai setiap hari udah kakak hitung sebanyak 14 kali " jawab saya panjang dan lebar selebar jidat milik pak suami, hihihi

" Males ah ngitungnya, mamah aja yang ngitung!" eh busyet nih anak! bikin emak berang ya! wkwkwkwk

" Emang kakak nunggu apa sih " tanya saya penasaran

" Nunggu BAKAR SATE!! hahaha " jawabnya sambil ketawa dan joged gaya penari mesir,

" Hadeuuhh, emang kamu kebagian gitu dagingnya " tanya saya lagi, 

" Iyaaa atuhhhhh " jawabnya pe-de

Lucu ya si kakak, segitu antusiasnya pengen cepet Idul Adha cuman pengen bakar sate yang padahal masih bisa kita kerjain di hari-hari biasa.Tapi bukan itu masalahnya, suasana itu yang berbeda.Betul tidak ibu-ibu???

keenan & kilan, Idul Adha Tahun lalu


Biasanya, tiap pagi anak-anak suka minta JJM alias jalan-jalan motor, jadi kita ber-empat kukurilingan  ( keliling )  naik motor, lihat pemandangan dan menghirup udara segar di atas motor sambil merasakan angin nu ngahiliwir ( berhembus). Rute biasanya sih dari rumah, terus ke atas sampai sekolah krida, terus belok turun ke bawah belok ke Cilengkrang sampai tembus ke alun-alun Ujungberung. Jajan gak? kadang-kadang sih jajan, biasanya mah beli gorengan sama surabi doang, hehehe

Seperti kemarin pagi,  mereka minta jalan jalan liat sapi dan domba! katanya karena udah idul adha jadi pasti kedua hewan ikonik Idul Adha itu pasti ada. Dan bener aja, begitu liat yang jual domba dan sapi, keenan dan kilan langsung serta merta tertawa kegirangan dan minta turun dari motor dan nongkrong depan sapi dan domba sambil ngomong sama para sapi itu seolah kaya yang kenal aja, 

 " halo sapi apa kabar? bentar lagi mau di pencit ( disembelih ) ya? yang kuat ya. ayo mamam rumput dulu "

Kan lucu jadinya, tapi malu juga  karena kita gak beli dombanya apalagi sapi, wkwkwkwk. Untung mamangnya ngerti. Makasih mamang.






Kami semua gak sabar memang menantikan Idul Adha yang sebentar lagi. Karena moment BAKAR SATE ini merupakan moment berkumpul keluarga dan berbagi kehangat, keceriaan dan cinta. 

Tapi inget, kita masih dalam masa pandemi lho. ada rules dan protokol yang harus diikuti selama  Penyelenggaraan Idul Adha Saat Pandemi berlangsung, untuk menjaga kesehatan bersama. 

salam bakar-bakar sate semua ya.

note :
Artikel ini diikut sertakan minggu tema komunitas Indonesian Content Creator 

Hai makhluk kecil, 
Terkadang terasa sulit bagiku, 
Untuk tidak dengan sengaja berteriak padamu saat  kau menghujaniku dengan permintaan tiada akhir  dimana aku sedang berada di puncak  lelah  letih teramat sangat,

Hai makhluk kecil, 
Terkadang sulit bagiku,  
Untuk tidak dengan sengaja marah padamu saat kau memintaku menemanimu bermain dimana aku baru ingin merebahkan tubuhku yang terasa remuk, meluruskan tulangpungguku yg terasa payah dan kakiku yang terasa kebas 

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Untuk tidak menahan sedikit saja kesalku terhadap kelakuanmu yg absurb dan aneh diluar akalku tapi lucu dan menyenangkan bagimu,  seperti bermain salju bedak atau bermain air hujan pancoran tetangga, 

Hai makhluk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Berdamai dengan amarahku saat kau menolak ku ajak belajar dan berteriak "tidak mau! " 

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit buatku, 
Menahan kantuk demi membacakan buku faporitemu

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Merayu dirimu yang sedang merajuk sementara aku dipenuhi pikiran yang sedang carut marut dan mood labil

Hal mahkluk kecil, 
Terkadang aku kalah dengan rasa lelah letih tiada akhir,
Terkadang aku kalah dengan emosiku,
Terkadang aku kalah dengan pikiranku,
Dan terkadang terasa sulit Menjadi ibumu,
Bukan karena tak ingin atau menolak,  aku hanya sedang lelah sekali,  
Hingga ingin aku menekan tombol pause dan berhenti sejenak, 
Walau masih terasa sulit,  aku tak pernah menyesal menjadi ibumu, 

