Tampilkan postingan dengan label curhat emak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat emak. Tampilkan semua postingan


Memanjakan diri sendiri dengan Rangkaian Produk Scarlett Brightening Body Care - Saya termasuk wanita yang agak cuek soal urusan kecantikan dan kesehatan kulit. Padahal waktu masih gadis, wiiihhh tiap minggu maskeran dan luluran.
Biasanya saya maskeran dan luluran pakai produk yang memang sengaja beli di toko kosmetik atau bikin sendiri. Saya juga gak pernah lepas dari yang namanya hand and body lotion. soal sabun mandi? sudah pasti selalu pakai yang berbentuk cair karena praktis dan lebih higienis. Saya juga sering ke salon sekedar untuk facial atau keramas lalu rambut di blow yang minimal saya lakukan 2 kali seminggu.
Lalu bagaimana sekarang setelah menikah dan memiliki dua anak laki - laki? alhamdulillah, udah gak pernah lagi!! hahahaha. Karena kendala waktu dan sekarang saya lebih mikir saving money buat yang lain daripada keperluan sendiri mungkin ya. Naluri emak - emak ya begitu , hehehe. 
Tapi setelah enam tahun bergelut dengan dunia pengasuhan dan domestik, sudah seharusnya saya dapat reward nih, laahhh minta bonus setelah jadi emak, hahaha. Iya, reward yang bisa bikin saya happy, yaitu me time atau waktu untuk diri sendiri dengan body care yang bisa bikin saya merasa muda lagi. 
Iyess, saya emang gak terlalu peduli dengan kecantikan dan kesehatan kulit. tapi saya gak bisa menolak merasa gelisah saat kulit mulai menampakan selulit dan tidak halus juga kusam serta gak wangi! lama kelamaan saya cemas juga, hahaha. 
Jadi yang saya butuhkan adalah body care yang oke banget yang bisa bikin saya ngerasa jadi saya waktu muda dulu, hehe. Pilihan saya jatuh kepada rangkaian Scarlett Brightening Body care By Felicya Angelista. 



Awalnya sih tergoda sama adik ipar saya yang pake body lotion nya Scarlett Brightening Body Lotion Freshy yang warna kuning. Dan saya suka sama wanginya, bener - bener ngingetin saya waktu saya masih muda dulu, hihihihi. Saya langsung minta jatah Pak Suami buat dibeliin produk Body Care Scarlett yang lainnya, yaitu Scarlett Brightening Shower Scrub pomegrante dan Scarlett Body Scrub Romansa. 


Ketiga produk Scarlett Brightening Body care ini menurut saya udah paling lengkap sih. Habis Mandi pakai Scarlett Brightening Body Shower Scrub Pomegrante terus luluran pakai Scarlett Body Scrub Romansa dan ditutup dengan Scarlett Fragrance Brightening Body lotion Freshy. Dan hasilnya setelah setelah pemakaian? Sesuai dong dengan namanya yang mengusung Brightening, emang langsung mencerahkan. Asyik kan? 

SCARLETT BRIGHTENING SHOWER SCRUB POMEGRANATE 

TEKSTUR , WARNA DAN WANGI


Wangi dari Scarlett Brightening shower Scrub Pomegrante ini enak banget, bikin seger dan setelah mandi kulit badan jadi terasa lembut dan gak lengket. Teksturnya berbentuk gel dan dipakai sedikit aja busanya banyak. Warna gelnya ungu dan warna scrubnya biru dan merah.

Terus ada lagi nih kelebihan dari Scarlett Brightening shower Scrub Pomegrante ini, yaitu ada butiran scrubnya. jadi Scarlett Brightening shower Scrub Pomegrante ini double manfaat, yaitu membersihkan badan dari kotoran, sel kulit mati dan juga menghaluskan kulit lewat scrub itu tadi secara maximal. Dan tekstur scrub nya sama sekali gak bikin perih di kulit. Mantap banget deh. Jadi mandi nya sambil luluran juga, hehehe. Tapi untuk hasil maximal tentu dong nanti pakai Scarlett Body scrubnya. 

