Tampilkan postingan dengan label #journalkeenan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #journalkeenan. Tampilkan semua postingan
Pendidikan Non Formal

Yuk, Kita Dukung Bakat Anak Melalui Pendidikan Non Formal. Ada rutinitas seru, lucu dan menggemaskan dari anak - anak saya setiap harinya saat playing time tiba, yaitu konser dadakan. Iya, konser dadakan dimana Kilan yang bermain gitar sementara kakaknya Keenan bermain drum sambil menyalakan lagu favorit mereka di channel youtube yaitu lagu ayah mereka. Semangat dan girang sekali kalau mereka sudah bermain musik khayalan mereka. 


Keenan dengan semangat bermain gitar


Kilan yang senang bernyanyi dengan gitar akustik 



Sense of Music mereka memang sudah saya stimulus sejak bayi, dimana  hampir setiap hari sejak dari kandungan, saya sudah mengenalkan mereka dengan musik terutama genre musik yang sangat saya sukai yaitu post rock. Bahkan ketika hamil  saya ajak jabang bayi menonton konser bahkan ketika usia kehamilan saya 8 bulan. 


kursus musik
Keenan dan Kilan mengenal musik
Dok. pribadi



Baik Keenan maupun Kilan senang sekali bermain gitar. Bukan gitar asli, tapi gitar mainan sambil berpura-pura jadi pemain band sambil nge genjreng didepan layar komputer. Beranjak usia 3 tahun, mereka mulai minta dibelikan gitar akustik kecil dan ukulele. Sang adik, Kilan masih berusaha keras belajar nge-genjreng sementara Keenan sedang belajar fingering ukulele.

Nampaknya antara dunia seni dan saya agak sulit dipisahkan, begitu pula dengan keluarga kecil saya. Saya sangat menyukai seni menggambar sementara suami saya sangat menyukai seni musik dan terjun di dunia musik . Sehingga ketika Keenan dan Kilan menunjukan ketertarikan terhadap musik, saya dan suami tentu bahagia dan bangga.


Pendidikan non formal
Keenan saat usia 3 tahun ikut naik panggung saat band ayahnya mengadakan showcase di Majestic Bandung

Melihat hobi dan bakat anak-anak saya, terbesit dalam benak saya untuk memberikan fasilitas lebih agar bakat mereka terasah dan berkembang sejak dini, yaitu memberikan mereka pendidikan non formal kursus musik. Tetapi karena pandemi, sehingga ayahnya yang sementara ini mengajarkan mereka fingering dan belajar tangga nada.

Bagi para ayah dan ibu yang berdomisili di Jakarta, saya ada rekomendasi tempat kursus belajar musik nih. Yaitu KBL Performing Arts. Wah, KBL? tempat kursus seperti apa sih? Yuk simak bersama penjelasan saya berikut ini. 

Pentingnya Pendidikan Non Formal Bagi Anak Usia Dini

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai pendidikan non formal KBL Performing Arts, yuk kita simak dulu apa sih pentingnya pendidikan non formal ini bagi anak usia dini. 

Mungkin ada sebagian orang tua yang bertanya-tanya, usia berapakah anak dikatakan masuk kategori usia dini? menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 , rentang usia anak usia dini adalah usia 0 - 6 tahun. 

Fase anak usia dini merupakan fase awal kehidupan dimana anak berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan terutama perkembangan motorik kasar, motorik halus dan perkembangan kognitif. 

Masa anak pada usia dini disebut juga periode golden age. Golden age adalah periode paling penting dalam pertumbuhan anak dimana pertumbuhan dan perkembangan ini nantinya akan menentukan kepribadian dan kecerdasan anak di masa mendatang.

Kita sebagai orangtua harus memanfaatkan periode golden age ini sebaik mungkin agar anak dapat tumbuh kembang dengan optimal.  Salah satunya adalah dengan mengenali dan menggali potensi anak. Bagaimana cara mengenali dan menggali potensi anak? salah satu caranya adalah dengan memberikan stimulasi pada anak sehingga anak akan nantinya akan menunjukkan ketertarikan dan minatnya. 

Stimulus yang diberikan cukup beragam, bisa dengan mulai mengajak berolahraga, bernyanyi, bermain musik, menggambar dan lain sebagainya. Stimulus yang diberikan ini pada akhirnya akan memperlihatkan ke arah mana minat anak serta anak akan memunculkan bakatnya. 

Setelah anak mulai menunjukan ketertarikan dan minat, maka kita sebagai orang tua sebaiknya mendukung potensi anak dengan memberikan arahan dan memfasilitasi minat dan bakat anak agar potensi berkembang.

Seperti yang saya ceritakan di atas, pendidikan non formal dapat menjadi salah satu solusi langkah kita sebagai orang tua dalam mendukung potensi anak. Mengapa harus pendidikan non-formal? 

Mengapa Harus Pendidikan Non Formal

Keluarga merupakan pondasi dasar pendidikan anak sebelum melangkah ke jenjang berikutnya yaitu pendidikan formal di sekolah dan pendidikan pendidikan non - formal Sehingga, keberlanjutan perkembangan anak pada jenjang pendidikan berikutnya akan lebih optimal dan sesuai dengan yang diharapkan.

Ketika orangtua terbentur dengan sumber daya ilmu pengetahuan serta waktu yang terbatas, maka memilih pendidikan non formal dapat menjadi solusi dan pelengkap dari pendidikan formal. Pendidikan non formal adalah upaya mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi masyarakat. Salah satu jenis pendidikan non formal adalah pendidikan anak usia dini. 

Mengapa kita memilih pendidikan non formal sebagai pelengkap dari pendidikan formal? berikut keunggulan dari pendidikan non - formal :

  1. Fleksibilitas waktu 
  2. Bertujuan mengembangkan potensi peserta didik 
  3. Dilengkapi dengan sumber daya pendidik yang ahli dibidangnya
  4. Teknik mengajar yang telah teruji 

Wah, melihat kelebihan dari pendidikan non formal diatas tentu saya tidak ragu lagi kelak akan menggunakan pendidikan non formal terutama kursus musik untuk mendukung potensi, minat dan bakat anak - anak saya di bidang musik. Karena kami memiliki keterbatasan waktu serta ilmu di bidang musik bahkan ayahnya sendiri yang pemain gitar, i bahkan mengambil kursus gitar, hehehe.

