Halodoc solusi Konsultasi dengan Dokter Pilihan

51 komentar
aplikasi halodoc
Ilustrasi oleh artjoka

Halodoc solusi Konsultasi dengan Dokter Pilihan Di Masa Pandemi. Pandemi. Satu kata yang mampu merubah dunia. Setuju? Saya setuju. Banyak hal yang berubah secara drastis akibat adanya pandemi. 

Saya berharap semoga secepatnya vaksin virus corona tersedia dan kami bisa hidup normal lagi. Karena saya percaya pandemi telah menjadi trauma tersendiri bagi kita semua. Termasuk saya. 

Situasi pandemi membuat saya enggan berobat ke rumah sakit besar dan menghindari tempat yang ramai. Sehingga jika saya atau anggota keluarga sakit, saya memilih konsultasi dengan dokter pilihan melalui web atau aplikasi Halodoc lalu berobat ke dokter praktek atau klinik. Seperti cerita saya berikut ini.

Berkat Pertolongan Halodoc

Bulan Mei yang lalu ibu saya sakit. Seluruh tubuhnya terasa ngilu, sakit dada dan muncul bintik merah di badannya. Persis cacar air. 

Saya langsung membawa ibu menemui dokter spesialis penyakit dalam di daerah Antapani. Dengan menggunakan masker dan sarung tangan serta memesan taxi online dengan fitur perlindungan Covid saya membawa ibu. Ketika datang ke klinik dokter tersebut kami di test suhu tubuh dan di suruh menunggu di luar. Pandemi ini semakin terasa mencekam apalagi ketika ibu mengalami sakit seperti ini.

Hasil pemeriksaan dari dokter tersebut cukup membuat saya kaget. Indikasinya ibu terkena sakit jantung atau sakit selaput paru. Sang dokter memberikan surat rujukan untuk ibu berobat ke rumah sakit besar dan melakukan tes rontgen thorax.

Hal ini membuat saya kalang kabut. Pasalnya kami menghindari berobat ke rumah sakit besar karena saat itu pandemi sedang di masa puncaknya. 

Dalam keadaan bingung agak tidak percaya dengan hasil analisa dokter spesialis penyakit dalam Antapani, akhirnya saya buka web Halodoc dan menggunakan fitur chat dokter untuk menanyakan kira - kira ibu saya sakit apa. Fitur chat dokter di Halodoc lengkap sekali. kita tidak hanya bisa berkonsultasi dengan dokter umum, tetapi juga konsultasi dengan dokter pilihan kita. 

Setelah konsultasi dengan dokter pilihan di Halodoc dan menjelaskan gejala sakit ibu saya, hasilnya ibu saya kemungkinan terkena cacar dan disarankan untuk segera menemui dokter terdekat. Ah saya sedikit lega. Dengan harapan benar ibu saya terkena cacar dan bukannya radang selaput paru, saya mencari klinik terdekat dengan rumah saya yang menyediakan fasilitas rontgen thorax dan EKG melalui web Halodoc. Hasilnya adalah Klinik Kimia Farma. Dengan sigap saya langsung menelpon pihak klinik Kimia Farma dan melakukan pendaftaran untuk rontgen esok hari. 

Lalu keesokan pagi harinya saya membawa ibu berobat ke Klinik Kimia Farma dan melakukan rontgen thorax serta EKG sekaligus daftar konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Alhamdulillah ternyata benar apa yang dikatakan dokter di Halodoc, ibu saya terkena cacar air tahap 2. Saya agak lega mendengarnya. Alhamdulillah setelah berobat ibu perlahan pulih dan sembuh.

Semua berkat konsultasi dengan dokter pilihan di web halodoc, sehingga ibu saya bisa saya bawa berobat ke tempat yang tepat.
 

Mengatasi trauma pandemi melalui Halodoc

Seperti yang saya ceritakan di atas, saya punya trauma sendiri dengan pandemi Covid ini, yaitu enggan berobat ke rumah sakit besar karena kekhawatiran terpapar virus corona. Saya sangat berharap sekali vaksin virus corona segera tersedia sehingga kita bisa kembali hidup normal seperti sebelum pandemi terjadi.