KEMASAN


Saya termasuk yang suka ribet kalau mau liburan ke rumah ibu atau berkunjung ke rumah mertua apalagi kalau hendak menginap. Iya ribet menyiapkan semua keperluan termasuk peralatan Body Care. Udah paling praktis banget tuh bawa Scarlett Brightening shower Scrub Pomegrante, karena ukurannya cukup yaitu 300 ml juga kemasannya aman serta botolnya mudah di bawa serta gak makan banyak tempat di cosmetic bag saya. 
KANDUNGAN 
Scarlett Brightening shower Scrub Pomegrante ini mengandung GLUTATHIONE dan VIT. E yang bermanfaat untuk mencerahkan, melembabkan, dan menutrisi kulit. Sudah tau kan manfaat Glutathione dan Vit. E terhadap kulit? 
Beberapa manfaat diantaranya adalah mengandung antioksidan yang membuat kulit lebih sehat dan terlindung dari radikal bebas serta meningkatkan kelembaban kulit. Produk ini juga sudah terbukti Not tested on animals. 

SCARLETT BODY SCRUB ROMANSA 


Yess, saya bisa me time sambil luluran di rumah. Perkenalkan produk luluran favorit saya terbaru yaitu Scarlett Body Scrub Romansa. 

TEKSTUR DAN WANGI 




Satu hal yang saya suka dari Scarlett Body Scrub Romansa ini adalah teksturnya yang halus berwarna putih dan butiran scrub yang gak bikin perih ke kulit saat kita pakai. Soal wangi? jangan ditanya deh karena udah pasti Wangi banget dan saya suka karena wanginya gak menyengat dan enak. Kalau suami saya bilang sih, wanginya kaya di hotel mewah, hihihi 

KEMASAN 

Scarlett Body Scrub Romansa ini dikemas dalam kemasan yang unik dan lucu, berbentuk tabung pendek ( jar) berbahan plastik yang kuat yang tutupnya berbentuk ulir ( diputar ) sehingga aman. Selain tutup yang berbentuk ulir, kemasannya juga terdapat lapisan stainless agar produk tidak tumpah dan aman jika dibawa travelling. 
Patikan beli produk yang asli dimana produk asli akan terdapat stiker hologram dan sticker cara pemakaian disertai barcode. 

KANDUNGAN 

Scarlett Body Scrub Romansa ini mengandung Glutathione dan Vitamin E yang fungsinya mencerahkan dan menutrisi kulit juga sebagai antioksidan. Butiran scrubnya Juga mampu mengangkat sel kulit mati dan kotoran secara maximal. Produk ini juga sudah terbukti Not tested on animals. 

SCARLETT FRAGRANCE BRIGHTENING BODY LOTION FRESHY 


Soal Body lotion saya satu suara dengan Suami, beli yang jumlah volumenya banyak dan bisa dipakai berdua, biar hemat! hehehe. Begitu saya tawarkan Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Freshy, suami saya pun suka dan malah dia yang banyak pakai! hahahaha 

TEKSTUR DAN WANGI 


Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Freshy adalah produk pertama dari Scarlett yang bikin saya kepincut. Kenapa? karena wangi banget. Suami saya pun bahkan suka. Ternyata Scarlett Fragrance Brightening Body lotion freshy ini memiliki wangi parfum Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne. Hmm, pantesan wangi ya. 

Bicara soal tekstur, Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion ini terlihat seperti padat , tapi ternyata selain gak lengket juga begitu dipakai tidak terlalu encer. Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion ini terasa cepat meresap dikulit. 
KEMASAN 
Seperti saya sebutkan diatas, saya paling ribet kalau traveling karena harus menyiapkan urusan body care. Nah, aman deh kalau saya bawa Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion ini karena isi volumenya pas yaitu 300 ml dan memiliki packaging seperti pompa dan ada safety lock-unlock nya. jadi aman deh kalau mau dibawa tanpa merasa khawatir si pompa nya kepencet karena sudah terkunci. 
KANDUNGAN 
Sama dengan rangkaian Scarlett Brightening Body Care lainnya di atas, Scarlett Fragrance Brightening Body lotion ini juga mengandung Glutathione dan Vitamin E yang fungsinya mencerahkan dan menutrisi kulit juga sebagai antioksidan. Produk ini juga sudah terbukti Not tested on animals. 