Kursus Musik di KBL Performing Arts 

KBL Performing Arts


Kursus Vokal KBL (Karunia Bersama Lucky) yang memiliki website resmi di  Kbl.co.id adalah Lembaga kursus yang didirikan oleh Lucky Tampilang dimana beliau menyusun sendiri kurikulum KBL Performing Arts Dengan menggabungkan metode klasik dan modern. Beliau juga merekrut tenaga pengajar yang berpengalaman di bidangnya serta menggunakan teknik dan metode mengajar yang berbeda dengan pendidikan non formal serupa. 

Salah satu point penting dari prinsip mengajar di KBL performing art ini adalah, 

peserta didik akan mendapatkan pendidikan kursus yang berorientasi pada pengembangan  potensi anak melalui metode dan  teknik serta kualitas pendidik dengan terus mengikuti perkembangan musik dan ilmu terbaru. 

pendidikan non formal


Khusus untuk kursus musik, ada tiga level kursus musik yang terdapat dalam program kursus musik di KBL performing arts, yaitu :

1. BASIC

   Level 1

  • Nada dan tangga nada
  • Ketukan dan nilai ketukan
  • Tanda birama
  • Chords
  • Fingering left and right
  • Synchronization
  • Play several simple songs
  • Ionian scales in C
  • Dorian scales in C
  • Prygian scales in C
  • Lydian scales in C
  • Mixolydian scales in C
  • Aeolian scales in C
  • Locrian scales in C
Level 2
  • Hearing
  • Play all scales in G
  • How to build chords
  • Play songs in G

2.  INTERMEDIATE

Level 1
  • Music modes
  • Play all scales in D
  • Play all scales in A
  • Play songs in A
Level 2
  • Play all scales in E
  • Play songs in E
  • Play all scales in B
  • Play songs in B

3.  ADVANCED

Level 1
  • How to make an introduction, ad lib and ending cadences
  • Play all scales in F#
  • Play songs in F#
  • Play all scales in C#
  • Play songs in C#
Level 2
  • Improvisation
  • How to use the progression chords
  • Play all scales in F, Bes, Es dan As
Level 3
  • How to make an arrangement of a song
  • Digital Recording
  • Jangkauan Nada Minimal 5 oktaf
  • Improvisation 1
  • Aksi panggung 1 mencangkup Bahasa tubuh,
  • kontak mata dengan penonton, blocking panggung, ekspresi wajah
  • Analisa lagi 1

ADVANCED 2

  • Teknik vocal : Whistle voice
  • Jangkauan nada minimal 5 oktaf
  • Improvisasi 2
  • Aksi panggung 2 mencangkup bahada tubuh, kontak mata dengan penonton, blocking panggung, ekspresi wajah
  • Analisa lagu 2
  • Rekaman vocal dan klip video

Saya rasa, kurikulum pembelajaran kursus musik di KBL performing arts ini lengkap sekali. Jadi tidak ragu lagi deh mendaftarkan Keenan di KBL performing arts kelak. 

Ayah dan Bunda, yuk kita bersama kembangkan potensi anak kita serta dukung potensinya dengan memberikan pendidikan non formal di KBL Performing Arts. Untuk info lebih lanjut, silahkan kunjungi website resmi KBL  Performing Arts di  Kbl.co.id 






Tinggi Tangguh Tanggap
Dokumen  Pribadi


Segudang Manfaat Indomilk Susu Bubuk Agar Anak Dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap Dengan Optimal. 
Setiap orang tua pasti mengharapkan anak - anaknya dapat Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal , termasuk saya. 

Keenan, anak pertama saya tahun ini berusia 6 tahun dan sedang berada dalam tahap usia dimana perkembangan motorik atau fisiknya berkembang dengan pesat. 

Akhir - akhir ini Keenan senang bereksplorasi melalui kegiatan fisik seperti bermain sepeda dan bermain layangan. Tentu bukan hal yang mudah bagi seorang anak berusia 6 tahun untuk bisa mengayuh sepeda sekuat tenaga dan juga bermain layangan dimana dibutuhkan ketangkasan menarik benang layangan dan konsentrasi penuh saat menerbangkannya.



Indomilk Susu Bubuk
Dokumen Pribadi di edit menggunakan Canva



Keenan juga sangat senang bermain ukulele hadiah ulang tahun dari ayahnya. Hampir setiap hari dia memainkan ukulele sambil belajar memetik gitar ukulele lewat channel youtube. Setiap hari dia semakin mahir bermain ukulele.Saya sebagai ibunya tentu bangga dong.

Oleh sebab itu maka saya bantu perkembangan keenan agar dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal dengan Indomilk Susu Bubuk.

Wah, susu apakah itu? Memang bisa ya membantu tumbuh kembang anak agar dapat tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan optimal ? apa sih manfaat susu bubuk? Yuk kenalan dengan Indomilk Susu Bubuk.

Keenan dan Produk  Indomilk Susu Bubuk

Keluarga kami adalah keluarga sahabat Indomilk. Itu beneran lho. Saya sendiri penyuka susu kental manis Indomilk sementara Keenan, sejak usia 2 tahun bersahabat dengan susu Indomilk Kids UHT rasa coklat. Begitu Pula dengan adiknya Kilan, penyuka berat susu Indomilk Kids UHT rasa coklat. 

Karena sekarang Keenan sudah berusia 6 tahun, saya berencana mengganti susunya dengan susu bubuk yang sesuai dengan kemampuan fisiknya yang semakin berkembang begitu pula dengan daya nalarnya. Nah, Karena Keenan sudah bersahabat dengan rasa coklat dari susu Indomilk kids UHT jadi saya gak ada tuh cerita galau memilih Susu Bubuk Untuk anak.


