Tampilkan postingan dengan label #journalkilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #journalkilan. Tampilkan semua postingan
aplikasi membaca online
ilustrasi karya artjoka


Let's Read,  Aplikasi Membaca Online Yang Menyenangkan. 
Saya setuju dengan pepatah yang mengatakan kalau buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, tapi untuk pengertian positif ya. Seperti halnya dengan kita sebagai orangtua yang hobi masak, anaknya pasti juga  suka masak dikit-dikit. Atau seperti ayahnya anak-anak saya yang hobi main gitar  sudah pasti anak-anak juga hobi main gitar. Mengapa? karena anak selalu memiliki rasa kagum akan apa yang dilakukan oleh kedua orangtuanya. 

Saya rasa inilah alasan mengapa budaya membaca harus dikenalkan pada anak sejak usia dini. Tetapi agar anak mau dan suka membaca tentu orangtuanya juga harus senang membaca dong,  Betul?

Ada yang gak suka baca buku? kenapa? membosankan karena text semua? oke - oke, gak suka baca buku gak apa-apa. Karir hobi membaca bisa dimulai dari sekarang lewat hal yang sangat sederhana, yaitu dengan download aplikasi.

Nah lho! Mau mulai suka membaca buku kok malah disuruh download aplikasi sih? hehehe. Tenang ibu - ibu , bapak-bapak, kakak dan adik. Ini aplikasi bukan sembarang aplikasi. Tetapi aplikasi yang memudahkan penggunanya mengakses banyak cerita anak yang menarik dan berasal dari negara - negara yang ada di wilayah Asia Tenggara. 

Aplikasi apa sih itu? saya kenalin ya, namanya aplikasi membaca online Let's Read. yuk ikuti perjalanan dan cerita seru saya berkenalan dengan aplikasi Let's Read.

Keseruan Berpetualang Lewat Membaca


Di suatu malam yang cerah, sengaja saya ajak Keenan dan Kilan duduk di teras rumah sambil melihat bulan dan bintang. Dengan semangat Kilan bercerita kalau ada serigala  di bulan. Sang serigala sembunyi di bulan karena takut dikejar awan api. Lalu bermukim di sana, menanam jagung dan kentang. Serigala suka sekali dengan jagung, rasanya manis. Apalagi yang direbus. mmm yummy!!



let's read aplikasi membaca online
Ilustrasi oleh artjoka, " Kilan Bercerita" 



Begitulah cerita Kilan. Sejak kapan ya serigala berubah jadi herbivora? hihihihi. Btw, Masih ingatkan cerita saya tentang Kilan yang hobi mendongeng kan? rupanya dia kembali melanjutkan dongengnya tentang serigala. Dengan semangat dia bercerita,

" Jadi ya mah, si serigala ituuuu sembunyi di bulan karena takut sama si awan api. Takut terbakar katanya

" Memangnya awan api gak akan nyampe ya kalau ke bulan?" tanya saya,

" Gak dong mah!! Bulan kan jauuuhhh banget! Kesana mamah harus naik roket!!! " jawabnya,

" Wahhh iya yaaa " jawab saya antusias

" Iya mah, nanti kita kesana ya sambil ketemu sama serigala " jawabnya

" Aahh gak mau!! Mamah takut sama serigala!! Takut dimakan!! " jawab saya

" Oohh iya yaaa, kaya cerita mamah yang serigala makan nenek ya? Iihh takut " jawabnya sambil memasang wajah ketakutan! Lucu banget ga sih ngebayangin ekspresi kilan? Hehehe.

Sepertinya tetap ya, yang mendongeng sebelum bobo adalah Kilan dan bukan emaknya! Wkwkwkwk. Tapi saya senang Kilan se cerewet itu karena saya selalu terhibur setiap kali dia mulai bercerita. Kegemaran Kilan bercerita ini dikarenakan saya terbiasa membacakan dongeng lewat koleksi buku cerita kami yang berderet manis di rak buku kami yang kecil dan sederhana. koleksi buku kami memang tidak banyak, tapi semua buku dibaca bolak-balik sampai lecet dan minta ditambal selotip bening ukuran besar, hehehehe. 