CIRI - CIRI PRODUK ASLI RANGKAIAN SCARLETT BRIGHTENING BODY CARE

Produk Scarlett by Felicya Angelista ini ternyata cukup terkenal di pasaran sehingga tidak heran jika banyak yang menjual kualitas KW nya. Jadi, pastikan untuk membeli rangkaian produk Scarlet Body Care yang asli ya, yang terdapat hologram dan stiker cara pemakaian disertai Registered by BPOM dan barcode nya. 

HARGA DAN TEMPAT PEMBELIAN 

Harga satuan Produk Scarlett Brightening Body care : Rp. 75.000 
Info Order : 087700163000
 

Harga paket hemat ( 5 item ) : Rp. 300.000 (dapet box exclusive+free gift)
Info Order : 087700163000

Wow harga yang sangat ekonomis dengan isi volume 300 ml ya, terus ada harga paket hemat nya lagi. Wah asyik nih, mengingat para emak kan mikirnya saving money tapi dapet banyak, hehehe. 
Soal packaging kurir, jangan khawatir ya karena produk di kemas sangat aman dan rapih menggunakan box karton yang cukup tebal dan double perlindungan produk menggunakan bubble wrap. 
Ayo tunggu apa lagi, segera manjakan diri sendiri lewat rangakaian Produk Scarlet Brioghtening Body Care. 





cara menanak nasi dengan kompor gas
Ilustrasi artjoka



Tips Cara Memasak Nasi Dengan Kompor Gas dari Ibu ini tidak akan pernah saya lupakan. Karena Ibu saya yang mengajari saya pertama kali memasak nasi waktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar ( SD ). 

Saya masih ingat, waktu itu saya masih kelas 3 SD dan pertama kali diberi tanggung jawab memasak nasi langsung dengan dandang oleh ibu saya. Ibu mengajari saya bagaimana cara memasak nasi dengan kompor gas karena waktu itu rice cooker belum lahir, hehehe. Awalnya agak sulit dan pegal, tapi lama kelamaan jadi terbiasa hingga berlanjut sampai akhirnya keluarga kami beralih ke rice cooker.

Sekilas memang memasak nasi dengan kompor gas lebih ribet jika dibandingkan dengan menggunakan rice cooker. Tetapi, dari segi rasa, nasi yang dihasilkan dengan cara memasak nasi dengan kompor gas ini terasa lebih nikmat dan harum. Terlebih lagi kalau kita menggunakan beras Cianjur atau Garut, Udah deh, begitu uap nasi mulai tercium dari dandang, perut seketika minta makan, hehe

Jadi, seperti apa sih Tips Cara memasak Nasi Dengan Kompor Gas dari Ibu saya? yuk kita bongkar rahasianya

Tips Cara Memasak Nasi Manual Dengan Dandang


Dandang yang dalam bahasa sunda biasa disebut “aseupan sangu” adalah panci yang dibuat khusus untuk memasak nasi dengan kompor gas. Sekarang banyak marketplace yang menjual berbagai macam jenis dandang mulai dari bahan alumunium dengan harga murah hingga dandang bermerk yang mahal. Perbedaannya dimana? tentu saja dari kualitas bahan. Jenis aluminium serta ketebalan bahan yang digunakan menjadi dasar kualitas dari dandang itu sendiri. 

Dulu, ibu saya mengajari cara memasak nasi dengan kompor gas menggunakan dandang yang biasa dijual di pasar yang desainnya jadul abis. Bentuknya lucu sih menurut saya karena mirip terompet dan menggunakan aseupan bambu sebagai wadah untuk menyimpan nasi yang sudah dimasak setengah matang terlebih dahulu di panci. Dandang jadul ini memiliki diameter 30 cm tinggi 35 cm. Sekarang sih dandang jenis ini jadi legenda, alias jarang banget orang yang pakai. Termasuk saya, hehehe.

menanak nasi dengan dandang
Ilustrasi artjoka



Tetapi, inilah rahasia nasi yang dihasilkan memiliki rasa dan aroma yang khas serta jauh lebih nikmat jika dibandingkan dengan menggunakan dandang modern bahkan rice cooker sekalipun. Yaitu penggunaan kerucut bambu sebagai wadah menanak nasi nya. Ibu saya bilang, bambu membuat aroma nasi terkunci dan mengeluarkan aroma yang khas. tentu belum ada penelitian ilmiah terkait hal ini, tapi memang terbukti nasi yang dihasilkan lebih wangi, pulen dan nikmat. 