Tinggi, Tangguh, Tanggap
Dokumen Pribadi



Indomilk Susu Bubuk menjadi pilihan pertama Susu Bubuk Untuk anak saat memutuskan mengganti susu Keenan. Sementara adiknya, masih setia dengan susu Indomilk kids coklat. Gak mau pindah ke lain hati katanya, karena rasanya enak. Hehe

Segudang manfaat Indomilk Susu Bubuk

Ibu, tau gak sih manfaat Susu Bubuk bagi tumbuh kembang anak ? jadi, susu bubuk memiliki Kandungan gizi yang cukup kaya akan kandungan energi, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, kalium, seng, retinol, β-karoten, thiamine, riboflavin, niacin.

Manfaat susu bubuk
Dokumen Pribadi

Lantas, apa sih keunggulan dari Indomilk Susu Bubuk ini sampai saya gak mau pindah kelain hati? itu karena Indomilk Susu Bubuk merupakan susu bubuk yang dibuat dari susu segar yang dilengkapi dengan optinutri yang kaya akan Omega 3, Sumber Protein dan Kalsium Tinggi. 

Susu Bubuk Untuk anak
Dokumen Pribadi
Apa saja sih manfaat kandungan omega 3, protein dan kalsium yang terdapat pada Indomilk Susu Bubuk? berikut penjelasannya. 

1.  Manfaat Omega 3 Untuk Perkembangan Anak

Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan tubuh yang terdapat pada berbagai jenis ikan berlemak seperti ikan salmon, ikan sarden dan ikan makarel. Untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega 3 pada anak, badan WHO bahkan menganjurkan anak - anak untuk makan ikan dua porsi per minggu. 

Saya tahu, tidak semua anak suka akan ikan, tapi sekarang ibu tidak perlu khawatir lagi karena sudah ada Indomilk Susu Bubuk yang mengandung omega 3 sehingga lebih praktis untuk diminum sehari-hari. Adapun manfaat terbesar dari omega 3 adalah sebagai berikut : 
  • Menunjang perkembangan kognitif anak
  • Meningkatkan kecerdasan anak
  • Mencegah dari berbagai penyakit
  • Meningkatkan kesehatan mental pada anak

2.   Manfaat Protein 

Protein merupakan zat makanan berupa asam-asam amino yang memiliki manfaat besar dalam tubuh sebagai berikut :
  • Memproduksi Zat yang Diperlukan Tubuh
  • Sumber Energi
  • Membantu pembentukan struktur sel

3.  Manfaat Kalsium

Kalsium merupakan mineral yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan pemeliharaan serta kepadatan tulang serta gigi sehingga anak dapat tumbuh tinggi secara fisik.

Melihat Begitu banyak manfaat omega 3, protein dan kalsium terhadap tumbuh kembang anak tentu saya tidak ragu lagi memilih Indomilk Susu Bubuk. Terlebih lagi Indomilk Susu Bubuk Optinutri ini tersedia dalam 3 varian rasa, yaitu coklat omega 3, instant omega 3 dan full cream omega 3 yang bebas gula. Susu Bubuk Indomilk dengan kandungan optinutri ini juga tersedia dalam gramasi 27 gram, 37 gram, 400 gram dan 800 gram. Sehingga ibu bisa memilih sesuai dengan kebutuhan sehari - hari.

Manfaat susu bubuk


Indomilk Susu Bubuk untuk Usia Berapa

Sekarang yang jadi pertanyaan adalah, Indomilk susu bubuk untuk usia berapa sih? apakah cocok untuk balita dan dewasa? jadi, Indomilk susu bubuk ini diperuntukkan bagi anak di usia 5 tahun keatas. Dengan kandungan optinutri, maka Indomilk susu bubuk sangat tepat untuk menunjang perkembangan dan tumbuh anak di usia tersebut agar anak dapat tumbuh dengan Tinggi, Tangguh, Tanggap Dengan Optimal.

Nah ibu, sekarang tidak ragu lagi kan ketika memilih susu bubuk anak yang tepat untuk putra dan putri ibu usia 5 tahun ke atas? yuk segera berburu Indomilk susu bubuk sekarang juga. Jangan takut kehabisan stok ya, karena tersedia banyak di supermarket.



Daftar Bacaan :

http://tinggitangguhtanggap.com/
aplikasi membaca online
ilustrasi karya artjoka


Let's Read,  Aplikasi Membaca Online Yang Menyenangkan. 
Saya setuju dengan pepatah yang mengatakan kalau buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, tapi untuk pengertian positif ya. Seperti halnya dengan kita sebagai orangtua yang hobi masak, anaknya pasti juga  suka masak dikit-dikit. Atau seperti ayahnya anak-anak saya yang hobi main gitar  sudah pasti anak-anak juga hobi main gitar. Mengapa? karena anak selalu memiliki rasa kagum akan apa yang dilakukan oleh kedua orangtuanya. 

Saya rasa inilah alasan mengapa budaya membaca harus dikenalkan pada anak sejak usia dini. Tetapi agar anak mau dan suka membaca tentu orangtuanya juga harus senang membaca dong,  Betul?

Ada yang gak suka baca buku? kenapa? membosankan karena text semua? oke - oke, gak suka baca buku gak apa-apa. Karir hobi membaca bisa dimulai dari sekarang lewat hal yang sangat sederhana, yaitu dengan download aplikasi.

Nah lho! Mau mulai suka membaca buku kok malah disuruh download aplikasi sih? hehehe. Tenang ibu - ibu , bapak-bapak, kakak dan adik. Ini aplikasi bukan sembarang aplikasi. Tetapi aplikasi yang memudahkan penggunanya mengakses banyak cerita anak yang menarik dan berasal dari negara - negara yang ada di wilayah Asia Tenggara. 

Aplikasi apa sih itu? saya kenalin ya, namanya aplikasi membaca online Let's Read. yuk ikuti perjalanan dan cerita seru saya berkenalan dengan aplikasi Let's Read.

