Ketika NewJeans muncul, rasanya seperti memperoleh angin segar di industri Kpop yang “gitu-gitu aja”. NewJeans berhasil memikat lewat karakter musiknya easy listening yang santai dan segar. Mereka secara cerdik memadukan nuansa electropop, R&B era 90-an dan pop klasik dengan ritme modern seperti UK Garage serta Jersey Club yang belum pernah ada sebelumnya.
Dibungkus estetika retro Y2K, musiknya menciptakan melodi nostalgik yang adiktif dengan harmoni vokal lembut dan make-up natural yang tidak glamor, mereka mendefinisikan ulang K-Pop dan memberikan warna yang kontras dibanding pakem K-pop tradisional.
Tak heran jika formula ini kemudian menjadi standar baru grup kpop generasi 5 dan 6 yang menawarkan gaya musik dan visual “menjiplak” NewJeans seperti, ILLIT, Izna, TripleS, dan Baby Dont’ Cry.
Meski tak sama persis, beberapa Kpop idol generasi 4 pun bahkan meniru konsep musik dan vibe estetika retro Y2K yang sama untuk beberapa lagu dan M/V mereka.
![]() |
| NewJeans Effect, musik NJ yang memperngaruhi industri Kpop |
Sebenarnya, nggak ada yang salah dengan arah musik K-Pop hari ini. Kita harus akui kalau NewJeans Effect itu memang game changer sekaligus "jebakan" buat industri.
Kesuksesan mereka membawa estetika nostalgia 80-90an (baik dari sound maupun visual MV yang pakai kamera handycam atau filter lo-fi yang emang secara visual unik dan menarik.
Namun, di sisi lain, fenomena ini perlahan jadi "jebakan" buat industri. Karena satu formula ini sukses besar, agensi lain ramai-ramai mengekor demi dapet vibe yang sama. Akhirnya, sesuatu yang tadinya unik, malah jadi seragam.
Nah, di tengah banjir produk replika yang bikin identitas KPop terasa sama, THEBLACKLABEL tiba-tiba datang bawa tabung oksigen bernama ALLDAY PROJECT (ADP) yang didirikan oleh produser legendaris Teddy Park (Park Hong-jun).
.
Teddy Park nggak cuma sekadar ngerilis grup baru, yang “nekat” membuat grup format co-ed yang selama ini dianggap "zat radioaktif" yang sulit stabil di pasar.
Grup ini mengumpulkan nama-nama besar dengan latar belakang yang nggak main-main, mulai dari Annie Moon sang pewaris chaebol hingga Bailey Sok yang merupakan koreografer kelas dunia. Mereka dirancang untuk membawakan musik yang 'berat' dan teknis, sebuah antitesis dari tren minimalis yang sedang merajai pasar.
Pertanyaannya, apakah kehadiran mereka memang penawar jenuh NewJeans effect atau hanya eksperimen ambisius Teddy Park seperti nama grupnya “project” yang sebentar lagi bakal menguap terkena panasnya kompetisi?
Mengenal ADP: Proyek "Iseng" Teddy Park yang Punya Ambisi Beda
Kalau ada satu nama yang paling tahu kapan waktunya memberi warna baru di zona nyaman K-Pop, orang itu adalah Teddy Park.
Setelah bertahun-tahun jadi otak di balik grup-grup besar hingga membangun THEBLACKLABEL, Teddy sepertinya mulai bosan dengan format yang biasa-biasa saja. Baginya, merilis grup konvensional sudah bukan lagi prioritas utama.
Di sinilah ALLDAY PROJECT (ADP) muncul.
Menariknya, proyek ini tidak terasa seperti hasil rencana bisnis yang kaku, tapi lebih seperti kolaborasi kreatif yang digarap bersama sahabat lamanya, will.i.am dari Black Eyed Peas. Nama "ALLDAY" sendiri bahkan mendapat restu langsung dari will.i.am, sosok yang memang sudah sangat berpengalaman dalam membawa grup campuran (co-ed) sukses di panggung dunia.