Namun, setelah menggunakan dandang jadul beberapa waktu akhirnya kami beralih menggunakan dandang silinder yang lebih mirip panci berukuran besar. tidak ada alasan khusus sih selain daripada mengikuti perkembangan jaman. Dandang jadul akhirnya tersimpan di dalam lemari dan jadi bagian sejarah keluarga kami. semacam ada kenangan yang tiba-tiba muncul ketika membuka lemari dan melihat dandang jadul ini. Kenangan ketika pertama kali menanak nasi secara manual dan kenangan memasak bersama dengan ibu. Nilai historis ini yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. 

Cara Memasak Nasi Dengan Kompor Gas Ala Ibu


Ibu saya, mengajarai saya cara memasak nasi dengan kompor gas dengan menggunakan dandang modern yang memiliki bentuk lebih mirip panci berukuran besar. Dandang ini memiliki dua bagian yang disekat oleh saringan alumunium, dimana bagian bawah untuk menyimpan air dan bagian atas untuk menyimpan nasi yang telah dimasak setengah matang di panci lain sebelumnya.Kain saringan menjadi pengganti aseupan bambu sebagai wadah menyimpan nasi hingga matang sempurna.

Berikut cara memasak nasi dengan kompor gas

Berikut cara memasak nasi manual dengan dandang di kompor gas berdasarkan resep dari ibu saya, yaitu :

1. Mengambil Beras


Ambil beras sekitar 1 liter lalu cuci bersih hingga air cucian beras berwarna bening. jangan buang air cucian berasnya karena bisa digunakan untuk menyiram tanaman agar lebih subur

2.  Menyiapkan Panci


Siapkan panci khusus untuk memasak nasi hingga setengah matang atau biasa disebut nasi gigih. panci ini berbahan alumunium dan memiliki diameter sekitar 20 cm

3. Menanak Nasi


Masukan beras kedalam panci lalu tambahkan air ke dalam panci. Takaran air memasak nasi adalah melebihi satu ruas jari di atas beras. Ibu saya bilang, takaran air menanak nasi ini adalah resep rahasia agar nasi nantinya tidak terlalu lembek atau terlalu keras.

Agar nasi cepat matang, gunakan api besar sambil sesekali diaduk agar nasi tidak gosong dan tidak lengket di permukaan dasar panci. nah bagian ini nih yang memerlukan perhatian khusus dan memang bikin pegal, hehehe

setelah nasi terlihat agak setengah matang ( dalam bahasa sunda disebut nasi gigih ) matikan kompor dan siapkan dandang

4. Memasak Nasi Menggunakan Dandang


Siapkan Dandang dan Isi air ke dalam dandang hingga ¾ bagian bawah dandang dan jangan lupa letakan saringan aluminium di atasnya. Siapkan saringan kain dan letakan nasi gigih tadi di dalamnya . Gunakan api sedang agar nasi cepat matang dan jangan lupa tutup ya. Tunggu hingga 30 menit atau jika nasi dirasa sudah cukup matang sesuai selera


Nah, itulah cara cara memasak nasi dengan kompor gas dari Ibu saya. Sesekali sih saya rindu memasak nasi dengan kompor gas  ini. karena seperti yang saya sebutkan diatas, aromanya khas dan rasanya lebih nikmat. tetapi karena efisiensi waktu akhirnya kami beralih juga ke rice cooker, hehe.