Keseruan Berpetualang Lewat Membaca


Di suatu malam yang cerah, sengaja saya ajak Keenan dan Kilan duduk di teras rumah sambil melihat bulan dan bintang. Dengan semangat Kilan bercerita kalau ada serigala  di bulan. Sang serigala sembunyi di bulan karena takut dikejar awan api. Lalu bermukim di sana, menanam jagung dan kentang. Serigala suka sekali dengan jagung, rasanya manis. Apalagi yang direbus. mmm yummy!!



let's read aplikasi membaca online
Ilustrasi oleh artjoka, " Kilan Bercerita" 



Begitulah cerita Kilan. Sejak kapan ya serigala berubah jadi herbivora? hihihihi. Btw, Masih ingatkan cerita saya tentang Kilan yang hobi mendongeng kan? rupanya dia kembali melanjutkan dongengnya tentang serigala. Dengan semangat dia bercerita,

" Jadi ya mah, si serigala ituuuu sembunyi di bulan karena takut sama si awan api. Takut terbakar katanya

" Memangnya awan api gak akan nyampe ya kalau ke bulan?" tanya saya,

" Gak dong mah!! Bulan kan jauuuhhh banget! Kesana mamah harus naik roket!!! " jawabnya,

" Wahhh iya yaaa " jawab saya antusias

" Iya mah, nanti kita kesana ya sambil ketemu sama serigala " jawabnya

" Aahh gak mau!! Mamah takut sama serigala!! Takut dimakan!! " jawab saya

" Oohh iya yaaa, kaya cerita mamah yang serigala makan nenek ya? Iihh takut " jawabnya sambil memasang wajah ketakutan! Lucu banget ga sih ngebayangin ekspresi kilan? Hehehe.

Sepertinya tetap ya, yang mendongeng sebelum bobo adalah Kilan dan bukan emaknya! Wkwkwkwk. Tapi saya senang Kilan se cerewet itu karena saya selalu terhibur setiap kali dia mulai bercerita. Kegemaran Kilan bercerita ini dikarenakan saya terbiasa membacakan dongeng lewat koleksi buku cerita kami yang berderet manis di rak buku kami yang kecil dan sederhana. koleksi buku kami memang tidak banyak, tapi semua buku dibaca bolak-balik sampai lecet dan minta ditambal selotip bening ukuran besar, hehehehe. 

Kilan sangat suka dibacakan dongeng sederhana seperti kisah si kerudung merah. Kalau saya sudah cerita tentang si kerudung merah, dia selalu minta di ceritain berulang sampai emaknya gempor nih mulut nyerocos terus, hahaha. Anak - anak memang suka dongeng. Mereka seperti masuk dunia dongeng dan berkhayal kalau mereka ada disana. Terkadang mereka berkhayal jadi si serigala atau si nenek. Ini adalah sebuah keseruan berpetualang lewat membaca bagi Kilan dan Keenan. 



let's read aplikasi membaca online

Dokumen Pribadi

Keenan dan Kilan adalah adik - kakak yang tidak pernah lepas dari yang namanya rebutan. Apa sih yang direbutin? biasa deh berebut mainan dan barang apapun, mulai dari bantal sampai sendal. Dari tali rafia yang cuma satu helai sampai berebut mandi duluan. Tapi kalau sudah urusan dibacakan buku cerita, keenan dan kilan seketika berubah jadi adik - kakak yang sangat manis dan akur. Biasanya saya membacakan buku cerita di malam hari sebelum tidur. Terkadang siang hari saat saya tidak terlalu sibuk dengan urusan domestik atau pekerjaan. 

4 Manfaat Membaca Online Lewat Aplikasi Let's Read


Awalnya saya mengira kalau fungsi dongeng bagi anak - anak hanya sebagai sarana hiburan bagi mereka. Tapi ternyata, membaca buku cerita berupa dongeng sangat bermanfaat bagi :

  1. Perkembangan daya pikir dan imajinasi anak
  2. Merangsang anak mau membaca
  3. Kedekatan orangtua dan anak 
  4. Mendidik anak etika dan nilai kehidupan

membaca online
Dokumen Pribadi


Kalau Kilan hobi mendongeng, maka Keenan lagi hot - hot nya belajar membaca. Apa saja dia coba baca dan sebutkan huruf - hurufnya. Termasuk buku cerita anak. Setiap kalimat yang ada dalam buku cerita dia coba eja satu persatu-satu dan saya bimbing menjadi sebuah kalimat. Sungguh, membaca buku memang mampu merangsang anak menjadi gemar membaca. Kesukaan dia adalah buku tentang si kodok, ulat dan nyamuk. Keenan lebih suka buku anak yang bertema ilmu pengetahuan. Bahkan tontonan di youtube pun dia dominasi dengan menonton channel ilmu pengetahuan. Gemes gak sih? Hehehe

Selain buku, anak - anak juga saya kenalkan dengan aplikasi membaca online buku cerita anak yang oke banget, yaitu aplikasi Let' Read.

let's read aplikasi membaca online
Dokumen Pribadi



Awalnya saya tau soal aplikasi ini lewat akun instagram milik salah satu ilustrator idola saya yaitu Aprilia Muktirina yang ternyata menjadi salah satu ilustrator yang berkontribusi membuat ilustrasi cerita yang tersedia di Aplikasi Let's Read. 

Eh ternyata, Let's Read juga punya aplikasinya. Lalu saya cari deh di google play dan cari aplikasinya. Saya langsung kepincut dengan logo yang lucu dari aplikasi membaca online Let's Read yang bergambar gajah. Setelah saya download saya makin jatuh cinta dengan aplikasi membaca oniline ini. Mengapa? Karena ilustrasi di setiap cerita bikin gemes dan aduhai lucu nya. Saya yang memiliki impian suatu hari nanti bisa menerbitkan buku cerita anak disertai ilustrasi buatan saya sendiri, menjadi semakin semangat untuk meneruskan proyek tersebut.

Bicara tentang aplikasi Let's Read, aplikasi ini merupakan aplikasi membaca online sekaligus perpustakaan digital buku cerita anak persembahan dari komunitas literasi The Asia Foundation melalui program literasi Books for Asia yang telah berlangsung sejak tahun 1954. 

Cerita yang disediakan juga beraneka ragam dari berbagai macam negara yang ada di Asia Tenggara. Sehingga, anak tidak hanya mengenal dongeng dari negara sendiri tetapi juga dari negara lain. Jadi, sambil membaca anak juga traveling ke luar negeri nih ceritanya, seru kan? 

Lewat  aplikasi Let's Read, anak - anak juga belajar mengenal cerita rakyat dari budaya mereka sendiri dan budaya dari negara di Asia Tenggara. Wah ini sih namanya double manfaat ya, melatih anak membaca sekaligus mengenal budaya negara lain. 