![]() |
| Allday Project, grup co ed dari BlackLabel |
![]() |
| Teddy Park, Black Label Producer |
Pertanyaannya, kenapa Teddy memilih format co-ed yang selama ini sering dianggap cukup berisiko di industri K-Pop?
Alasannya bukan sekadar ingin tampil beda, tapi karena Teddy ingin menciptakan dinamika yang lebih luas. Selama ini, grup satu gender (semua laki-laki atau semua perempuan) punya keterbatasan tertentu dalam hal eksplorasi vokal dan energi panggung.
Dengan menggabungkan member laki-laki dan perempuan dalam satu grup, Teddy seperti sedang menyusun sebuah standar baru yang lebih dinamis. ADP adalah cara Teddy membuktikan bahwa grup campuran bisa tampil elegan, berkelas, dan punya vibe yang kuat, sesuatu yang cukup jarang kita temui dieksekusi dengan matang di industri saat ini.
Lahirnya ALLDAY PROJECT (ADP)
Proyek ADP mulai menarik perhatian sejak akhir 2023, ketika THEBLACKLABEL memberikan sinyal kuat bahwa mereka tidak hanya menyiapkan grup perempuan konvensional (MEOVV), tetapi juga sebuah unit yang lebih eksperimental. Unit ini memadukan elemen easy listening yang sedang trend dengan sentuhan EDM dan vibe yang lebih dinamis, sebuah kombinasi yang terasa seperti evolusi dari gaya produksi Teddy Park sebelumnya.
Pada 8 Juni 2025, THEBLACKLABEL secara resmi mengungkap lini masa dan nama grup idola terbaru mereka: ALLDAY PROJECT (ADP). Langkah ini mengejutkan industri karena dilakukan kurang dari satu tahun setelah debut MEOVV, menandakan ekspansi yang sangat agresif dari label besutan Teddy Park tersebut.
Grup ini langsung menjadi pusat pembicaraan karena lineup-nya yang impresif dan beragam, mulai dari Annie Moon, Bailey Sok, Jo Woochan (mantan Trainee A HYBE), Tarzzan, hingga Youngseo (mantan anggota final ILLIT).
Kehadiran mereka sebagai grup campuran (co-ed) memberikan warna yang langka di panggung K-Pop modern.
Visi besar ini didukung oleh infrastruktur produksi yang sudah teruji. Di belakang layar, Teddy Park tetap memegang kendali sebagai Executive Producer, didampingi oleh tim produser utama THEBLACKLABEL seperti 24 dan R.Tee. Keterlibatan mereka menjadi jaminan kualitas, mengingat rekam jejak keduanya dalam menciptakan standar musik pop global yang sukses secara komersial.
Menariknya, ADP tidak hanya dipersiapkan untuk pasar domestik. Melalui kemitraan strategis antara THEBLACKLABEL dan Interscope Records (Universal Music Group), proyek ini sejak awal sudah berada dalam jalur distribusi internasional.
Hal ini juga diperkuat dengan dukungan dari will.i.am, yang secara konsisten memberikan sinyal kolaborasi kreatif melalui kanal media sosialnya. Dengan fondasi ini, ADP bukan sekadar proyek sampingan, melainkan unit strategis yang disiapkan untuk memperkenalkan standar baru grup campuran di panggung musik dunia.
Statusnya yang awalnya sering disebut sebagai trainee project atau "iseng-iseng berhadiah" pun perlahan berubah jadi sesuatu yang sangat serius. ADP bukan sekadar grup sementara, melainkan unit strategis yang menjadi representasi visi baru THEBLACKLABEL dalam mendefinisikan apa itu "Pop Global".
Namun, antusiasme besar atas debut mereka pada 23 Juni 2025 dengan single "FAMOUS" di susul "Wicked" dan single digital "One More Time" segera dibayangi oleh berbagai kontroversi yang melibatkan para anggotanya.