Kilan sangat suka dibacakan dongeng sederhana seperti kisah si kerudung merah. Kalau saya sudah cerita tentang si kerudung merah, dia selalu minta di ceritain berulang sampai emaknya gempor nih mulut nyerocos terus, hahaha. Anak - anak memang suka dongeng. Mereka seperti masuk dunia dongeng dan berkhayal kalau mereka ada disana. Terkadang mereka berkhayal jadi si serigala atau si nenek. Ini adalah sebuah keseruan berpetualang lewat membaca bagi Kilan dan Keenan. 



let's read aplikasi membaca online

Dokumen Pribadi

Keenan dan Kilan adalah adik - kakak yang tidak pernah lepas dari yang namanya rebutan. Apa sih yang direbutin? biasa deh berebut mainan dan barang apapun, mulai dari bantal sampai sendal. Dari tali rafia yang cuma satu helai sampai berebut mandi duluan. Tapi kalau sudah urusan dibacakan buku cerita, keenan dan kilan seketika berubah jadi adik - kakak yang sangat manis dan akur. Biasanya saya membacakan buku cerita di malam hari sebelum tidur. Terkadang siang hari saat saya tidak terlalu sibuk dengan urusan domestik atau pekerjaan. 

4 Manfaat Membaca Online Lewat Aplikasi Let's Read


Awalnya saya mengira kalau fungsi dongeng bagi anak - anak hanya sebagai sarana hiburan bagi mereka. Tapi ternyata, membaca buku cerita berupa dongeng sangat bermanfaat bagi :

  1. Perkembangan daya pikir dan imajinasi anak
  2. Merangsang anak mau membaca
  3. Kedekatan orangtua dan anak 
  4. Mendidik anak etika dan nilai kehidupan

membaca online
Dokumen Pribadi


Kalau Kilan hobi mendongeng, maka Keenan lagi hot - hot nya belajar membaca. Apa saja dia coba baca dan sebutkan huruf - hurufnya. Termasuk buku cerita anak. Setiap kalimat yang ada dalam buku cerita dia coba eja satu persatu-satu dan saya bimbing menjadi sebuah kalimat. Sungguh, membaca buku memang mampu merangsang anak menjadi gemar membaca. Kesukaan dia adalah buku tentang si kodok, ulat dan nyamuk. Keenan lebih suka buku anak yang bertema ilmu pengetahuan. Bahkan tontonan di youtube pun dia dominasi dengan menonton channel ilmu pengetahuan. Gemes gak sih? Hehehe

Selain buku, anak - anak juga saya kenalkan dengan aplikasi membaca online buku cerita anak yang oke banget, yaitu aplikasi Let' Read.

let's read aplikasi membaca online
Dokumen Pribadi



Awalnya saya tau soal aplikasi ini lewat akun instagram milik salah satu ilustrator idola saya yaitu Aprilia Muktirina yang ternyata menjadi salah satu ilustrator yang berkontribusi membuat ilustrasi cerita yang tersedia di Aplikasi Let's Read. 

Eh ternyata, Let's Read juga punya aplikasinya. Lalu saya cari deh di google play dan cari aplikasinya. Saya langsung kepincut dengan logo yang lucu dari aplikasi membaca online Let's Read yang bergambar gajah. Setelah saya download saya makin jatuh cinta dengan aplikasi membaca oniline ini. Mengapa? Karena ilustrasi di setiap cerita bikin gemes dan aduhai lucu nya. Saya yang memiliki impian suatu hari nanti bisa menerbitkan buku cerita anak disertai ilustrasi buatan saya sendiri, menjadi semakin semangat untuk meneruskan proyek tersebut.