Satu hal yang paling bikin saya auto download aplikasi lets read, yaitu cerita yang tersedia di aplikasi bisa di unduh dan dibaca secara offline. Jadi saya gak cemas lagi tuh kalo tiba - tiba lampu mati dan bikin sambungan wifi juga ikut mati. Anak - anak bisa tetap terhibur dengan membaca cerita dan dongeng di aplikasi Let' Read.

Jadi Saya sarankan nih ya segera deh download aplikasinya di playstore. Downloadnya Gratis! Ehhm demen kan ya sama yang gratis, hehe. 

Cara Download : 

1. Buka aplikasi playstore
2. Ketik Let's Read di menu pencarian
3. Temukan logo si gajah lucu 
4. Download langsung
5. Buka aplikasi dan selamat membaca. 

Aplikasi Let's Read tidak memerlukan akses registrasi dengan akun apapun. Begitu selesai di unduh kita bisa langsung membaca cerita - cerita menarik di Let's Read secara offline.



Download aplikasi Let's Read
Infographic di buat dengan Canva 



Gampang kan? Terasa sulit? Masa sih? Hehehe . Ya udah, saya bantu download ya. Cukup klik gambar  dibawah ini yaa

link download
Sumber foto : Situs Let's Read


Pengalaman Menggunakan Aplikasi Lets Read


Saya akui, kita tidak dapat memutus hubungan antara anak - anak jaman sekarang dengan kemajuan teknologi hanya karena alasan khawatir kecanduan gadget. Mengapa? karena mereka lahir di dunia dimana teknologi sudah berkembang dengan sedimikian pesatnya. Termasuk  teknologi telepon gengam, internet dan start up. Cara terbaik adalah dengan tetap memberikan mereka akses teknologi namun dalam pengawasan kita. 

Aplikasi Let's Read salah satu aplikasi yang mudah di operasikan oleh anak-anak dan syarat akan konten positif dan edukasi. Alhamdulillah sejauh ini anak - anak senang membaca online lewat aplikasi Let's Read karena mudah dan gambarnya lucu - lucu katanya. 

Let's Read Menggaet Ilustrator Hebat Indonesia

By the way, setelah saya kepo kepo cerita dan ilustrator di website resmi aplikasi membaca online Let's Read ternyata dalam proses penyediaan cerita anak, Lets Read menggaet banyak illustrator. Setidaknya ada 40 orang ilustrator asal Indonesia yang berkontribusi dalam proses pembuatan ilustrasi untuk cerita anak di aplikasi Let's Read. 


ilustrator let's read
                  Sumber foto : Instagram letsread.indonesia



Wow ya, ternyata aplikasi Let's Read juga menggaet illustrator lokal yang berbakat. Ehem... Saya juga berbakat nih Bapak dan Ibu, bolehlah menggaet saya sebagai ilustrator cerita anak di aplikasi Let's Read? Mulai menghayal nih emak- emak, hihihihi

Fitur Aplikasi Membaca Online Let's Read

Aplikasi membaca online Let’s Read ini selain dapat diunduh secara gratis dan bebas biaya registrasi, ternyata juga dilengkapi fitur aplikasi yang mudah dan lengkap. Apa saja sih fitur - fiturnya, yuk simak.

  1. Pilihan cerita dapat dibaca dengan berbagai macam pilihan bahasa baik bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Vietnam dan Bahasa dari negara Asia Tenggara lainnya
  2. Cerita dilengkapi Ilustrasi yang lucu dan menarik
  3. Ukuran Ilustrasi dan text dapat dapat disesuaikan dengan kenyamanan saat membaca
  4. Cerita dapat diunduh dan dibaca tanpa jaringan internet
  5. Itulah empat point fitur aplikasi membaca online Let's Read yang menurut saya sih fiturnya lengkap dan mudah. 

fitur aplikasi let's read
Infographic di buat dengan Canva 



Berpetualang seru lewat Membaca


Saya selalu ingat betapa menyenangkannya berpetualang lewat buku terlebih buku yang terdapat ilustrasi didalamnya. Kita seakan berada disana dan ikut merasakan suasana yang diceritakan dalam  buku. 

Cerita bergambar memang merupakan media yang paling mudah dalam menarik minat baca pada anak. Karena anak - anak cenderung menyukai tampilan visual. Orang dewasa seperti saya aja suka dengan buku cerita anak, apalagi mereka! hehehe

Kalo pengalaman membaca yang seru versi kalian kaya gimana sih ? yuk berbagi di kolom komentar.



Referensi Bacaan :
https://www.indorelawan.org
https://reader.letsreadasia.org




Idul Adha sebentar lagi, Ada banyak cerita dan kehangatan dibalik moment spesial ini. Apalagi buat anak-anak. Misal Keenan, si sulung  yang dari jauh - jauh hari udah sering nanya kapan Idul Adha, sampai bikin emak pusing kepala jawabnya, 

" Mah, kapan sih itu idul adah teh ?? " hadeuuhh, udah nanya salah lagi nyebutnya! wkwkwkwk

" Idul adha kak, masih lama. emang kenapa?" tanya saya,

" Berapa lamanya itu sebanyak apa?? " tanya lagi sambil mulutnya monyong-monyong,

" Sekitar 2 minggu " jawab saya singkat, 

" 2 minggu itu sebanyak apa?" adeeuuhhhh kapan ini pertanyaan usai???