Membedah Profil Member: Dari Cucu Konglomerat Sampai Veteran Kompetisi
ADP bukan sekadar grup baru, melainkan kumpulan individu yang sudah memiliki reputasi besar di bidangnya masing-masing. Terdiri dari lima anggota dengan latar belakang yang sangat kontras namun saling melengkapi:
1. Annie (Annie Moon) Leader & Rapper
Annie adalah sosok yang membuktikan bahwa impian tidak bisa dibeli dengan uang. Sebagai cicit pendiri Samsung dan cucu Ketua Shinsegae Group, Annie sempat dijuluki "Samsung Princess". Namun, dibalik kemewahan itu, ia berjuang 10 tahun demi restu keluarga untuk menjadi idol, dengan syarat harus menembus Columbia University (Ivy League).
Setelah berlatih secara remote dari AS selama 4 tahun, Annie kini memimpin ADP dengan misi mengubah citra positif chaebol melalui dedikasi musiknya.
2. Tarzzan (Lee Chae-won) Singer, Rapper, Dancer
Tarzzan adalah seorang penari kontemporer jenius lulusan Korea National University of Arts dan merupakan pria Korea pertama yang memenangkan kompetisi tari Dong-A dua tahun berturut-turut, serta juara pertama di kompetisi internasional di Berlin dan New York.
Selain menari, Tarzzan adalah model Vogue & GQ yang pernah melenggang di Milan Fashion Week. Ia membawa perpaduan unik antara seni tari klasik yang elegan dan gaya urban fashion ke dalam ADP.
3. Bailey (Bailey Sok) Main Dancer & Rapper
Bailey adalah “Master” dancer asal California yang telah viral sejak usia 10 tahun. Bailey adalah salah satu kreator Gen-Z paling berpengaruh di industri musik dunia. Sebelum bergabung dengan ADP, ia sudah memenangkan penghargaan "Dance Creator of the Year" dari Adweek.
Bailey adalah koreografer jenius di balik gerakan ikonik aespa (Savage, Illusion), Taeyang & Jimin (VIBE), Red Velvet (Psycho), ENHYPEN (Bite Me), hingga Lisa BLACKPINK dan K/DA ("POP/STARS") Kehadirannya menjamin standar performa ADP berada di level "Master".
4. Woochan (Jo Woochan) Fondasi Hip-Hop
Publik mengenal Woochan sebagai finalis termuda sepanjang sejarah Show Me The Money 6. Dengan pengalaman sebagai trainee di berbagai agensi besar (Cube & BigHit), Woochan membawa mentalitas rapper profesional yang sudah teruji di panggung kompetisi keras.
Dengan pengalaman sebagai solois dan kemampuannya sebagai MC, Woochan memberikan pondasi hip-hop yang sangat matang dan profesional bagi grup ini.
5. Youngseo (Vokalis Utama)
Youngseo memiliki perjalanan karir yang dramatis. Ia adalah mantan trainee ADOR yang hampir debut dengan New Jeans, serta sempat menempati peringkat ke-2 di R U Next? untuk grup ILLIT. Setelah melewati berbagai proses di agensi besar, Youngseo akhirnya menemukan jati dirinya dan resmi debut bersama ADP di bawah THEBLACKLABEL
Kombinasi antara kekuatan chaebol, koreografer dunia, model fashion, veteran hip-hop, dan talenta vokal yang matang membuat ADP terasa seperti unit "Avengers" di industri K-Pop.
Mengapa Musik ADP Menjadi Tren Baru?
Musik ADP terasa sangat Urban & Trendy karena mereka mengadopsi tren musik global dari Amerika Serikat seperti Hyperpop, Afrobeat, hingga Brazilian Funk, namun tetap dibalut dengan kualitas produksi kelas satu dari Teddy, 24, dan R.Tee.
Kekuatan mereka terletak pada Vocal & Rap Focus. Dengan adanya vokalis seperti Youngseo yang terinspirasi Billie Eilish, dipadukan dengan slick flows dari rapper seperti Annie, Woochan, Tarzzan, dan Bailey, ADP berhasil menciptakan harmoni yang "mahal" di atas instrumen yang eksperimental. Mereka tidak hanya mengikuti tren; mereka adalah tren itu sendiri.