Oh maafkan aku, 
Maafkan keterbatasanku, 
Maafkan ketidakmampuanku sedikit bersabar dan menahan amarahku,
Maafkan kesulitanku mengurai kesalku, 
Maafkan aku,  yang masih bergelut dengan luka lamaku, 

Maafkan aku, 
Yang masih belajar menjadi ibumu
Yang masih belajar mestabilkan emosiku
Yang masih belajar mengatur pikiranku
Yang masih belajar  menyesuaikan peranku
Yang masih belajar mengenai dirimu, 
Yang masih belajar ikhlas dan sabar, 
Yang masih berusaha mengurai dan menyembuhkan luka lamaku, 

Maafkan aku, dan
Terimakasih

Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa berarti
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa dicintai
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa dibutuhkan
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa istimewa
Hadirmu sepenuhnya membuatku,  terasa seperti manusia







Dari awal saya punya prinsip, perihal prestasi di sekolah atau dimanapun, saya sih gak masalah kalo keenan gak dapet ranking atau juara juga. saya ga pernah maksa keenan buat jadi juara, dalam hal apapun. terlebih soal perlombaan. saya kurang "suka" kalo keenan ikut perlombaan. karena yang saya lihat hanya sisi negatif-nya saja, yaitu jadi bikin anak tertekan karena harus ikut lomba dan menang, ujung - uijungnya biasanya si anak jadi ambisius dan jadi kecewa berat kalo kalah. si anak bisa depresi. ini yang saya hindari. 

walaupun, sisi positifnya juga banyak. Perlombaan bisa membangkitkan sisi semangat berkompetensi dan tidak mudah menyerah pada anak. anak jadi terbiasa bersaing dan belajar untuk bertahan. kalau kalah, si anak jadi bisa belajar gimana caranya untuk memperbaiki "kesalahan" dan tidak mengulang kembali. tapi buatku, untuk belajar semua sisi positife dari perlombaan itu, bisa di asah dengan cara yang lain. 

Contoh kecilnya, sekarang di TK. Dia mulai belajar menulis dan membaca. Ini gak mudah loh buat anak yang terbiasa seharian main lalu masuk sekolah dan langsung kenalan sama huruf dan angka lalu si anak harus belajar tiap hari, mengulang dan mempelajari hal yang sama, kalo masih salah akan terus di ulang sampai dia bisa, hal ini dilakukan bahkan sampai 12 bulan ke depan. Kesabaran, keuletan, kegigihan dan semangat harus terus dipupuk biar si anak gak mudah loyo lantas enggan belajar. Apalagi kalo si anak lihat temen-temen sekelasnya udah pada jago melafalkan huruf dan angka, bahkan yang lancar baca, hal ini pasti membangkitkan sisi berkompetensi anak, jadi gak mau kalah sama temen-temennya. atau justru sebaliknya, jadi makin hoream karena ngerasa gak mampu. sama persis dengan mengikuti ajang perlombaan. Bedanya di waktu aja, kalo lomba itu rentang waktunya singkat, kalo sekolah... yah lama. 

Begitulah prinsip saya di awal. 

Namun, setelah saya mengikuti pembagian raport mengaji keenan beberapa hari yang lalu, prinsip saya agak berubah sedikit. 

Akhirnya, tibalah dibacakan nama siapa saja yang juara kelas PAUD, kelas keenan mengaji. sambil merasa dag-dig-dug ser saya nunggu nama juara kelas di sebut, sambil berharap, "semoga anak gue juara, semoga ya Allah, semoga!", lalu sampai nama juara 3 disebut, nama keenan gak di panggil. saya-pun "sedikit" kecewa.

Geli gak sih? katanya gak masalah kalo anaknya gak juara atau gak dapet ranking, tapi begitu anaknya gak juara, ada rasa kecewa walau cuma se-uprit, lantas kemana gerangan si prinsip awal yang keukeuh di pertahankan itu? menguap bersamaan dengan hadirnya si kecewa ya? wkwkwkwkwk

Saya geli menertawakan diri sendiri, hahahaha. rupa-rupanya hati kecil saya ada juga keinginan keenan juara kelas! buat apa coba? yah buat rasa bangga aja dan kalo di hujani pertanyaan sama emak-emak yang lain bisa jawab dengan wajah mendongkak penuh rasa bangga lantas menjawab, "juara dong! "

Tetiba saya jadi ada rasa minder sedikit di hati, pasalnya, keenan rajin mengaji, bahkan hujan badai aja dia maksa buat tetep ngaji. tapi kok dia gak juara kelas ya, tapi JUARA MENGAJI! itu benar! keenan gak juara kelas tapi juara dalam kategori murid yang rajin masuk kelas mengaji! 