Kalau teman - teman, ada kenangan khusus gak menanak nasi manual dengan dandang? seperti apa sih cara memasak nasi dengan kompor gas ala teman - teman? pasti ada ya, yuk berbagi kenangan di kolom komentar

menjadi gemuk


Menjadi Gemuk dan Bahagia, Benarkah? : Tanos Drink Water Challenge Journal : Day 3


Its sooo late post, beneran! Tapi gpp ya yang penting setor, eeaaa. Kali ini saya mau bahas soal dilema berkepanjang selama masa pandemi, yaitu kenaikan berat badan yang gak tangung - tanggung mencapai 5 kg! dahsyat ya!

Apa sih yang membuat berat badan saya melambung tinggi ke angkasa gini? sudah barang tentu pola makan dan pola tidur yang tidak benar. Katakanlah, hobi bergadang dan makan seenak jidat. apa aja dilahap, termasuk sang raja gorengan dan mie instan. Porsi makan pun gak masuk akal, bahkan pasangan saya bilang porsi makan saya udah layaknya monster yang kelaparan. hadeeuuuh.

Sedih gak sih? iya sedih, terlebih begitu pasangan beliin saya celana baru eh ternyata gak muat dong! wkwkwk. Terpaksa lah dibalikin lagi ke tokonya dan ganti dengan size 36! Subhanallah.

Bahagiakan saya menjadi gemuk  

Bahagiakan saya menjadi gemuk dan santay? jawabannya adalah iya. Lho kok bisa? memang, saya sempat kalang kabut begitu ketemu jadwal suntik KB karena pasti ketemu sama yang namanya timbangan berat badan. Udah deh, nimbang badan sembari tutup mata! dan bener aja, begitu liat angka kaann saya syok! hahahaha. akhirnya, ya udah lah ya....saya terima aja deh diri ini menjadi gemuk bahkan sering djadiin samsak permainan smekdown anak-anak karena dibilang badan emak asoy buat jadi samsak, hadeuuh.

Beruntung saya punya pasangan yang gak begitu peduli apakah saya menjadi gemuk atau kurus, selama saya baik hati dan tidak sombong sih dia asoy aja. Walau kadang suka nyemprit juga sih nyuruh zumba atau olahraga, tapi bukan ke nurunin berat badan melainkan biar tetap sehat dan fit. 

Dan ya, saya bahagia dengan kegemukan saya saat ini. Bahagia itu kan datang dari diri sendiri yang menerima keadaan diri sendiri. Jadi stress no more sih. Tapi, bukan berarti gemuk ini saya biarkan tanpa batas ya. Tetep ada koridornya dong, kalo gak nanti kebablasan dan kesehatan yang jadi taruhannya. Betul?

Kesehatan tetep nomer satu, karena bahagia juga kalo sakit ujung-ujungnya kan gak bahagia dan malah meriwehkeun orang sekitar. jadi, kalo berat badan saya akhirnya menjadi 66kg udah deh stop! harus ditakar lagi porsi makan, kurangi garam dan gula dan sebisa mungkin kurangi tuh beli beli thai tea! Dan tentu saja jangan berhenti minum air putih at least 2 liter sehari buat buang toxic dan lemak di tubuh.

Dan di hari ketiga Tanos drink water challenge ini saya bolos minum 2 gelas! bravo! nakal aku yaa...hihihi. Inilah cerita saya di hari ketiga, apa kabar cerita kak Renovrainbow yaaa??


Tanos drink water challenge
Tanos drink water day 3


Apa Kabar nih para pejuang Tanos hari ini?


Halo partner ku kak Renovrainbow, gimana cerita tantangan Tanos drink water challenge hari kedua? pasti seru ya. Pengalaman dari para pejuang Tanos lainnya juga seru - seru. 


Tanos
Report TDWC Day 3 para peserta

Buat teman - teman yang penasaran dengan perjalanan para pejuang Tanos selama mengikuti challenge ini, silahkan kepo - kepo instagram saya dan kak Renovrainbow ya. 




Melepas Impian demi anak, Bukan Akhir dari Segalanya

Banyak hal yang kita korbankan, sebagai seorang ibu untuk anak-anak kita. Jangan tanya soal waktu dan tenaga, itu sudah pasti. Yang terberat dari semua itu adalah, meninggalkan impian.