Kontroversi ALLDAY PROJECT: Dari Sengketa Nama Hingga Isu Perilaku Member
Meskipun menyandang status sebagai "Super Team", perjalanan ADP sejak awal tidak lepas dari kritik tajam. Berikut adalah poin-poin utama yang memicu perdebatan:
Masalah Hukum: Gugatan Merek Dagang dari Australia
Hanya sehari setelah perilisan "FAMOUS", rapper Australia bernama bernama Allday (Tomas Henry Gaynor) melayangkan ancaman gugatan hukum. Ia mengklaim hak atas merek dagang nama tersebut di Australia dan AS sejak 2021. Hal ini memicu perdebatan mengenai keteledoran riset pasar internasional yang dilakukan pihak agensi sebelum meresmikan nama grup pilihan will.i.am tersebut.
Sengketa ini menjadi 'ujian nyata' pertama bagi THEBLACKLABEL di panggung internasional terkait perlindungan aset kreatif. Bagaimana penyelesaiannya nanti, bakal jadi standar baru buat kasus-kasus serupa di masa depan yang melibatkan raksasa musik dunia.
Kontroversi Perilaku: Tarzzan dan Woochan dalam Sorotan
Dua anggota pria ADP, Tarzzan dan Woochan, menjadi pusat kecaman publik karena serangkaian tindakan yang dianggap tidak pantas:
- Tarzzan: Menghadapi tuduhan Apropriasi Budaya karena penggunaan gaya rambut braids dan cornrows. Selain itu, ia diduga mengucapkan kata rasis (N-word) dalam sebuah video viral, serta dikritik karena lirik lagu yang dianggap misoginis (merendahkan wanita).
- Woochan: Bersama Tarzzan, ia dikritik karena perilaku tidak sopan di Asia Artist Awards (AAA) 2025, seperti mengangkat kaki ke kursi artis senior. Ia juga dinilai memberikan respons kasar kepada penggemar yang meminta finger heart.
![]() |
| Kontroversi Woochan ADP di acara Asia Artist Awards (AAA) |
![]() |
| Rapper Australia bernama bernama Allday (Tomas Henry Gaynor) melayangkan ancaman gugatan hukum kepada ADP atas hak nama Allday |
Status "Chaebol" Annie Moon dan Isu Nepotisme
Status Annie Moon sebagai cicit pendiri Samsung yang kerap dijuluki baby nepo, memicu perdebatan tentang nepotisme. Publik mempertanyakan apakah latar belakangnya memberikan keuntungan yang tidak adil bagi grup, terutama saat ADP memenangkan Daesang di AAA 2025 hanya dalam waktu singkat setelah debut.
![]() |
| Kontroversi Annie ADP yang kerap dipanggil NepoBaby karena statusnya sebagai Chebol, cicit pemilik Samsung |
"Black Ocean" dan Kritik Umum
Puncak dari ketidakpuasan sebagian penggemar internasional terlihat saat KCON 2025, di mana ADP menerima "Black Ocean" (penonton mematikan lightstick sebagai bentuk protes). Grup ini sering dicap memiliki sikap sombong (attitude problem), yang menjadi tantangan besar bagi citra mereka secara global.
Sudut Pandang Pribadi : Opini Mengenai Kekurangan Allday Project
Meski prestasinya gemilang dan saya akui musik mereka cerdas dan beresonansi dengan selera telinga saya, tapi saya tetap memberikan beberapa catatan kritis:
1. Dominasi Visual & Status
Terlalu besarnya sorotan pada latar belakang chaebol Annie Moon dan prestasi masa lalu member lain terkadang menutupi sinergi grup secara keseluruhan.
2. Genre yang Terlalu "Berat"
Eksperimen Liquid DnB dan Brazilian Funk dianggap terlalu "maju" bagi sebagian telinga pendengar lokal Korea yang lebih menyukai lagu easy listening yang manis.
3. Ekspektasi Terlalu Tinggi
Karena dilabeli sebagai "Super Team", publik memberikan ekspektasi yang hampir mustahil untuk dipenuhi. Sedikit saja kesalahan di panggung, kritik yang datang akan jauh lebih pedas dibandingkan ke grup rookie lainnya.