Kekecewaan saya agak dalam sebetulnya, sampai lupa ada rasa bangga lain yang harus di utamakan. Yang harus saya lihat harusnya prestasi keenan bukan pada angka rangking atau juara kelas, tapi kemampuan dia yang berkembang pesat dalam waktu 6 bulan terakhir. Itu yang disebut juara. juara dalam keinginan untuk belajar walau agak sulit buat dia. keenan satu-satunya murid pria di kelasnya. dan dia, termasuk anak yang gak bisa belajar serba cepat. daya ingatnya kurang, begitupun dengan daya tangkapnya dan harus selalu di ulang. Menulis juga kurang, bukan gak bisa atau malas, tapi ragu dan bingung. jadi, sampai sekarang dia masih menulis huruf hijaiyah pake panduan ( titik - titk huruf lalu di tebalkan), dia belum bisa menulis mandiri sesuai contoh. tapi, buat saya, keenan yang udah tau huruf hijaiyah dan segudang ilmu agama lainnya, itu adalah kemajuan yang sangat pesat. dibanding saya waktu belajar ngaji waktu kecil. 

Setelah menyadari hal ini saya buru-buru nyemangatin keenan, " gpp ya kak gak juara kelas juga, kakak udah hafal huruf hijaiyah walau masih suka lupa, surat-surat pendek, bahasa arab anggota tubuh, doa sebelum tidur, doa mau makan, nama malaikat, rukun islam, rukun iman, asmaul husna dan bahkan syahadat! lancar lagi bacanya! mamah bangga sama kakak! kakak hebat! besok-besok kita lebih giat lagi ya nge-hafal huruf hijaiyahnya dan nulis tanpa pake titik-titik! oke! semangat! " 

Respon keenan? biasa aja sih? hahahaha, gak deng! dia agak bangga juga juara rajin ngaji. buktinya dia pamerin hadiahnya ke kakek - neneknya. keenan, emang gak begitu pengen juara kelas dan harus maju ke depan. walaupun dia juara murid yang rajin ngaji, keenan malah nangis gak mau ke depan buat nerima hadiah! dia malu, dia gak pe-de!! aaah, disinilah saya menyadari bahwa prinsip awal saya agak memudar! yaitu apa? perlombaan itu penting untuk memunculkan rasa bangga pada anak terhadap dirinya dan juga rasa percaya diri!

Yup!

Akhirnya, saya jujur pada diri sendiri kalau juara itu memang perlu dan somehow emang bisa bikin bangga.  

Memang tidak masalah keenan tidak juara kelas, tapi kalau bisa, kenapa gak? selain bikin emaknya bangga sedikit ( ciee ), jadi juara bisa jadi nilai kebanggaan tersendiri buat si anak kalo ternyata dia hebat dan se-pintar itu. kalo udah bangga sama diri sendiri, rasa pe-de akan muncul dengan sendirinya. tapi, inipun tetap harus di "filter", rasa bangga yang muncul gak boleh kebablasan jadi sombong dan ambisius. disini tugas emak yang utama. jadi tukang filter pemahaman anak terhadap definisi juara. 

Jadi, kalo ada lomba menggambar atau mewarnai, saya mau mulai tawarin keenan. buat have fun aja. ngitung-ngitung ngelatih dia buat pe-de dan mau berada dalam situasi banyak orang ( keenan agak gak suka berada di keramaian ). kalo keenan mau, hayu atuh ku emak di dukung 100%, kalo gak mau, ya udah gpp. saya latih ke pe-de an dia dengan cara yang lain. 

Apapun prestasi keenan, dia mampu mengikuti pelajaran di sekolah/ngaji dan semangat, saya udah bangga. kalau akhirnya juara, emak mana coba yang gak bangga? 

Begitcuu ...



Artikel ini diikut sertakan minggu tema Jujur


" Dimanakah, PAK TANI?"
"YAH SALAH! coba lagi ya"

...........

" Dimanakah, PAK TANI?"
"benar! kamu hebat"

...........

Gara-gara game edukasi buat paud, keenan jadi kenal pak tani, dan inilah interpretasi dia soal pak tani setelah maen game dan jadi si bolang ke sawah deket rumah

keenan's art
"Dimanakah Pak tani?" 22/10/2019