Bicara tentang aplikasi Let's Read, aplikasi ini merupakan aplikasi membaca online sekaligus perpustakaan digital buku cerita anak persembahan dari komunitas literasi The Asia Foundation melalui program literasi Books for Asia yang telah berlangsung sejak tahun 1954. 

Cerita yang disediakan juga beraneka ragam dari berbagai macam negara yang ada di Asia Tenggara. Sehingga, anak tidak hanya mengenal dongeng dari negara sendiri tetapi juga dari negara lain. Jadi, sambil membaca anak juga traveling ke luar negeri nih ceritanya, seru kan? 

Lewat  aplikasi Let's Read, anak - anak juga belajar mengenal cerita rakyat dari budaya mereka sendiri dan budaya dari negara di Asia Tenggara. Wah ini sih namanya double manfaat ya, melatih anak membaca sekaligus mengenal budaya negara lain. 

Satu hal yang paling bikin saya auto download aplikasi lets read, yaitu cerita yang tersedia di aplikasi bisa di unduh dan dibaca secara offline. Jadi saya gak cemas lagi tuh kalo tiba - tiba lampu mati dan bikin sambungan wifi juga ikut mati. Anak - anak bisa tetap terhibur dengan membaca cerita dan dongeng di aplikasi Let' Read.

Jadi Saya sarankan nih ya segera deh download aplikasinya di playstore. Downloadnya Gratis! Ehhm demen kan ya sama yang gratis, hehe. 

Cara Download : 

1. Buka aplikasi playstore
2. Ketik Let's Read di menu pencarian
3. Temukan logo si gajah lucu 
4. Download langsung
5. Buka aplikasi dan selamat membaca. 

Aplikasi Let's Read tidak memerlukan akses registrasi dengan akun apapun. Begitu selesai di unduh kita bisa langsung membaca cerita - cerita menarik di Let's Read secara offline.



Download aplikasi Let's Read
Infographic di buat dengan Canva 



Gampang kan? Terasa sulit? Masa sih? Hehehe . Ya udah, saya bantu download ya. Cukup klik gambar  dibawah ini yaa

link download
Sumber foto : Situs Let's Read


Pengalaman Menggunakan Aplikasi Lets Read


Saya akui, kita tidak dapat memutus hubungan antara anak - anak jaman sekarang dengan kemajuan teknologi hanya karena alasan khawatir kecanduan gadget. Mengapa? karena mereka lahir di dunia dimana teknologi sudah berkembang dengan sedimikian pesatnya. Termasuk  teknologi telepon gengam, internet dan start up. Cara terbaik adalah dengan tetap memberikan mereka akses teknologi namun dalam pengawasan kita. 

Aplikasi Let's Read salah satu aplikasi yang mudah di operasikan oleh anak-anak dan syarat akan konten positif dan edukasi. Alhamdulillah sejauh ini anak - anak senang membaca online lewat aplikasi Let's Read karena mudah dan gambarnya lucu - lucu katanya. 

Let's Read Menggaet Ilustrator Hebat Indonesia

By the way, setelah saya kepo kepo cerita dan ilustrator di website resmi aplikasi membaca online Let's Read ternyata dalam proses penyediaan cerita anak, Lets Read menggaet banyak illustrator. Setidaknya ada 40 orang ilustrator asal Indonesia yang berkontribusi dalam proses pembuatan ilustrasi untuk cerita anak di aplikasi Let's Read. 


ilustrator let's read
                  Sumber foto : Instagram letsread.indonesia



Wow ya, ternyata aplikasi Let's Read juga menggaet illustrator lokal yang berbakat. Ehem... Saya juga berbakat nih Bapak dan Ibu, bolehlah menggaet saya sebagai ilustrator cerita anak di aplikasi Let's Read? Mulai menghayal nih emak- emak, hihihihi

Fitur Aplikasi Membaca Online Let's Read

Aplikasi membaca online Let’s Read ini selain dapat diunduh secara gratis dan bebas biaya registrasi, ternyata juga dilengkapi fitur aplikasi yang mudah dan lengkap. Apa saja sih fitur - fiturnya, yuk simak.