4. Super Team, Tapi Gagal Sinkron
Meskipun setiap member punya skill individu yang mengerikan, vokal kuat, koreografer kelas dunia, hingga aura chaebol, kumpulan talenta besar ini justru terlihat jalan sendiri-sendiri. Di atas panggung, mereka lebih menyerupai barisan solois yang dipaksa berbagi ruang daripada sebuah grup yang punya satu nyawa.
Kesan "asing" ini makin kental di konten behind the scene atau vlog, interaksi mereka terasa kaku, transaksional, dan minim chemistry organik. Mereka terlihat seperti rekan kerja yang profesional, tapi gagal meyakinkan publik bahwa mereka adalah sebuah tim yang solid.
Berbeda dengan Blackpink yang sama-sama merangkak dari nol sejak trainee hingga akhirnya meraih kesuksesan dan secara bertahap memulai project solo mereka (yang juga meledak). Terlihat jelas bagaimana bonding dan ikatan emotional diantara member yang bahkan masih terasa pasca debut solo masing-masing personal dengan mengeluarkan single Blackpink ‘JUMP’ dan serangkaian tur dunia setelahnya.
Berbeda dengan Blackpink yang sama-sama merangkak dari nol sejak trainee hingga akhirnya meraih kesuksesan dan secara bertahap memulai project solo mereka (yang juga meledak). Terlihat jelas bagaimana bonding dan ikatan emotional diantara member yang bahkan masih terasa pasca debut solo masing-masing personal dengan mengeluarkan single Blackpink ‘JUMP’ dan serangkaian tur dunia setelahnya.
5. Formula Outro yang Usang
Visual penutup M/V mereka juga mulai terasa repetitif dan membosankan. Penggunaan outro yang selalu menampilkan Bailey Sok sebagai center untuk tarian tunggal khasnya seolah menjadi formula wajib di setiap rilisan. Alih-alih memberikan kejutan, scene ini malah jadi klise yang mudah ditebak karena muncul di seluruh M/V single mereka. Bukannya memperkuat identitas grup, repetisi ini justru membuat anggota lain hanya terlihat seperti penari latar bagi pertunjukan solo sang koreografer.
Rentetan kontroversi ini menempatkan ALLDAY PROJECT dalam posisi yang unik sekaligus berisiko layaknya pedang bermata dua.
Di satu sisi, mereka adalah bukti nyata dari visi jenius THEBLACKLABEL yang berhasil menciptakan grup dengan talenta luar biasa dan daya saing global. Namun di sisi lain, isu-isu sensitif mulai dari apropriasi budaya hingga etika di depan publik menjadi pengingat bahwa status "Super Team" membawa ekspektasi moral yang jauh lebih tinggi dari penonton.
Kedepannya, cara para anggota dan agensi merespons kritik ini, apakah dengan evaluasi mendalam atau sekadar membiarkannya berlalu akan menjadi penentu citra jangka panjang mereka. Bagi ADP, prestasi di tangga lagu hanyalah satu bagian dari perjuangan; bagian lainnya yang tak kalah berat adalah memenangkan kembali kepercayaan dan simpati dari publik serta komunitas penggemar internasional.
Kesimpulan : Bakal Jadi Standar Baru atau Cuma Tren Sesaat?
Jika THEBLACKLABEL berhasil mempertahankan konsistensi genre eksperimental ini, ADP bisa menjadi pionir grup co-ed modern yang sukses secara global. Mereka punya semua amunisi: koneksi internasional (UMG), produser jenius (Teddy), dan talenta member yang di atas rata-rata. Mereka bukan hanya grup idol, mereka adalah sebuah fashion & art movement.
ALLDAY PROJECT telah menunjukkan kesuksesan yang signifikan dalam waktu yang sangat singkat sejak debut mereka pada Juni 2025. Terlepas dari berbagai kontroversi yang menyertainya, indikasi potensi besar untuk mendominasi industri K-Pop di masa depan sulit untuk dibantah.
Berikut adalah beberapa faktor kunci yang memperkuat prediksi tersebut:
- Dukungan Agensi Ternama
Berada di bawah naungan THEBLACKLABEL, grup ini mendapatkan sentuhan langsung dari produser legendaris Teddy Park. Pengalaman dan insting Teddy dalam menciptakan lagu hits menjadi jaminan kualitas musik yang konsisten.