 

Menjadi  seorang Arsitektur Lanskap adalah impian saya. Dan dengan terpaksa saya Melepas Impian saya itu layaknya menerbangkan burung merpati, lepas bebas di angkasa. Sedih rasanya, sesak di dada dan membuat saya kehilangan harapan dan semangat. Tapi, saya tidak punya pilihan. 

 

Cerita Awal

 

Tahun 2009, saya memutuskan untuk meneruskan kuliah saya ke jenjang S1 ( dulu lulus DIII ) dan ambil jurusan Arsitektur lanskap. Bukan keputusan mudah untuk kuliah lagi di saat usia saya hampir mendekati 30-an. 

 

Masalah biaya, teman kuliah yang usianya terpaut jauh serta waktu yang harus saya atur agar masih bisa bekerja. Untungya, para dosen sangat mendukung dan berbaik hati mau mengatur jadwal kuliah agar saya masih bisa kuliah sambil bekerja.

 

Tapi, dengan semakin padatnya mata kuliah dan kuliah lapangan. Akhirnya saya harus memilih, antara meninggalkan pekerjaan atau berhenti kuliah. Dilema yang terasa sangat berat, sungguh.

 

Karena di satu sisi, saya masih membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi hidup saya yag sudah tidak bisa lagi bergantung pada ibu saya. Tapi di sisi lain, akhirnya saya menemukan impian dan karir yang ingin saya capai. Yaitu menjadi seorang Arsitektur Lanskap.

 

Bersyukur saya bertemu Dosen yang luar biasa baik hati . Beliau rela merogoh koceknya untuk membiayai kuliah saya satu semester dan mengijinkan saya bekerja dengannya. Menjadi drafter dan assisten dosen. Bahkan, masa depan karir saya sudah beliau rancang sedemikian rupa sehingga saya tidak perlu lagi mengkhawatirkan lapangan pekerjaan setelah lulus kuliah. Saya sangat bersyukur.

 

Lalau Dua tahun kuliah, saya bertemu jodoh saya dan menikah.  Saya tetap kuliah dan Pak Suami mendukung 100%. Dua tahun kemudian saya hamil anak pertama saya, Keenan.

 

Selama hamil, saya ajak Keenan jadi pinter. Karena saya harus sidang skripsi. Saya ajak bimbingan dan  bolak-balik ke tempat penelitian. Rempong gak sih? Iya, banget! Tapi alhamdulillah Paksu selalu setia menemani jadi babang ojeg kemanapun saya  menuju.

 

Ada kejadian lucu  tapi sebetulnya naas  selama masa bimbingan ini. Jadi, waktu itu musim hujan. setiap pulang bimbingan pasti keujanan. Jas hujan selalu siap sedia. Tapi sayangnya waktu itu  hujannya gede banget, udah kaya badai aja. Dan malangnya, perempatan GedeBage, banjir.

 

Akibatnya, motor kami mogok dan terpaksa Paksu mendorong motor melewati batas banjir yang sampai  selutut itu dari perempatan hingga pasar GedeBage. Saya ngikutin dari belakang sambil komat-kamit baca solawat karena takut terpeleset. Saya takut si calon jabang bayi di perut saya yang sudah memasuki usia 8 bulan ini kenapa – napa . Karena saya jalannya sangat lamban dan hati-hati, saya tertinggal cukup jauh dari Paksu dan berusaha mengejar Paksu. Ditengah jalan, tiba-tiba saya terjatuh dan terperosok! Masuk got! Gak keliatan karena tertutup banjir.

 

Semua orang berusaha menolong saya yang berusaha bangkit sambil menangis. Saya gak bisa lihat dimana Suami saya dan saya takut si utun kenapa napa. Seorang bapak-bapak lantas bertanya,

 

Bu, gak apa-apa? Dimana suami ibu? “ tanyanya,

 

Suami saya? Eng ...eng..dimana ya pak suami saya? “ tanya saya balik bertanya sambil menangis.

 

Si Bapak malah bingung dan membantu saya berjalan sampai jalan raya yang tidak tergenang banjir.  Di ujung jalan, tiba-tiba saya melihat sosok suami saya dan berlari  layaknya scene film AADC. Sambil menangis saya teriak,

 

Babah.... Babaaahhh!! “ teriak saya. Paksu kaget melihat saya dan bertanya,

 

Ndaa tadi kemana? Aku nyariin!! Aku takut kamu kenapa – napa! Gpp kan? Kok nangis? “ tanyanya khawatir

 

Tadi aku jatuh ke solokan. Gak keliatan! Aku takut! “ jawabku masih sambil nangis.