Tetapi kita tidak bisa selamanya hidup dalam ketakutan dan trauma bukan? akhirnya saya segera mencari tahu kabar terbaru mengenai ketersediaan vaksin virus corona di web Halodoc. Ternyata selain kita bisa konsultasi dengan dokter pilihan, Halodoc juga menyediakan informasi terkait perkembangan ketersediaan vaksin virus corona. Setelah membaca informasi di Halodoc terkait hal itu, trauma saya berangsur hilang dan digantikan dengan harapan yang cukup besar akan ketersediaan vaksin virus corona.

Menurut informasi di Halodoc, saat ini kelompok ilmuwan dari seluruh belahan dunia gencar mengerjakan vaksin virus corona. Dan tidak sedikit kelompok ilmuwan yang telah mengklaim menemukan vaksin virus corona. Hal ini tentu membawa angin segar berita baik dan pengharapan bagi kita semua. 

Vaksin virus corona telah dikembangkan sejak ilmuwan Cina berbagi urutan genetik virus dan daya tersebut disebarkan ke dalam database publik online. Hasilnya, kelompok ilmuwan dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) telah mengembangkan vaksin virus corona. CEPI merupakan organisasi non profit yang fokus mendanai pengembangan vaksin penyakit menular baru, termasuk vaksin virus corona. Kelompok ilmuwan yang sedang mengembangkan vaksin virus corona adalah sebagai berikut :
  1. Inovio Pharmaceuticals Inc. 
  2. Moderna Inc.
Namun kita masih harus bersabar karena walaupun saat ini vaksin virus corona sedang dikembangkan, vaksin tersebut masih harus melalui rangkaian uji klinis dan hal ini dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Proses uji coba pada hewan lalu pada relawan sangat perlu dilakukan. Tahapan uji klinis ini tentu bertujuan untuk memastikan bahwa vaksin virus corona memiliki efektivitas tinggi dan aman digunakan dengan nilai efek samping yang seminimal mungkin. 

Aplikasi Halodoc, mempermudah konsultasi dengan Dokter Pilihan

Aplikasi Halodoc


Sembari menunggu ketersediaan vaksin virus corona, ada baiknya kita tetap menjalankan protokol kesehatan selama pandemi dimanapun kita berada. Bukan hanya untuk kita dan keluarga tetapi juga untuk kita semua. 

Jangan malas menggunakan masker dan bersikap acuh hanya karena merasa sesak nafas. saya malah merasa aman jika keluar rumah menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Juga, jangan pernah lupa untuk sesering mungkin cuci tangan setelah keluar rumah dan hendak melakukan aktivitas apapun. 

Menjaga kesehatan juga penting dilakukan. caranya? makan makanan sehat dan bergizi serta tak lupa konsumsi vitamin. Halodoc juga menyediakan vitamin dan masker lho. jadi, selain kita bisa konsultasi dengan dokter pilihan dan mencari informasi seputar perkembangan vaksin virus corona, kita juga bisa mendapatkan informasi lainnya terkait kesehatan sekaligus membeli obat dan vitamin serta masker. 

Jika kita merasa tidak sehat, ada baiknya kita konsultasi dengan dokter pilihan di Halodoc terlebih dahulu sebelum berobat di dokter terdekat seperti yang saya lakukan, tujuannya sih agar kita merasa lebih yakin dan hilang semua kebingungan terkait kesehatan kita, hehe. 

Kita bisa mencari informasi di Halodoc melalui website resmi dan aplikasinya. Halodoc punya aplikasi? punya dong. Hal ini jadi mempermudah akses kita untuk konsultasi dengan dokter pilihan dan mencari tahu informasi kesehatan lainnya.

Caranya mudah sekali, kita tinggal download aplikasi Halodoc melalui playstore. Fitur yang tersedia di aplikasi Halodoc sama lengkapnya kok dengan di website resminya. 
Menurut saya sih ini lebih efisien ya, apalagi kalau kita sedang di luar rumah dan hendak mencari tahu informasi terkait kesehatan. Apa aja sih fitur di aplikasi Halodoc? 
  1. Fitur membeli obat
  2. Chat Dengan dokter
  3. Pengingat minum obat
  4. Sambungkan Asuransi Kesehatan
  5. Artikel terkait kesehatan
Aplikasi Halodoc juga memiliki fitur baru lho, apa saja sih?
  1. Halofit
  2. Kesehatan hewan
  3. Kalender menstruasi
  4. Kesehatan jiwa
  5. Paket Sehat
  6. Tes Covid - 19
  7. Kalkulator BMI

konsultasi dengan dokter pilihan
Fitur di Aplikasi Halodoc


Wah lengkap sekali ya fitur di aplikasi Halodoc. Saya sarankan segera download aplikasinya dan memanfaatkan seluruh fitur di aplikasi Halodoc untuk kebutuhan informasi kesehatan kita. Salam sehat untuk kita semua. 
Eka FL
Mom bloger yang hobi menggambar dan bikin kue kering. Pecinta kucing dan tanaman, suka banget mie ramen dan bakso yang ngakunya post rocker tapi playlist KPop semua.