  1. Pilihan cerita dapat dibaca dengan berbagai macam pilihan bahasa baik bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Vietnam dan Bahasa dari negara Asia Tenggara lainnya
  2. Cerita dilengkapi Ilustrasi yang lucu dan menarik
  3. Ukuran Ilustrasi dan text dapat dapat disesuaikan dengan kenyamanan saat membaca
  4. Cerita dapat diunduh dan dibaca tanpa jaringan internet
  5. Itulah empat point fitur aplikasi membaca online Let's Read yang menurut saya sih fiturnya lengkap dan mudah. 

fitur aplikasi let's read
Infographic di buat dengan Canva 



Berpetualang seru lewat Membaca


Saya selalu ingat betapa menyenangkannya berpetualang lewat buku terlebih buku yang terdapat ilustrasi didalamnya. Kita seakan berada disana dan ikut merasakan suasana yang diceritakan dalam  buku. 

Cerita bergambar memang merupakan media yang paling mudah dalam menarik minat baca pada anak. Karena anak - anak cenderung menyukai tampilan visual. Orang dewasa seperti saya aja suka dengan buku cerita anak, apalagi mereka! hehehe

Kalo pengalaman membaca yang seru versi kalian kaya gimana sih ? yuk berbagi di kolom komentar.



Referensi Bacaan :
https://www.indorelawan.org
https://reader.letsreadasia.org






#jurnalkilan

Senin, 24 Agustus 2020
23.08 WIB



Pagi ini Kilan bangun dengan tangisan manjaaaaah khas toddler yang mau menuju usia 4 tahun. Guess what? merengek? TENTU saja! hihihi. Dan seperti biasa, do'i minta gendong. What??? iya, dia udah mau usia 4 tahun tapi masih pengen di eyong terus. Apalagi kalo lagi tantrum! Rupa - rupanya anxiety separation dia cukup hebat kalo di banding kakaknya. Yo wis lah, gpp. Toh Gak selamanya kan saya akan gendong dia terus?? hehehe (( menghibur diri ))

Setelah saya ajak dia belanja di warung Teh Neng, saya rayu dia agar turun dari gendongan dengan senjata andalan saya, SUSU KUDA dan Channel yutub-nya si Diwan! hahaha (^▿^)

Haahh! ibuh macam apa akuh inih yaaahh??? wkwkwkwk (>‿◠)✌

Yah, mau gimana lagi...Paksu lagi ke rumah sakit ngurus pendaftaran untuk Bapak mertua yang harus kontrol hari ini. Jadi, yutub adalah penyelamat saya pagi ini.

Lalu saya kembali ke Dapur yang hanya berjarak 2 meter dari ruang tamu. Mulai memasak Semur Ati ayam untuk anak - anak dan Sayur Tahu sabe ijo buat Paksu. Pas lagi asyiknya saya masak ditemenin lagu blekping, be te es, gidel dkk ..... e e e ehhh Kilan rewel dong minta pake celana yang dia pake kotor - kotoran kemarin, yaitu celana kakaknya. 

Hadeeuuuh, saya tepok jidat sembari ngelus dada mencoba sabar-sabarin diri sendiri. Soalnya, itu celana baru aja saya cuci kemarin sore dan masih menggantung di jemuran. Masih setengah basah!! Tapi dia terus merengek minta celana itu walau agak basah juga. 