"Sekitar 14 hari! coba aja kakak hitung dari sekarang. tiap hari hitung 1 angka, besoknya hitung nomer dua dan terus sampai setiap hari udah kakak hitung sebanyak 14 kali " jawab saya panjang dan lebar selebar jidat milik pak suami, hihihi

" Males ah ngitungnya, mamah aja yang ngitung!" eh busyet nih anak! bikin emak berang ya! wkwkwkwk

" Emang kakak nunggu apa sih " tanya saya penasaran

" Nunggu BAKAR SATE!! hahaha " jawabnya sambil ketawa dan joged gaya penari mesir,

" Hadeuuhh, emang kamu kebagian gitu dagingnya " tanya saya lagi, 

" Iyaaa atuhhhhh " jawabnya pe-de

Lucu ya si kakak, segitu antusiasnya pengen cepet Idul Adha cuman pengen bakar sate yang padahal masih bisa kita kerjain di hari-hari biasa.Tapi bukan itu masalahnya, suasana itu yang berbeda.Betul tidak ibu-ibu???

keenan & kilan, Idul Adha Tahun lalu


Biasanya, tiap pagi anak-anak suka minta JJM alias jalan-jalan motor, jadi kita ber-empat kukurilingan  ( keliling )  naik motor, lihat pemandangan dan menghirup udara segar di atas motor sambil merasakan angin nu ngahiliwir ( berhembus). Rute biasanya sih dari rumah, terus ke atas sampai sekolah krida, terus belok turun ke bawah belok ke Cilengkrang sampai tembus ke alun-alun Ujungberung. Jajan gak? kadang-kadang sih jajan, biasanya mah beli gorengan sama surabi doang, hehehe

Seperti kemarin pagi,  mereka minta jalan jalan liat sapi dan domba! katanya karena udah idul adha jadi pasti kedua hewan ikonik Idul Adha itu pasti ada. Dan bener aja, begitu liat yang jual domba dan sapi, keenan dan kilan langsung serta merta tertawa kegirangan dan minta turun dari motor dan nongkrong depan sapi dan domba sambil ngomong sama para sapi itu seolah kaya yang kenal aja, 

 " halo sapi apa kabar? bentar lagi mau di pencit ( disembelih ) ya? yang kuat ya. ayo mamam rumput dulu "

Kan lucu jadinya, tapi malu juga  karena kita gak beli dombanya apalagi sapi, wkwkwkwk. Untung mamangnya ngerti. Makasih mamang.






Kami semua gak sabar memang menantikan Idul Adha yang sebentar lagi. Karena moment BAKAR SATE ini merupakan moment berkumpul keluarga dan berbagi kehangat, keceriaan dan cinta. 

Tapi inget, kita masih dalam masa pandemi lho. ada rules dan protokol yang harus diikuti selama  Penyelenggaraan Idul Adha Saat Pandemi berlangsung, untuk menjaga kesehatan bersama. 

salam bakar-bakar sate semua ya.

note :
Artikel ini diikut sertakan minggu tema komunitas Indonesian Content Creator 
 



Jumat siang di akhir Desember 2019, pak suami pulang dari solat jumat membawa kabar menyenangkan, dia bilang, 

mah, krida ngadain khitanan massal!",
"wah! aslinya? bener?" jawabku antusias,
"iya " jawab pak suami sambil ngangguk dengan kekuatan penuh.

Tapi tiba-tiba kami berdua malah terdiam termenung sambil bertopang dagu. Apa yang kami pikirkan ternyata sama, Gimana caranya ngebujuk keenan supaya mau di sunat? karena jauh-jauh hari setiap kami tanya keenan mau di sunat gak? jawabnya " GAK MAU! di sunat itu sakit! " . Padahal kami sudah hadirkan film upin ipin episode di sunat biar si do'i punya gambaran si sunat itu kaya gimana, gak sakit, cuman kaya di gigit semut aja.Tapi tetep ogah!

Jodoh itu memang rahasia Tuhan, sama halnya dengan kemauan anak buat di sunat. Bagai gayung bersambut, sore hari sebelum berangkat ngaji ( masih di hari jumat yang sama ) tiba-tiba keenan minta dibeliin skateboard!

mah, keenan pengen ih punya skateboard" ucapnya,

dengan penuh heran saya bertanya, " skaterboard? kenapa? kok tiba-tiba? tau darimana itu soal skateboard?"

itu, si ijam punya skateboard!" jawabnya,

oohhh, ijam punya?" jawab saya,

iya.. nan pengen ih mah" jawabnya antusias tapi malu-malu,

wah-wah ini ide hebat nih, saya jadi ada ide nih!

oke! mamah beliin kakak skateboard! tapi ada syaratnya, kakak di sunat dulu ya" ucap saya sambil harap-harap cemas. si kakak gak langsung jawab, dia diem dulu, mikir, apa iya atau gak, tapi akhirnya dia jawab, " iya! nan mau di sunat deh mah! " jawabnya sambil sumringah!

alhamdulillah! tanpa banyak cengcong, saya langsung WA pak suamik dan beliau senang dengernya.

Dari cerita saya di atas nih, bisa kita tarik kesimpulan BEBERAPA STRATEGI YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MEMBUJUK ANAK AGAR MAU DI KHITAN, apa aja ya ?? simak yuk


1. Tanya Kesiapan Anak

Khitan itu ibaratnya kaya menjemput jodoh bagi para pria. Dibutuhkan lebih dari sekedar persiapan mental, tapi keinginan yang kuat. gak bisa dipaksakan, ini seperti keinginan yang tiba-tiba muncul. seperti layaknya orang pacaran, gak bisa ujug-ujug dipaksa kawin, semua ada waktu nya. yah begitu juga anak yang mau di khitan.

Kalau kita sudah tanya si anak mau atau gak di khitan tapi ternyata menolak, bersabaralah mak, rasanya gak sesakit di tolak gebetan kok, hehehe. coba aja lagi lain waktu. yang penting emak berusaha terus ngingetin si kecil buat di sunat. bisa diceritain ttg di sunat atau ajak nonton serial upin ipin yang episode di sunat atau ajak ke temennya yang udah di sunat. 