- Konsep Co-ed yang Segar
Sebagai grup campuran pertama dari agensi ini, ADP menawarkan konsep unik yang jarang ditemukan di industri K-Pop saat ini. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif karena mereka mampu menarik basis massa yang lebih luas.
- Raihan Prestasi yang Sangat Cepat
Hanya lima bulan setelah debut, ADP telah memenangkan Grand Honor's Choice (Daesang) di Korea Grand Music Awards (KGMA) 2025. Meraih penghargaan tertinggi yang biasanya didominasi grup senior dalam waktu singkat adalah bukti nyata dominasi mereka secara digital dan popularitas.
- Anggota dengan Latar Belakang Unik
Perpaduan antara Annie (koneksi berpengaruh), Tarzzan & Bailey (bakat tari & modeling internasional), serta Woochan & Youngseo (pengalaman kompetisi & vokal kuat) menciptakan daya tarik publik yang tidak ada habisnya untuk dibahas.
- Dominasi Musik Pop-Trap Modern
Lagu-lagu seperti "Famous" dan "Wicked" membuktikan bahwa gaya musik mereka yang penuh percaya diri diterima dengan baik oleh pasar, menunjukkan basis penggemar (DAY ONE) yang solid.
Meskipun kesuksesan cepat ini memicu spekulasi mengenai privilege dan tekanan kontroversi, kemampuan ADP untuk terus mendominasi tangga lagu menunjukkan penerimaan publik yang kuat terhadap karya mereka.
Secara keseluruhan, dengan kombinasi faktor-faktor ini, ALLDAY PROJECT diposisikan untuk menjadi salah satu grup generasi kelima terkemuka dengan prospek masa depan yang sangat cerah di industri musik global.
Referensi :
- https://kprofiles.com/allday-project-members-profile/ https://thekmeal.com/allday-project-debuts-with-famous-a-sleek-genre-blending-debut/
- https://www.idntimes.com/korea/kpop/asal-usul-nama-allday-project-yang-kini-jadi-sengketa-c1c2-01-6rdmq-nqwjv8
- https://era.id/news/182597/deretan-kontroversi-allday-project-dari-tidak-sopan-hingga-nepotisme https://avnmedia.id/dapat-black-ocean-di-kcon-2025-5-kontroversi-allday-project-bikin-heboh-meski-masih-rookie
- https://timesofindia.indiatimes.com/entertainment/k-pop/music/news/all-day-project-updates-group-members-under-fire-for-cultural-appropriation-and-chaebol-statusnetizens-react/articleshow/121752567.cms
- https://www.news18.com/movies/korean/k-pop-fans-outraged-as-allday-project-members-ignore-basic-etiquette-at-asia-artist-awards-aa-ws-l-9758465.html
- https://www.idntimes.com/korea/kpop/kenapa-allday-project-dihujat-setelah-hadiri-asia-artist-awards-2025-00-6x7yf-3ltswn
- https://www.pinkvilla.com/entertainment/why-do-netizens-want-allday-projects-tarzzan-kicked-out-of-group-know-disgusting-accusations-levied-before-debut-1390945 https://www.facebook.com/kpopnewsupdatee/posts/897930096093658/ https://www.youtube.com/shorts/AICQ0TPB3ZI
- https://www.instagram.com/p/DSCVygKkiP4/ https://www.instagram.com/reel/DNt6kEJZgl-/
- https://yoursay.suara.com/entertainment/2025/06/28/163305/rapper-asal-australia-ancam-tuntutan-hukum-pada-allday-project-terkait-trademark
- https://koreajoongangdaily.joins.com/news/2025-07-03/business/industry/Chairperson-is-entering-moment-sparks-frenzy-as-chaebol-heir-Annie-debuts-in-idol-group/2344678
- https://malanghits.pikiran-rakyat.com/hiburan/pr-3489849119/sikap-woochan-allday-project-picu-reaksi-netizen-di-ajang-aaa-2025
- https://www.instagram.com/p/DLrg57lzcd8/?img_index=2
















Posting Komentar
Posting Komentar