sungguh aku rindu padamu, ibu ( part.2 )



kata pun tertunduk malu karna tak mampu bertutur sempurna tentangmu,
suara pun terhenti bergerak karna tak mampu bernyanyi indah tentangmu,
ibu,
sulit ku lukiskan tentangmu,
bukan ku tak mampu,
namun aku malu,
ibu,
aku tau, tak mudah bagimu menjadi ibu bagiku,
aku tau, tak mudah bagimu menjagaku,
aku tau, tak mudah bagimu merawatku,
aku tau, tak mudah bagimu mendidikku,
aku tau, tak mudah bagimu bertahan untukku,
karena aku juga, seorang ibu

entah berapa kali hatimu terasakiti olehku,
entah berapa kali hatiku tersakiti olehmu,
riaknya selalu sama dari tahun ke tahun,
gema nya selalu terdengar dari masa lalu hingga teraba olehku,
tangimu,
tangisku,
lukaku,
lukamu,

oh tidak, lukaku ibu, lukaku
yang terkadang terasa begitu besar hingga sulit memaafkanmu,
hingga lupa,
lukamu lebih besar dariku,
namun aku kerap lupa memaafkanmu,
tapi tidak denganmu,
tak perduli seberapa besar lukamu ditorehkan olehku,
kau selalu memaafkanku,

rinduku padamu selalu ibu,

0 Comments:

Posting Komentar