Usut punya usut ternyata dia mau bermain jadi Parkour vs Joker, channel nya Thunderbird. Iya, dia suka banget sama video itu. Dia suka loncat - loncat kaya kijang kesana kemarin menirukan gaya para parkour di video itu! seneng sih saya, dengan begitu motorik kasar dia ke asah. Untuk yang satu ini, saya tidak khawatir lagi. Karena untuk anak se usia Kilan, dia tuh termasuk di bawah rata-rata untuk Berat badan. Badanya terlihat kurus seperti yang kurang gizi ( saya pernah dikatain gitu sama bidan di puskesmas, sebe deh ). Sempet khawatir Kilan stunting. Tapi, tinggi badan dia masuk kategori rata-rata dan dia aktif juga ceria. 

Mungkin, badan dia yang ramping menurun dari babahnya. Waktu kecil babahnya juga kecil dan ramping mirip Kilan.

Back to the story soal celana, Jadi dengan terpaksa saya setrika celana kakaknya itu basah - basah. Mau gimana lagi? yang penting dia seneng dan saya bisa masak lagi walau agak bete karena lagi hot masak tadi.

Pagi itu, Kilan sepenuhnya ceria setelah pake celana kakaknya dan loncat sana dan sini persis kutu loncat. ckckck...

Siang hari,
saya ajak Kilan nemenin kakaknya main layangan. Sementara dia sendiri berpetualang jadi Si Bolang, nongkrong depan Balong sambil lemparin batu dan ngumpulin "fosil" keong. Di temani si kiki, dia kumpulin cangkang keong satu per satu sambil di hitung. lalu tiba - tiba dia nyeletuk dong,





" Wah...cuaca cerah ya " ucap dia sambil senyum - senyum,

Sontak saya ketawa terbahak - bahak! Lucu banget denger dia ngomong begitu. lalu saya tanya, 

" Kilan tau dari mana kalimat itu? "
" Ituuu maah, si bebibas suka ngomong gitu " jawabnya sambil monyong - monyong,

Ya Ampuuun, beneran anak yutub ya! wkwkwkwk

Lalu sore hari tiba dan setelah saya selesai dengan urusan tikus yang kembali merajalela di rumah saya dan ibu mertua, saya mandi dan solat magrib. Kilan udah mandi duluan, begitu juga kakaknya. Lalu gak  lama ayahnya pulang dan kami family time seperti biasa. Ngapain aja? Yahhh you know-lah permainan anak laki-laki kaya gimana?....naik punggung ayahnya lalu gantian punggung saya sampai...duhhhh pundak sakit nih. Terus main gitar - gitar-an dan main adu jotos. 

Saya sebagai perempuan satu-satunya di rumah ini (selain ibu mertua) merasa sangat tertindas sodara-sodara. Kadang pengen gitu, family time nya tenang.....baca buku, nonton channel discovery atau kartun upin - ipin. Tapi itu hanya khayalan, karena baru baca buku sebentar......drama rebutan buku di mulai, lalu pindah ke drama rebutan nonton channel youtube....lalu pindah rebutan mainan .....eeeaaaaa.....bayangan family time pun buyar seketika! wkwkwkwk

Tetapi, malam ini saya terselamatkan! oleh panggilan ibu mertua. Serta merta saya menuju rumah Ibu mertua yang jaraknya? gak berjarak, karena rumah kami nempel! hahahaha (^▿^) selesai dengan percakapan ibu mertua, saya rebahan di kamar paksu waktu masih bujang yang sekarang jadi studio foto produk @bekasbagus__ 


Gak lama kemudian Kilan nyusul sambil teriak gordes alias gorowok desa ( teriak kencang ) manggil emaknya. Lalu masuk kamar dan liat saya rebahan kaya ikan paus, dia pun ikutan rebahan sambil memboyong bantal - guling - selimut miliknya sendiri.


Lalu, tiba-tiba dia cerita,

atau lebih tepatnya mendongeng tentang Serigala yang sangat takut dengan api unggun.  Terus dia cerita lagi soal dia yang udah besar sekarang dan bla bla bla....cerita tiada henti dengan api semangat berkobar sampai bikin saya ketawa terpingkal - pingkal.