Ya Allah! Maafin aku ya ninggalin kamu. Maafin aku belum bisa beliin kita mobil! Maafin yaa.... udah jangan nangis lagi “ jawabnya sambil meluk saya erat-erat.

 

Akhirnya kami pulang, sambil mendorong motor sampai rumah yang jaraknya hampir 5 KM!  Hari itu sungguh luar biasa naas, tapi lucu kalo dipikir – pikir!

 

Kalo mengingat moment itu, sungguh luar biasa perjuangan saya yang tetap meneruskan kuliah sambil hamil besar.

 

Melahirkan Keenan

 

Malam itu saya resah. Perut saya tak enak dan saya sulit tidur karena saya merasakan mules yang tiada henti. Ibu saya bilang saya akan segera melahirkan. Lalu esoknya kami ke bidan. Dan setelah di cek, saya sudah pembukaan satu. Lalu kami pulang dan menunggu di rumah. 

Pukul 10 pagi, saya merasakan mules yang semakin hebat. Tidak kuat rasanya sampai meminta Paksu mengantar saya ke bidan dan menunggu disana sampai saya melahirkan. Dengan gerak cepat Paksu ambil motor dan antar saya ke bidan. 

Lucunya, ditengah jalan sedang ada razia motor. Kami yang naik motor tanpa mengenakan helm, sudah pasti di stop Pak Polisi. 

Selamat siang pak, maaf bapak saya tilang karena tidak menggunakan helm! “ sapa pak polisi, 

Aduh pak! Maaf istri saya ini mau melahirkan! “ jawab Paksu teriak 

Ooohh... aduuuh... baiklah pak! Maaf kalau begitu, ayo cepat segera ke rumah sakit. Hati-hati dijalan ya Pak “ jawab pak polisi yang malah jadi panik dan bingung!  Dan kami pun tidak  jadi ditilang dan kami sampai di bidan dengan selamat, Hehehehe. 

Setelah menunggu hampir 12 jam, pembukaan tetap di angka satu. Gak naik-naik. Bidan akhirnya memutuskan menggunakan induksi agar pembukaan saya cepat naiknya. 

Iya sih jadi cepet naik kaya roket, saking cepetnya saya gak bisa nahan itu rasa mules sampai terus nangis dan meringis. 

Enam jam kemudian akhirnya saya pembukaan 10 dan siap melahirkan. Rasanya? Sakit banget buuu!! Sampai saya ga tahan dan teriak kaya orang gila. Padahal udah komat kamit baca doa dan solawat. Tapi tetep saya gak kuat nahannya. Sampai-sampai pak suami abis babak belur badan sama kepalanya saya cubit , cakar dan jambak rambutnya! Huhuhu, maafkan aku Paksu. 

Alhamdulillah, keenan lahir dengan selamat dan sehat sempurna. Rasanya? Bahagia sekali. Dan gak nyangka. Tapi sayangnya, saya mengalami Ruptur stadium empat yaitu tingkatan tertinggi dalam ruptur perineum setelah melahirkan. 

Robekan ini memanjang hingga ke dinding rektum, dimana jalan lahir sobek parah hingga anus yang berpotensi menyebabkan disfungsi dasar panggul dan saluran pencernaan. Hingga akhirnya bidan menyerah dan membawa saya ke rumah sakit dan saya di operasi bius total. 

Alhamdulillah proses operasi lancar. Tapi tidak dengan proses pembayaran operasi. Total biaya operasi memakan uang hingga 15juta! 

Suami saya sampai syok dan menangis di depan saya setelah saya siuman. Kami tidak punya tabungan sebanyak itu. Kami hanya menyiapkan dana 5 juta saja untuk persalinan. Itupun sudah habis untuk biaya persalinan di bidan. 