2. Tanya Keinginan Anak


Nah, kalo emak udah gak sabar nih pengen sunat-in anakmu, emak bisa pake strategi Ini kemungkinan berhasil sih 90% lah. karena saya pake cara ini dan berhasil. hehehe.
Tanyakan apa keinginan anak. misal, 

" dek, kalo robot spiderman yang waktu dede liat di toko mainan, masih mai gak? " , atau 
" dek, ada yang dedek kepengen beli ga nih" atau 
" dek, mau gak kalo ayah beliin mobil remote baru yang bisa jungir balik dan terbang?

hehehe, sample aja itu mah. nah, kalo si anak bilang , " mau mau mauuuuu " nah ini sinyal buat masuk ke strategi selanjutnya, yaitu BUJUKAN MAUT. jawab ke-mau-an anak dengan kalimat, " ayah beliin ya mainan baru yang dedek mau, tapi dede mau di sunat ya, enak kok di sunat itu .....  " dan  jelaskan proses di sunat itu kaya gimana. jangan diceritain yang sebenernya ya, yang ada si anak malah ogah. cerita yang menghibur lah. 

setelah si anak mau mengiyakan, alhamdulillah. lanjut ke nomor 3 ya

3. Ikut Khitanan Massal


Mungkin ada beberapa orangtua yang enggan mengikutsertakan buah hatinya khitanan massal dengan alasan gengsi karena gratis. padahal banyak manfaat dari khitanan massal ini, terlebih untuk anak. salah satunya anak jadi merasa ada teman, karena di khitanan massal dia akan melihat dan mungkin kenalan dengan teman baru yang juga ikut di sunat. dengan begitu dia tidak merasa kesepian dan sendirian menghadapai ujian yang berat ini, yaitu di sunat, hehehe.

manfaat lain dari khitanan massal, kita bisa silaturahmi dengan orang tua yang lain dan berbagi banyak cerita soal anak-anak dan lain sebagainya. menambah relasi juga kan ya, siap tau ojol-ojol ngomongin bisnis dan berlanjut, iya kaann. 

manfaat lain, anak dapet hadiah. huhuhu, ini yang paling emak suka. tiap khitanan massal beda-beda sih hadiahnya. tapi biasanya dapet paket peralatan sekolah dan bingkisan makanan dan uang cecepan, hehehe ini juga demen ya, wkwkwk.

Saya sendiri mengikutsertakan keenan di khitanan massalnya KRIDA NUSANTARA. dan saya berencana mengikutsertakan kilan nanti.

4. Berikan Yang Anak Inginkan

kalau sudah berhasil, jangan lupa kasiin yang anak mau ya. jangan di bohongin ya mak. kan kesian, nanti si anak malah trauma.
 

4. Beri Semangat


Proses khitan/sunat itu gak lama kok, apalagi kalau sunatnya di klink khusus sunat. kalau ikut khitanan massal lebih asyik lagi, udah gratis terus dapet hadiah pula. hanya saja waktunya lebih lama karena harus antri. 

Beri semangat jangan lupa ya mak, bukan dengan kata - kata semangat seperti : kakak kuat, dedek kuat, kakak hebat, dedek hebat, jangan nangis ya kan kuat dan bla bla bla.

Cukup dengan senyuman, dekapan dan biarkan anak menangis. lho kok? iya, biarkan emosinya keluar. apalagi pas mau di khitan dan diberi anestesi, disitu anak akan kesakitan dan menangis. biarkan anak menangis dan mengeluarkan emosinya, dengan begitu si anak justru lebih kuat. 

5. Sediakan Makanan Kesukaan dan Obat Penghilang Rasa Sakit


Selama masa penyembuhan anak pasti akan berbaring di kasur seharian. bosan dan jenuh sudah pasti, yutub pasti akan menjadi penyelamat hari-hari jenuhnya, maka jangan lupa sediakan makanan/cemilan kesukaan ya. 

Juga jangan lupa sediakan obat penahan sakit, emak bisa menggunakan paracetamol atau ibuprofen untuk anak. karena, efek dari anestesi biasanya hanya berlangsung 3-5 jam. setelah itu anak akan mulai merasakan sakit.

6. Sabar menghadapi Drama usai di Khitan


Tidak semua anak memiliki tingkat penerimaan sakit yang sama. ada yang mudah menangis karena sakit ( ngenges ) atau biasa aja dan tidak mudah rewel. melihat perbedaan ini maka kita sebagai orangtua harus pinter - pinter menghadapi tantrum anak yang berbeda. Yang paling utama di atas segalanya adalah, sabar. hanya itu kuncinya. 

seperti cerita saya waktu keenan di sunat nih, penuh drama dan deraian air mata, hehehe. Keenan termasuk anak yang ngengesan, respon terhadap rasa sakitnya bisa mencapai level 10. luka karena jatuh aja nangisnya bisa gak berhenti, apalagi ini sakit di sunat! bisa dibayangkan! tiap gerak dikit ngeluh sakit sambil nangis. 

Lalu drama ini berlanjut hingga 3 hari kedepan dilengkapi dengan begadang layaknya begadang dengan bayi baru lahir. hampir tiap 15 menit bangun karna keenan meringis kesakitan. belaian dan usapan di perut gak boleh lepas. selama 3 hari itu, keenan bener-bener bed rest. hanya youtube yang jadi hiburannya. 

Saya sudah pasti over exhausted, tapi endingnya  keenan mau pake celana sunat, bahkan salto pake scooter! hehehe. padahal kata dokternya gak boleh terlalu aktif. dan hadiah untuk saya adalah, flu dan batuk yang kembali kambuh! horeee... hehehe. 

Gak denk, keenan kembali aktif dan ceria lagi, itu hadiahnya, ditambah uang cecepan yang jumlahnya melebihi  jumlah modal awal, huahahahahahaha

 Tips di atas saya buat berdasarkan pengalaman saya. jadi mungkin pengalaman setiap ibu dan ayah pasti akan berbeda. tetapi yang jelas, seperti yang saya bilang di atas kalau kemauan anak untuk di khitan itu gak bisa dipaksakan. keinginan itu seperti datang dengan sendirinya. kalau sudah  berbagai macam cara dilakukan termasuk tips di atas tetapi anak masih enggan, ya sudah.... bersabar ya mak, nanti juga akan datang waktunya anak minta di khitan dan minta dibeliin mainan. siap-siap aja sedia cuan nya ya mak, hehe






Illustrasi drawing buatan artjoka

Assalamualaikum,
halo bunda, Saya mau tanya nih, 

Apakah anak Bunda memiliki hobi bermain layang - layang sampai kulitnya hitam dan lupa waktu? Apakah Bunda melarang anda anda bermain layang - layang seharian?
Apakah Bunda kesal dengan banyaknya kertas layang - layang robek serta gelasan dan kenur yang berserakan dimana - mana?