Related Posts

51 komentar

  1. Aku setuju, Mbak.
    Aku juga terbantu banget sama Halodoc. Waktu punya keluhan dan gak tahu harus ke dokter apa, Konsultasi ke dokter di Halodoc. Hehe. Dari situ baru disarankan ke spesialis xxx. Nah jadinya kan aku gak perlu bolakbalik RS di masa pandemi gini.
    Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan ya, aamin.

    BalasHapus
  2. Ya ampun kak
    Beruntung sempat konsul di halodoc ya
    Kebayang paniknya kalau langsung percaya sama satu dokter saja. Udah bener itu cari second opinion. Halodoc bener-bener membantu

    BalasHapus
  3. Aku belum install Halodoc. Ternyata masalah kesehatan bisa diatasi dengan sebuah smartphone ya

    BalasHapus
  4. Bisa beli obat online juga ya sekarang, klo dulu manfaatin konsultasi halodoc nya aja buat nanya-nanya soal gejala penyakit yang aku rasa

    BalasHapus
  5. Senang deh punya teman blogger sekaligus ilustrator sejati. Aduuuh ilustrasi halodoc di awal itu kece banget mbaaaa.

    Pengalamannya seru sekaligus menegangkan ya mba. Alhamdulillah diagnosa ibunda hanya cacar tahap 2 saja. Sebagai pasien memang kita harus punya second opinion, bukan buat denial sih, tapi buat memastikan lagi agar kita semakin yakin dengan apa yang terjadi dengan diri kita.

    BalasHapus
  6. Jujur pandemi ini bikin aku juga rada parno ke rumah sakit. jadi beberapa kali sakit konsultasi online trus minum obat. ALahmdulillah sehat. Ngebantu banget ya halodoc ini

    BalasHapus
  7. Vonis dokternya kok bisa beda gitu ya?! Syukur deh kalo bukan penyakit besar. Di era pandemic gini riskan banget berobat ke rumah sakit besar. Pasti prosedurnya jauh lebih ribet.

    Untungnya ada Halodoc ya yang memberikan solusi. Mantap deh

    BalasHapus
  8. Saya juga suka pakai halodoc buat menambah info kesehatan, buat konsultasi kadang buat beli obat juga. Praktis banget ya, satu aplikasi untuk semua.

    BalasHapus
  9. Dengan adanya aplikasi kesehatan seperti Halodoc ini , memang jadi mudah ya untuk konsultasi dokter tanpa harus antri

    BalasHapus
  10. Yang saya suka dari aplikasi Halodoc itu bisa beli obat secara online. Jadi kalo susah nyari obat2 terutama yg blm ada di apotek pasti lengkap belinya di halodoc..mantap.

    BalasHapus
  11. aplikasi andalan sih sejak sebelum pandemi juga sudah pakai, kepake banget kalo harus beli obat online dan konsultasi onlinenya

    BalasHapus
  12. Halodoc ini sekarang jadi aplikasi andalan. Saya juga beberapa kali konsultasi dengan dokter lewat halodoc, ada yang gratis ada yang berbayar. Walau berbayar, tetap lebih murah dibanding harus konsultasi langsung ke rumah sakit

    BalasHapus
  13. Benar banget mbak setuju kalau pandemi memang menimbulkan trauma bagi sebagian orang, termasuk aku juga. Paling takut ke klinik atau ke rumah sakit apalagi keluhan demam, batpil, duh auto di suspect. Untung aplikasi halodoc banyak membantu, emak-emak jadi ga worry lagi

    BalasHapus
  14. Saya juga pengguna app ini. Sangat mebantu bahkan saat tengah malam genting si kecil panas. App ini memang recommended

    BalasHapus
  15. Baca artikel kak Eka jadi ingat lagi aku mau nyobain fitur chat dokter ni..sebab perutku sering banget kram kalo haid.. makasih ya kak tulisannya

    BalasHapus
  16. Aww.. lucuk deh ilustrasi dokternya.. mirip teh Renov di Tanos, ahaha..