Ingin saya memohon bantuan pada ibu, tapi tiba – tiba saya ingat kalau beliau masih menanggung biaya kuliah adik bungsu saya. Lalu saya ingat ayah saya, saya coba telpon beliau tapi sayangnya setelah setengah jam menelpon, panggilan saya tidak dijawab. Orang tua saya sudah bercerai, sehingga suasana ini makin membuat hati saya sedih dan merana. 

Saya tertegun diam dan berfikir segalam macam alternatif solusi. Hingga akhirnya saya memutuskan suatu hal yang saya tau saya akan merasa sangat terpukul dan sedih teramat sangat karenanya. 

Saya lihat, Paksu juga berusaha menelpon kesana dan kemari mencari pinjaman. Tapi sepertinya gagal. Karena beliau datang menghampiri saya dengan wajah sendu. Melihat Paksu begitu kebingungan, akhirnya saya angkat bicara , 

Bah, pake aja uang buat sidang dan wisuda aku “ ucap saya 

Hah? Apa ndaa? Pake uang kuliah ndaa? “ jawab paksu terperangah kaget, 

iyaa..... “ jawabku sambil nangis, 

Tapi ndaa.... “ jawabnya getir 

Gak apa-apa Bah, aku ikhlas “ jawabku berusaha nahan tangisan. 

Lalu kami saling memandang dan berpelukan. Ya Allah, sesungguhnya aku sedih dan bingung. Tapi, kami tak punya pilihan.

Keputusan Akhir


Akhirnya, inilah moment dimana saya harus melepas impian terbesar saya demi kesembuhan saya setelah melahirkan keenan, anak pertama kami. Saya sedih? Tentu. Kecewa? Tidak. 

Pada akhirnya saya merasa, menjadi Arsitektur Lanskap mungkin bukan jodoh saya. Mungkin Allah hendak mengantarkan saya menuju impian lain dan menyiapkan saya untuk rencanaNYA yang lebih besar. Wallahualam. 

Terkadang saya merana, setiap kali Dosen yang baik hati itu menelpon atau watsapp menanyakan kabar saya dan menyemangati saya untuk meneruskan kuliah. Tapi dengan berat hati saya selalu menolak dengan alasan anak saya tidak ada yang menjaga. Padahal, sesungguhnya bukan itu alasannya. 

Ingin rasanya meneruskan kembali, tapi situasi finansial kami masih belum stabil. Usaha Paksu juga masih dirintis sementara kebutuhan bayi dan rumah tangga selalu meminta tiada henti setiap hari. 

Akhirnya, saya ikhlaskan dan melepas Impian saya. 

Tapi, Allah itu memang Maha Baik dan Penyayang. Seiring berjalannya waktu , akhirnya saya menemukan impian baru. Menjadi illustrator dan Menulis. 

Iya, saya tetap meneruskan hobi menggambar saya hingga berbuah manis yaitu di pinang saah satu clothing di Bandung dan menjadi illustrator mereka selama hampir 5 tahun terakhir. 

Saya juga kembali menekuni hobi saya yang lain yaitu menulis di Blog dan memutuskan untuk menjadi Blogger. Akhirnya, disinilah passion saya tertambat dan berlabuh. Entah ada rencana besar apa yang Allah siapkan untuk saya di impian baru saya ini. Apapun itu, saya tetap bersyukur. Karena melalui menulis, saya bertemu banyak relasi dan kawan baru yang saling support dan menyemangati. Dan yang paling utama, saling menguatkan dan menginspirasi. Untuk yang satu ini, saya tidak bisa berhenti bersyukur. Terimakasih Ya Allah. 

Terkadang, rencana yang sedemikian dirancang degan sempurna pada akhirnya bisa ambyar dan tidak tercapai. Terkesan tidak adil memang, tapi rencaa Allah lebih besar dan hebat dari rencana kita manusia. Jadi, tidak apa akhirnya saya tidak menjadi Arsitektur Lanskap. Karena sekarang saya menjadi “arsitektur” masa depan anak-anak saya. 

END

-----------------------------------------

Tulisan ini memenangkan juara pertama dalam sayembara menulis Paidguestpost#1 bertema THOUGHT yang diselengarakan oleh pemilik blog CREAMENO