Kalo Iya, Bunda satu nasib dengan saya. sama kesalnya, wkwkwk

Keenan, sejak masa sekolah daring dirumah, hampir setiap hari dia bermain layang - layang. bermain di lapangan dekat rumah yang selalu sepi yang membuat dia dan saya nyaman dia bermain layangan di tengah pandemi ini walau kadang sampai lupa waktu, makan dan pulang! kesal tentu, marah apalagi. belum ditambah selalu minta beli layangan baru setiap dia kalah bermain layangan.

Tetapi, di balik kesalnya saya dengan hobi baru keenan yang satu ini, ada banyak perubahan secara fisik dan psikologis dari keenan. salah satunya ialah menjadi mandiri dan kuat. 

Dia juga menjadi pandai tali temali sederhana karena setiap hari memasang tali kenur dan gelasan sendiri. melihat banyaknya perubahan yang positif dari Keenan saya biarkan dia menjalankan hobinya bermain layang - layang, tapi dengan beberapa syarat agar tidak kebablasan. karena, sama halnya dengan permainan yang lain, bermain layang - layang juga memiliki dampak negatif jika di biarkan.









Manfaat Bermain Layangan ( untuk Fisik dan Kognitif anak )


1. Baik untuk Kesehatan Fisik Anak

Berlari menerbangkan layang - layang  akan meningkatkan detak jantung anak, dan merupakan salah satu latihan yang bagus untuk fisik anak.

Bermain layan - layang juga bagus untuk perkembangan kesehatan mata anak. saat anak menatap langit biru mencari arah angin dan memainkan layang - layang , secara tidak langsung melatih  otot dan saraf mata.

2.  Meningkatkan kemampuan Bersosialisasi

Bermain layangan bisa saja dimainkan sendirian, tetapi terkadang anak membutuhkan teman untuk melihat arah angin, menerbangkan layangan atau memperbaiki benang yang rusak. 

semua itu tentu akan membuat anak mulai memberanikan diri bertanya, meminta pertolongan dan bekerja sama dengan teman yang sudah dia kenal dan bahkan dengan teman yang baru dia kenal. hal tersebut secara tidak langsung mengajarkan anak bagaimana caranya berkomunikasi dengan baik dengan teman.

3. Meningkatkan Kesehatan Mental Anak

Kegembiraan yang ditimbulkan dari bermain layang - layang secara tidak langsung membuat anak merasa senang dan bahagia. apalagi ditambah jika si anak berhasil memenangkan adu layang - layang atau mendapat layang - layang putus dari teman yang kalah. kegembiraan yang anak rasakan saat bermain layang - layang tersebut merupakan cara yang baik untuk mengurangi stres. apalagi di masa pandemi dimana anak harus bermain di dalam rumah seharian.  

Tetapi, karena ini adalah masa pandemi, sebisa mungkin orangtua mendampingi anak bermain. mengawasi dari jauh agar anak tidak bermain layang - layang keluar dari lapangan.

Selain itu, bermain layang - layang juga dapat meningkatkan kepercayaan diri anak. Ketika anak mampu dan berhasil menerbangkan layangan mereka lalu  mengalahkan  teman nya, kepercayaan diri anak akan timbul , ini adalah salah satu faktor yang menimbulkan perasaan baik  yang  akan meningkatkan rasa percaya diri mereka.

4. Meningkatkan Kreativitas Anak

Untuk bisa bermain layang - layang anak - anak memang membeli layangan, tetapi terkadang anak - anak juga sengaja membuat sendiri layang - layang mereka. mengapa harus bikin sendiri sih? repot amat? yang jual banyak kan banyak, ya memang. 

Tetapi kepuasan yang anak - anak dapatkan dengan membuat layang - layang sendiri walau akhirnya kalah dan direbut orang lain merupakan suatu kebanggaan tersendiri. 

Disinilah kreativitas anak muncul, mencari cara bagaimana membuat layang - layang yang bagus dan melatih otot tangan dan mata dalam merangkai kerangka layang - layang kemudian menggunting, lem dan memasang tali. 


Keenan sendiri bahkan menggambar layang - layang saking senangnya bermain layang - layang. terkadang dia buat sendiri dari kertas HVS dengan kerangka dari sapu lidi. 

Bukan untuk diterbangkan, tapi untuk dia pajang di tembok dinding rumah yang sudah penuh dengan coretan tangan dia sendiri. lalu dia tunjukan pada ibunya, " mah, ini layang - layang aku bikin sendiri lho!" dengan penuh rasa bangga. 

5. Mempererat Hubungan Ayah - Anak

Keenan, pertama kali menerbangkan layang - layang meminta pertolongan ayahnya. Mau tidak mau sang ayah tentu mewujudkan keinginannya. bermain layang - layang tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, selama waktu bermain inilah ayah dan anak membentuk komunikasi tersendiri yang pada akhirnya akan mempererat hubungan ayah dan anak atau Bounding

Dampak Buruk Bermain Layang-Layang

Selain  point positife di atas, bermain layang - layang juga memiliki dampak buruk bagi anak, diantaranya :  
  1. Kulit menjadi hitam
  2. Malas belajar atau lebih suka bermain
  3. Membuang waktu dan uang
Orangtua memiliki peran sangat penting dalam mengatasi dampak buruk bermain layangan bagi anak - anak. orangtua harus bisa semaximal mungkin membatasi jam bermain layang - layang agar anak - anak tidak sampai lupa waktu, makan dan bahkan belajar. 

Kita bisa menggunakan berbagai macam tekhnik komunikasi dengan anak dengan membuat kesepakatan waktu bermain layang- layang dengan anak. 

Saya sendiri membatasi anak saya bermain layang - layang mulai dari setelah jam makan siang hingga waktu solat Ashar tiba. hal ini saya lakukan karena seringnya anak saya kebablasan dan lupa waktu. terkadang dia menolak dan tantrum dengan aturan yang saya buat, tapi lama kelamaan dia menerima dan terbiasa. 

Bermain layang - layang itu memang kegiatan yang menyenangkan, jangankan anak - anak, orang dewasa juga senang memainkannya. apakah termasuk saya? ah tidak. saya sih, jadi sponsor saja dan melihat bahagia anak saya tersenyum lebar sambil tertawa riang  bermain layang - layang dengan bahagianya.



sumber referensi :