Jadi, yang cerita sebelum tidur bukan saya tapi sebaliknya! hahahaha

Jadi terbesit sebuah ide brilian. Cerita kilan, mungkin akan saya jadikan cerita buku anak, karena memang cerita dia karangan dia sendiri. Saya bersyukur Kilan se-imajinatif itu. 

Tapi untuk membuat sebuah buku cerita anak, berproses kali ya. Ngumpulin dulu ilustrasi nya. Untungnya, cerita kilan tadi saya rekam pake hp. jadi saya akan ingat selalu cerita, suara dan gaya dia berbicara. 

Membuat buku cerita anak sebetulnya bukan hal baru buat saya. Sudah lama sekali saya ingin membuatnya. Tapi setiap memulai membuat cerita, selalu buntu dan kesulitan memulai. Bertanya pada Kang Iwok Abqary pun sudah saya lakukan.

Mungkin, saya masih membutuhkan semedi dan tekad serta  niat yang serius untuk  menggarap buku cerita anak ini. Mengapa harus buku cerita anak? karena saya suka menggambar dan awalnya sih ingin buku cerita anak ini saya wariskan buat anak-anak saya. hihihi... so sweet gak sih? 

Anak, terkadang memberi kita banyak inspirasi. Nampaknya, saya harus rajin bawa jaring biar ide nya gak kabur dan saya tampung. 




Idul Adha sebentar lagi, Ada banyak cerita dan kehangatan dibalik moment spesial ini. Apalagi buat anak-anak. Misal Keenan, si sulung  yang dari jauh - jauh hari udah sering nanya kapan Idul Adha, sampai bikin emak pusing kepala jawabnya, 

" Mah, kapan sih itu idul adah teh ?? " hadeuuhh, udah nanya salah lagi nyebutnya! wkwkwkwk

" Idul adha kak, masih lama. emang kenapa?" tanya saya,

" Berapa lamanya itu sebanyak apa?? " tanya lagi sambil mulutnya monyong-monyong,

" Sekitar 2 minggu " jawab saya singkat, 

" 2 minggu itu sebanyak apa?" adeeuuhhhh kapan ini pertanyaan usai???

"Sekitar 14 hari! coba aja kakak hitung dari sekarang. tiap hari hitung 1 angka, besoknya hitung nomer dua dan terus sampai setiap hari udah kakak hitung sebanyak 14 kali " jawab saya panjang dan lebar selebar jidat milik pak suami, hihihi

" Males ah ngitungnya, mamah aja yang ngitung!" eh busyet nih anak! bikin emak berang ya! wkwkwkwk

" Emang kakak nunggu apa sih " tanya saya penasaran

" Nunggu BAKAR SATE!! hahaha " jawabnya sambil ketawa dan joged gaya penari mesir,

" Hadeuuhh, emang kamu kebagian gitu dagingnya " tanya saya lagi, 

" Iyaaa atuhhhhh " jawabnya pe-de

Lucu ya si kakak, segitu antusiasnya pengen cepet Idul Adha cuman pengen bakar sate yang padahal masih bisa kita kerjain di hari-hari biasa.Tapi bukan itu masalahnya, suasana itu yang berbeda.Betul tidak ibu-ibu???

keenan & kilan, Idul Adha Tahun lalu


Biasanya, tiap pagi anak-anak suka minta JJM alias jalan-jalan motor, jadi kita ber-empat kukurilingan  ( keliling )  naik motor, lihat pemandangan dan menghirup udara segar di atas motor sambil merasakan angin nu ngahiliwir ( berhembus). Rute biasanya sih dari rumah, terus ke atas sampai sekolah krida, terus belok turun ke bawah belok ke Cilengkrang sampai tembus ke alun-alun Ujungberung. Jajan gak? kadang-kadang sih jajan, biasanya mah beli gorengan sama surabi doang, hehehe