    Halodoc memang solusi terbaik buat konsultasi dokter online nih. Fiturnya lengkap, dan bisa cek lokasi RS terdekat juga.

    BalasHapus
  17. Aku pernah pake halodoc ini untuk order obat nih dan memang mudah banget plus praktis di masa pandemi gini nih jadi cukup dari rumah aja

    BalasHapus
  18. Fitur2 dan layanan yang ada di halodoc ini emang membantu banget kita semua akan informasi kesehatan, apalagi di masa panddemi begini. Bisa konsultasi by onlen dengan dokter pilihannya.
    Semoga semuanya diberikan kesehataan yaa.Salam sehat selalu.

    BalasHapus
  19. Kak Ekaa ilustrasinya lucuuuu abiss, hehe. Beruntung banget pasti nih brand manapun yang kerjasama bareng kak Eka. Ilustrasinya euyy keren banget. MasyaAllah

    BalasHapus
  20. Wah ngeri juga ya pas mendapat analisa dokter saat periksa. Akupun anti banget kalau harus periksa ke rumah sakit sebisa mungkin dihindari. beruntung ada aplikasi halodoc. manfaat sekali.

    BalasHapus
  21. selain aplikasinya yang sangat membantu untuk kesehatan, Halodoc juga sangat membantu artikel2 kesehatannya karena sudah ditinjau oleh tenaga medis yang kapabel

    BalasHapus
  22. Halodoc memang lengkap. Andalan kalau butuh bantuan informasi soal kesehatan. Wah, sudah lama nggak buka aplikasinya, ternyata di Halodoc ada info kesehatan jiwa dan kesehatan hewan juga ya. Bahkan sampai ke kalender menstruasi. Lengkap sekali.

    BalasHapus
  23. Barokallah banget dengan adanya aplikasi halodoc banyak yang terbantu ya Mba, aku dulu sebelum pandemi pernah pesen obat pernah chat dokter pula minta masukan.

    BalasHapus
  24. Halodoc merupakan aplikasi pertolongan pertama untuk kontak dokter dalam keadaan emergency. Sangat membantu agar kita mengetahui kemana harus pergi selanjutnya. Apalagi fiturnya yang lain seperti beli obat, sangat membantu banget.

    BalasHapus
  25. Seneng banget punya aplikasi Halodoc ya Mbak Eka... ada fitur pengingat minum obat, jadi insyaalloh gak lupa lg semisal harus minum obat secara teratur yahh

    BalasHapus
  26. Sudah download dong aku nya kak..
    Halodoc emang membantu banget untuk cepat konsultasi tanpa harus ke rumah sakit.
    Apalagi sejak masa pandemi.

    BalasHapus
  27. Sekarang semakin canggih yah, ada aplikasi kesehatan yang bisa langsung chat dengan Dokter tanpa harus datang langsung. Mempermudah masyarakat dan tentunya sangat membantu banyak orang apalagi fitur nya banyak. Sekarang semua serba digital, jadi tinggal download aja deh hehe. Anw ini ada di Apps Store gak mba? Nuhun ;)

    BalasHapus
  28. Dulu saya sering sekali chat dengan psikolog dan psikiater lewat halodoc itu, selain itu harganya juga lumayan murah. Jadi nggak perlu khawatir menghamburkan uang banyak demi konsultasi tatap muka piskolog/psikiater secara langsung ke rumah sakit

    BalasHapus
  29. pakai aplikasi halodoc jadi lebih membantu ya buat Konsul dokter apalagi yg masih takut ke RS kayak aku

    BalasHapus
  30. Saat ini semua serba mudah ya mbak. Apa-apa bisa kita lakukan di rumah. Bahkan untuk konsultasi doktek dan beli obat juga. Pakai satu aplikasi halodoc. bisa dari website juga. Jadi makin save aja kita tu... Alhamdulillah..

    BalasHapus
  31. Wah harus download nih
    Selama ini sering browsing dan dapat jawaban dari Halodoc
    Ternyata mending install aplikasinya ya?