Seperti kemarin pagi,  mereka minta jalan jalan liat sapi dan domba! katanya karena udah idul adha jadi pasti kedua hewan ikonik Idul Adha itu pasti ada. Dan bener aja, begitu liat yang jual domba dan sapi, keenan dan kilan langsung serta merta tertawa kegirangan dan minta turun dari motor dan nongkrong depan sapi dan domba sambil ngomong sama para sapi itu seolah kaya yang kenal aja, 

 " halo sapi apa kabar? bentar lagi mau di pencit ( disembelih ) ya? yang kuat ya. ayo mamam rumput dulu "

Kan lucu jadinya, tapi malu juga  karena kita gak beli dombanya apalagi sapi, wkwkwkwk. Untung mamangnya ngerti. Makasih mamang.






Kami semua gak sabar memang menantikan Idul Adha yang sebentar lagi. Karena moment BAKAR SATE ini merupakan moment berkumpul keluarga dan berbagi kehangat, keceriaan dan cinta. 

Tapi inget, kita masih dalam masa pandemi lho. ada rules dan protokol yang harus diikuti selama  Penyelenggaraan Idul Adha Saat Pandemi berlangsung, untuk menjaga kesehatan bersama. 

salam bakar-bakar sate semua ya.

note :
Artikel ini diikut sertakan minggu tema komunitas Indonesian Content Creator 

Hai makhluk kecil, 
Terkadang terasa sulit bagiku, 
Untuk tidak dengan sengaja berteriak padamu saat  kau menghujaniku dengan permintaan tiada akhir  dimana aku sedang berada di puncak  lelah  letih teramat sangat,

Hai makhluk kecil, 
Terkadang sulit bagiku,  
Untuk tidak dengan sengaja marah padamu saat kau memintaku menemanimu bermain dimana aku baru ingin merebahkan tubuhku yang terasa remuk, meluruskan tulangpungguku yg terasa payah dan kakiku yang terasa kebas 

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Untuk tidak menahan sedikit saja kesalku terhadap kelakuanmu yg absurb dan aneh diluar akalku tapi lucu dan menyenangkan bagimu,  seperti bermain salju bedak atau bermain air hujan pancoran tetangga, 

Hai makhluk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Berdamai dengan amarahku saat kau menolak ku ajak belajar dan berteriak "tidak mau! " 

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit buatku, 
Menahan kantuk demi membacakan buku faporitemu

Hai makhkuk kecil, 
Terkadang sulit bagiku, 
Merayu dirimu yang sedang merajuk sementara aku dipenuhi pikiran yang sedang carut marut dan mood labil

Hal mahkluk kecil, 
Terkadang aku kalah dengan rasa lelah letih tiada akhir,
Terkadang aku kalah dengan emosiku,
Terkadang aku kalah dengan pikiranku,
Dan terkadang terasa sulit Menjadi ibumu,
Bukan karena tak ingin atau menolak,  aku hanya sedang lelah sekali,  
Hingga ingin aku menekan tombol pause dan berhenti sejenak, 
Walau masih terasa sulit,  aku tak pernah menyesal menjadi ibumu, 

Oh maafkan aku, 
Maafkan keterbatasanku, 
Maafkan ketidakmampuanku sedikit bersabar dan menahan amarahku,
Maafkan kesulitanku mengurai kesalku, 
Maafkan aku,  yang masih bergelut dengan luka lamaku, 

Maafkan aku, 
Yang masih belajar menjadi ibumu
Yang masih belajar mestabilkan emosiku
Yang masih belajar mengatur pikiranku
Yang masih belajar  menyesuaikan peranku
Yang masih belajar mengenai dirimu, 
Yang masih belajar ikhlas dan sabar, 
Yang masih berusaha mengurai dan menyembuhkan luka lamaku, 

Maafkan aku, dan
Terimakasih

Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa berarti
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa dicintai
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa dibutuhkan
Hadirmu sepenuhnya membuatku merasa istimewa
Hadirmu sepenuhnya membuatku,  terasa seperti manusia