    BalasHapus
  32. memang kemudahan teknologi harusnya dimanfaatkan dengan baik yaa. seperti halodoc ini, saat gamang mau ke rumah sakit, untung banget masih bisa konsultasi ke dokterl dengan chattingan saja. Semoga ibu lekas sembuh ya teh. sehat selalu utuk semuanyaa

    BalasHapus
  33. Halodoc ini memberikan ketenangan dan ketenteraman hidup di kala pandemi kayak gini ya. Soalnya bisa online dan telepon, terus terang masih takut kalau harus ke RS ataupun tempat praktek dokter

    BalasHapus
  34. Alhamdulillah ya pas bgt lagi pandemi seperti ini sdh ada Halodoc yg bisa membantu kita. Ga kebayang kalau pandemi blm ada Halodoc. Semoga kita sehat terus ya mbaa

    BalasHapus
  35. Walau blum prnah pake sndiri, Halodoc ini bner2 ngebantu bgt pas pandemi gini, klo ke dkter umum gratis pula ya mba eka..

    BalasHapus
  36. Ngebantu banget lho konsultasi online dengan dokter ini. Mau keluar rumah terutama ke rumah sakit ya bikin was-was. Paling benar ya via online

    BalasHapus
  37. Wah sama mbak ku juga mengandalkan aplikasi Halo Doc terlebih saat pandemi seperti saat ini karena bisa konsultasi secara langsung via online melalui aplikasi HaloDoc jadi lebih aman ya mbak

    BalasHapus
  38. wah iya nih, aku juga pernah punya pengalaman konsul via halodoc buat urusan gigi, saking takutnya waktu pertengahan pandemi mau ke dokter gigi langsung, dan memang praktis ya

    BalasHapus
  39. Asli bantu banget memang mbak si Halodoc ini. Aku kalau beli obat skarang by app aja haha. Soal konsul dokter, sering banget kepake kalau tanya yg mendesak dan terpercaya, daripada cuma Googling/sosmed kurang sreg krena yg jawab bukan ahlinya

    BalasHapus
  40. Terobosa baru ada Applikasi ini. Sangat efektif, lebih yakin dengan analisa, walaupun tidak terliha dokternya. Tapi sesungguhnya kita sedang berhadapan dengan dokter.

    BalasHapus
  41. Aku sudah unduh app Halodoc, solusi banget emang saat pandemi sekarang ini. Jadi lebih berasa safety gitu deh

    BalasHapus
  42. Konsultasi dengan dokter melalui halodoc di masa pandemi ini sangat memudahkan karena kalau ada apa-apa bisa langsung diungkapkan keluhan sakit apa

    BalasHapus
  43. halo doc emang semudah itu, mudah konsultasi, mudah pesan obat. aplikasinya pun mudah juga digunakan

    BalasHapus
  44. Masya Allah alhamdulillah ya Mbak. Cacar air, bukan yang lebih parah. Membantu banget kehadiran Halodoc emang

    BalasHapus
  45. Semenjak pandemi ini, aku ngandelin Halodoc nih buat konsultasi dan beli obat, biar cepet.

    BalasHapus
  46. emang cakep ya ini halodoc, aku sekarang kalau pakai beli obat apa pakai ini juga secara suka ada promo beli obatnya. trus diantar kan sampai rumah tinggal nunggu. sehat2 ibunya mba

    BalasHapus
  47. Halodoc ini masa depannya makin cerah ya, karena masyarakat udah mulai terbiasa konsultasi atau beli obat tanpa ketemu dokter secara langsung

    BalasHapus
  48. Wah andalanku jg nih halodoc, lumayan ya gak usah ribet antri di rs udh bisa konsul sama dokter, udh bisa puas karena jelas bgt penjelasannya jg meski cuma lwt chat, membantu bgt deh halodoc nih ;)

    BalasHapus
  49. waktu awal awal pandemi, aku juga bingung mau ke dokter gimana, dokter langganan tutup prakteknya gara gara pandemi ini
    terus temen saranin coba halodoc dan cukup puas juga, tengah malem konsultasi dengan dokter tetep dilayani dengan baik
    kaget juga dengan aplikasi ini, ternyata membantu sekali

    BalasHapus
  50. HaloDoc ini yang terintegrasi sama layanan ojol, GRAB juga kan?

    Sepertinya aku pernah konsultasi juga dengan salah satu dokter terkait pola makan disana. Suka banget dengan pilihan fiturnya*

    BalasHapus
  51. Hingga saat ini saya aja gak kepikir kok ya bisa-bisanya ada aplikasi kece kayak halodoc ini. Saya ingat waktu kecil, apa2 mesti ke dokter. Gak tau internetlah dll. Halodoc mempermudah ya

    BalasHapus

Posting Komentar